Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2023

HIDUP BARU DALAM TUHAN

 HIDUP BARU DALAM TUHAN Kejadian 32:31 Lalu tampaklah kepadanya matahari terbit, ketika ia telah melewati Pniel; dan Yakub pincang karena pangkal pahanya Yakub menghadapi pilihan serupa setelah semalaman bergulat dengan Allah. Dalam pergulatan itu, Allah memukul sendi pangkal paha Yakub, lalu membiarkan Yakub kelelahan dan menjadi pincang.  Apakah ia menyesali tahun-tahun hidupnya yang penuh tipu muslihat, sampai pada puncak dalam pergulatan yang menentukan itu? Utusan ilahi tersebut berjuang keras untuk menyingkapkan kebenaran dari diri Yakub, dan menolak memberkati Yakub sampai ia menyadari siapa dirinya. Yakub pun mengaku bahwa ia adalah seseorang yang penuh tipu daya sejak lahirnya (lihat Kej. 25:26). Ia telah memperdaya saudaranya Esau dan ayah mertuanya Laban, dengan menjebak mereka demi mendapat keuntungan. Sosok yang bergulat dengan Yakub berkata bahwa namanya sekarang menjadi “Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang” (Kej. 32:2...

DAMAI SEJAHTERA TUHAN

 DAMAI SEJAHTERA TUHAN Filipi 4:5-6 Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah Paulus menasihati kita agar tidak mengkhawatirkan apa pun, karena “Tuhan sudah dekat” (Flp. 4:5). Janji kehadiran Allah dapat kita andalkan. Ketika kita meyakini kehadiranNya dan mempercayakan segala sesuatu kepadaNya di dalam doa hal besar maupun kecil, biarlah damai sejahteraNya akan memelihara “hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus” (ay.7). Kehadiran, pertolongan, dan damai sejahtera Allah dapat kita nikmati saat kita dekat selalu dengan Tuhan di sepanjang hidup ini. Dan kita dapat berkata dengan penuh keyakinan: “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (ay.4). Sebelum Paulus menulis surat kepada orang-orang percaya di Filipi yang dipenuhi kekhawatiran (lihat Filipi 4:6-7), Allah mengilhami Asaf untuk menulis tentang berkat dari kedekatan dengan Allah (lihat Mazmur 73:2...

DALAM PENYERTAAN TUHAN

 DALAM PENYERTAAN TUHAN Yosua 1:9 Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi. Setelah Musa wafat, Allah memanggil Yosua untuk menjadi pemimpin bagi bangsanya. Allah menjamin penyertaanNya saat Dia memperluas wilayah bangsa Israel (Yos. 1:1-4). Allah berfirman, “Seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau” (ay.5). Karena menyadari bahwa Yosua akan bergumul dengan perasaan ragu dan takut sebagai pemimpin baru atas bangsanya, Allah membangun dasar pengharapan dalam hati Yosua dengan kata-kata ini: “Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi” (ay.9). Jika Allah sudah berfirman maka jadilah, ketika Tuhan berkehendak dalam hidup kita yang harus kita lakukan adalah menurut dan percaya penyertaan Tuhan. Ke mana pun Tuhan memimpin kita bahkan di tengah masa-masa ...