Sukacita Dalam Penghargaan
SUKACITA DALAM PENGHARAPAN Amsal 17:22 Hati yang gembira adalah obat yang manjur Sumber sukacita kita yang sejati dan abadi adalah Allah melalui Roh Kudus (Luk. 10:21; Gal 5:22). Roh Kudus memampukan kita memancarkan terang Allah di saat kita bersukacita. Sukacita yang memberi harapan dan kekuatan untuk menghadapi pencobaan hidup. Tuhan memberikan kekuatan dan pertolongan yg ajaib. Kitab Amsal tidak selalu tersusun dalam urutan yang mudah dipahami, sering kali ada tema-tema yang menyatukan bagian-bagian amsal tertentu. Pasal 17 berfokus pada hubungan antar manusia. Amsal mengajarkan kita tentang kerusakan yang disebabkan oleh dendam (ay. 9,13) atau sikap bebal (ay. 10-12), pertengkaran (ay. 14,19), perilaku tidak adil (ay. 15), dan penyalahgunaan uang (ay. 16). Sebaliknya, hubungan yang setia dan saling melindungi dianjurkan (ay. 17-18). Ayat 20-22 berfokus pada sikap hati yang dapat mempengaruhi dalam kehidupan dan hubungan² kita. Hati yang serong atau bebal mendatang...