Pembritaan Injil

Markus 1:38

Jawab Yesus, “. . . karena untuk itu Aku telah datang.”

Setelah seharian penuh Yesus menyembuhkan banyak orang di Kapernaum yang sakit dan kerasukan setan, pagi-pagi sekali Dia sudah pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa (Mrk. 1:32-35). Murid-muridNya lalu datang dan berkata, “Semua orang mencari Engkau” (ay.37). “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan,” kataNya, “supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang” (ay.38). Yesus taat pada prioritasNya, yaitu memberi pelayanan ke seluruh Galilea, yang termasuk pemberitaan Injil (ay.39).
Bagaimana agar dapat mengetahui tujuan Allah bagi hidup kita? Kita dapat datang kepadaNya melalui doa, memberi diri dipimpin oleh hikmatNya yang diperoleh lewat pembacaan Alkitab dan dapat juga meminta nasihat dari saudara-saudari seiman yang dipakai Tuhan. Supaya kita mengisi kehidupan kita dengan mengerjakan apa yang Allah kehendaki.

Markus 1:38 mengungkapkan bahwa Yesus mempunyai misi untuk memberitakan Injil. Dalam Lukas 4:18-19, Dia mengutip Nabi Yesaya (61:1-2) untuk mengungkapkan siapa diriNya kepada para murid murid dan orang orang di sinagoga. Kristus melayani tidak hanya dengan cara memberitakan tentang pengampunan dan keselamatan, tetapi juga dengan menyembuhkan orang-orang yang menderita berbagai jenis penyakit. Sepanjang tahun-tahun pelayanan Tuhan Yesus dedikasiNya tak pernah luntur. Kemudian Dia juga mempercayakan pelayananNya kepada murid-muridNya. Dia memperlengkapi mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan menyembuhkan yang sakit. Mereka bahkan mengusir setan (lih. Matius 10; Lukas 10). Sebelum Kristus kembali ke sorga. Dia mempercayakan misiNya kepada seluruh pengikutNya (lih. Matius 28:19-20; Kisah Para Rasul 1:8). Allah terus menunjukkan kepada kita apa yang Dia ingin kita lakukan, dan bagaimana Dia ingin memakai kita untuk memberitakan Injil kepada sesama. 

Pemberitaan injil harus dilakukan oleh kita sebagai orang percaya yang telah merasakan pertolongan dan Kasih setia Tuhan. Mari memberitakan injil dimanapun

Komentar