Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Tuhan Bekerja Melalui Kita

Markus 6:37 Kamu harus memberi mereka makan! Dalam Kisah Yesus memberi makan orang banyak (Mrk. 6:35-44). Ketika ribuan orang diberi makan secara ajaib hanya dengan lima roti dan dua ikan (ay.42). Namun, perhatikanlah siapa yang harus memberi makan orang banyak itu? Para murid (ay.37). Siapa yang menyediakan makanannya? Para murid juga (ay.38). Siapa yang membagi-bagikan makanan itu dan mengumpulkan sisanya setelah itu?  (ay.39-43). “Kamu harus memberi mereka makan!” kata Yesus (ay.37). Yesus memang melakukan mukjizat, tetapi itu terjadi saat murid-murid bertindak. Sikap hati yang dilihat Tuhan bagaimana bertindak sesuai dengan iman  Hasil panen yang baik adalah anugerah dari Allah (Mzm. 65:10-11), tetapi seorang petani tetap harus menggarap tanahnya. Yesus berjanji Petrus akan berhasil “menangkap” ikan, tetapi sang nelayan tetap harus menebarkan jalanya (Luk. 5:4-6). Allah bisa saja menggemburkan tanah dan melakukan mukjizat tanpa melibatkan kita, tetapi Tuhan memilih untuk b...

Semuanya Bisa Dilewati

Mazmur 100:4 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya Ketika sedang mengalami berbagai kesukaran, rasanya sulit menemukan alasan untuk bersyukur dan memuji Allah. Namun, Mazmur 100 memberi kekuatan untuk bersukacita dan memuji Allah, bagaimanapun keadaan kita. Pemazmur berkata: “Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umatNya dan kawanan domba gembalaanNya” (ay.3). Ia menambahkan, “Sebab Tuhan itu baik, kasih setiaNya untuk selama-lamanya, dan kesetiaanNya tetap turun-temurun” (ay.5). Apa pun pencobaan yang dihadapi, tetap dikuatkan dengan mengetahui bahwa Allah itu dekat dengan orang-orang yang patah hati (34:19). Semakin sering kita menghabiskan waktu bersama Allah dalam doa dan pembacaan Alkitab, semakin kita dimampukan untuk memasuki “pintu gerbangNya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataranNya dengan puji-pujian,” bersyukur kepada...

Yang Terbaik

Yeremia 29:7 Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang. Yeremia 29. Dalam pasal tersebut, Allah memerintahkan umatNya untuk menetap dan melayani kota yang mereka diami. Dia memerintahkan hal tersebut kepada mereka yang sedang berada dalam pembuangan dan sebenarnya tidak ingin ada di sana. Sang nabi berkata, “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu” (ay.7). Kata kesejahteraan di sini adalah shalom dalam bahasa Ibrani. Kata tersebut mencakup gagasan mengenai keutuhan dan kemajuan yang hanya dapat dihasilkan oleh kebaikan dan pemulihan dari Allah. Betapa menakjubkannya bahwa Allah mengundang untuk menjadi agen-agen pembawa shalom, tepat di mana kita berada. Kita dipanggil untuk menghadirkan keindahan dan mempraktikkan pemulihan dengan cara yang sederhana dan konkret, di mana pun kita ditempatkan Allah. Semua yang ada dalam hidup ini untuk menjadi berkat walaupun hanya sebuah...

IMAN DAN PERBUATAN

KPR 21:39 Tolong izinkan saya berbicara kepada orang-orang itu. Ketika Paulus pergi ke Bait Allah untuk mengikuti upacara penyucian Yahudi (Kis. 21:26), beberapa penghasut yang mengira ia mengajarkan ajaran yang melanggar Taurat berusaha membunuhnya (ay.31). Para prajurit Romawi segera turun tangan dan menangkap Paulus, mengikatnya, dan membawanya keluar dari area Bait Allah sementara massa berteriak, “Enyahkanlah dia!” (ay.36). Bagaimana reaksi Paulus terhadap ancaman itu? Ia meminta kepada kepala pasukan agar ia diizinkan “berbicara kepada orang-orang itu” (ay.39). Ketika pemimpin pasukan memberi izin, Paulus, yang mungkin sedang terluka dan berdarah-darah, berbalik menghadap orang banyak yang marah itu dan mulai menceritakan imannya kepada Yesus (22:1-16). Peristiwa tersebut terjadi 2.000 thn yg lalu. Sekalipun Allah mengizinkan kita mengalami masa-masa berat bahkan penganiayaan sekalipun tugas kita tetap sama: “Beritakanlah Injil” (Mrk. 16:15). Dia akan menyertai kita dan memberi k...

Taat Dan Bertumbuh

Yohanes 14:23 Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku. Ketaatan tidak selalu datang secara alami. Pilihan untuk taat atau tidak taat dapat muncul dari rasa tanggung jawab atau takut akan hukuman. Namun, kita juga dapat memilih untuk taat sebagai bentuk kasih dan penghormatan kepada mereka yang memiliki otoritas atas kita. Dalam Yohanes 14, Yesus mengajarkan kepada murid-muridNya dengan berkata, “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firmanKu. . . . Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firmanKu” (ay.23-24). Memilih untuk taat memang tidak selalu mudah, tetapi kuasa Roh Kudus yang berdiam di dalam kita memberi kita kerinduan dan kemampuan untuk menaati Dia (ay.15-17). Dengan kesanggupan yang diberikanNya, kita dapat setia mengikuti perintah dari Pribadi yang paling mengasihi kita bukan karena takut dihukum, melainkan karena kasih. Empat kali dalam Yohanes 14:15-24, Yesus menekankan bahwa menuruti perintahNya adalah bukti kasih para murid kepadaNya (ay....

Senang Untuk Berdoa

Lukas 18:1 Mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. Tuhan Yesus menyampaikan tentang seorang perempuan yang juga merasa tidak berdaya dan “memohon agar ia dibela terhadap orang yang telah menjahati dia” (ay.3 fayh). Ia diserahkan kepada seorang hakim yang mempunyai wewenang untuk menyelesaikan kasusnya. Meski tahu bahwa hakim tersebut tidak adil, perempuan itu tetap gigih datang dan memohon padanya. Tanggapan akhir hakim itu (ay.4-5) sangat jauh berbeda dari respon Bapa Surgawi kita, yang dengan senang hati memberikan kasih dan pertolonganNya dengan segera (ay.7). Jika ketekunan dapat menyebabkan seorang hakim yang lalim mau membela kasus seorang perempuan, betapa lebih lagi yang dapat dilakukan Allah, Hakim yang Mahaadil bagi setiap orang percaya (ay.7-8)? Kita dapat mempercayaiNya untuk “membenarkan orang-orang pilihanNya” (ay.7), dan sikap kita yang bertekun dalam doa adalah salah satu cara untuk menunjukkan kepercayaan tersebut. Bertekun karena  beriman bahwa Allah ak...

Hidup Yang Berbuah

 HIDUP YANG BERBUAH Amsal 11:17 Orang yang murah hati berbuat baik kepada dirinya sendiri. Orang yang murah hati berbuat baik kepada dirinya sendiri” (Amsal 11:17). Saat kita mempertimbangkan kebutuhan orang lain dan melakukan apa yang dapat kita lakukan untuk membantu dan menyemangati mereka. Mungkin bukan dengan harta benda, tetapi Allah memiliki caraNya sendiri untuk mengantarkan kita dengan hal-hal yang tidak dapat diukur oleh dunia ini. Ini seperti dijelaskan Salomo pada ayat sebelumnya di pasal yang sama, “Perempuan yang baik hati beroleh hormat; sedangkan seorang penindas beroleh kekayaan” (ay.16). Ada berkat-berkat Allah yang jauh lebih berharga daripada uang, dan Dia menilainya dengan murah hati dalam hikmat dan caraNya yang sempurna. Kebaikan dan kemurahan hati adalah bagian dari karakter Allah, dan Dia senang melihat karakter-karakter itu terwujud melalui hati dan hidup kita. Salomo merangkumnya dengan baik: “Orang yang suka membantu akan ditolong juga” (ay.25) Amsal 11 ...

Nilai nilai hidup yang memberkati

NILAI NILAI HIDUP YANG MEMBERKATI Matius 5:44 Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu Yesus tidak sekadar mengucapkan kata-kata yang sulit , melainkan Dia benar-benar menghidupinya. Saat Yesus ditangkap dan digiring untuk menghadap Imam Besar, “orang-orang yang menahan Yesus, mengolok-olokkan Dia dan memukuli-Nya” (Luk. 22:63). Penganiayaan itu terus berlanjut sepanjang berlangsungnya pengadilan palsu hingga pelaksanaan eksekusi. Yesus tidak hanya menanggung semua itu. Saat para prajurit Romawi menyalibkanNya, Dia berdoa untuk pengampunan mereka (23:34). Mungkin kita tidak menghadapi musuh yang benar-benar berusaha merenggut nyawa kita. Namun, semua orang tahu apa rasanya menderita cemoohan dan penghinaan. Reaksi alami biasanya adalah marah. Namun, Yesus menuntut lebih dari kita: “Berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Mat. 5:44). Perintah Tuhan Yesus yang sangat memberkati, bagaimana bersikap yang baik dan mendamaikan hati  Hari ini, marilah kita men...

KARUNIA TUHAN YANG MEMBERKATI

KARUNIA TUHAN YANG MEMBERKATI 1 Petrus 4:10 Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang. Dalam diri kita ada karunia yang dapat kita gunakan untuk membawa kebaikan bagi orang lain. Saat kita melakukannya, perkataan dan perbuatan kita dapat membawa kemuliaan bagi Allah. Semua yang kita punya dapat digunakan untuk kemuliaan Tuhan, hidup ini adalah tempat karya Tuhan yang dapat memberkati orang lain. Firman Allah melalui Petrus sangat berarti bagi orang percaya yang sedang mengalami masa-masa penderitaan dan keterasingan. Ia mendorong mereka untuk saling melayani di tengah kesulitan yang ada, agar mereka dapat tetap bertahan di bawah beban pencobaan. Kita mungkin tidak mengetahui penderitaan tertentu yang dialami orang lain, tetapi Allah dapat menolong kita untuk menunjukkan empati sekaligus melayani satu sama lain dengan penuh kasih dan sukacita, baik dengan perkataan, harta milik, maupun kemampuan kita. Kiranya Allah memampukan kita untuk...

Berdoa Dan Berserah

BERDOA DAN BERSERAH Filipi 4:2 Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan. Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, Rasul Paulus memberi contoh yang baik kapan hal tersebut perlu dilakukan. Ia mendesak dua wanita bernama Euodia dan Sintikhe “supaya sehati dan sepikir dalam Tuhan” (4:2). Tampaknya, perselisihan di antara mereka sangat pelik sehingga sang rasul merasa harus turun tangan (ay.3) sekalipun saat itu ia sedang berada dalam penjara (1:7). Paulus tahu bahwa pertengkaran kedua wanita tersebut menyebabkan perpecahan dan mengalihkan perhatian jemaat dari Injil. Maka, dengan lemah lembut, Paulus menyampaikan kebenaran sambil mengingatkan mereka bahwa nama mereka “tercantum dalam kitab kehidupan” (4:3). Paulus ingin agar kedua wanita tersebut dan setiap anggota gereja hidup sebagai umat Allah dalam perkataan dan perbuatan mereka (ay.4-9). Saat tidak ada jalan dan cara untuk menyelesaikan, berdoalah sambil meyakini bahwa “Allah sumber damai sejahtera ...

Selalu Bersama

SELALU BERSAMA Mazmur 23:1 Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku Mazmur 23 di dalamnya terdapat jaminan bahwa kita dapat memiliki damai sejahtera, atau penghiburan, karena kita mempunyai Gembala penuh kasih yang dapat diandalkan dan yang senantiasa mempedulikan kita. Dalam mazmur itu, Daud tidak hanya menyebutkan tentang ketakutan yang dirasakannya dalam situasi sulit atau menegangkan, tetapi juga tentang penghiburan yang Allah sediakan (ay.4). Kata yang diterjemahkan sebagai “menghibur” menyatakan jaminan, atau keyakinan dan keberanian untuk terus melangkah maju karena Allah senantiasa hadir untuk membimbing kita. Saat melangkah ke dalam situasi yang sulit, dan kita tidak tahu hasil apa yang akan kita capai, hati kita dapat dikuatkan dengan mengingat kembali bahwa Sang Gembala yang Baik itu selalu hadir menyertai kita. Kehadiran Allah dalam setiap langkah hidup ini memberikan bukti betapa sayang nya Tuhan atas kita. Mazmur 23:4 mengingatkan kita tentang penghiburan yang disedi...