Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

Sukacita Dalam Penghargaan

 SUKACITA DALAM PENGHARAPAN  Amsal 17:22 Hati yang gembira adalah obat yang manjur Sumber sukacita kita yang sejati dan abadi adalah Allah melalui Roh Kudus (Luk. 10:21; Gal 5:22). Roh Kudus memampukan kita memancarkan terang Allah di saat kita bersukacita. Sukacita yang memberi harapan dan kekuatan untuk menghadapi pencobaan hidup. Tuhan memberikan kekuatan dan pertolongan yg ajaib. Kitab Amsal tidak selalu tersusun dalam urutan yang mudah dipahami, sering kali ada tema-tema yang menyatukan bagian-bagian amsal tertentu. Pasal 17 berfokus pada hubungan antar manusia. Amsal mengajarkan kita tentang kerusakan yang disebabkan oleh dendam (ay.  9,13) atau sikap bebal (ay. 10-12), pertengkaran (ay. 14,19), perilaku tidak adil (ay. 15), dan penyalahgunaan uang (ay. 16). Sebaliknya, hubungan yang setia dan saling melindungi dianjurkan (ay. 17-18). Ayat 20-22 berfokus pada sikap hati yang dapat mempengaruhi dalam kehidupan dan hubungan² kita. Hati yang serong atau bebal mendatang...

Roh Kudus Ada Dalam Kita

 ROH KUDUS ADA DALAM KITA Efesus 1: 11-12 Di dalam Dialah kami . . . dari semula ditentukan . . . supaya kami . . . boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya. —Efesus 1:11-12 Efesus 1, Rasul Paulus memberi kita sekilas gambaran yang dahsyat tentang hidup di dalam Dia. Kita menerima berkat rohani dari Allah (ay.3), dijadikan kudus dan tak bercacat di hadapan Tuhan (ay.4), dan diangkat menjadi anak²Nya dalam keluarga Kerajaan Allah (ay.5). Dia menganugerahi kita hadiah istimewa berupa pengampunan dosa dan kasih karuniaNya yang berlimpah (ay.7-8), pemahaman tentang rahasia kehendakNya (ay.9), dan tujuan hidup yang baru untuk “menjadi puji-pujian bagi kemuliaan Tuhan (ay.12). Roh Kudus datang tinggal di dalam kita, menguatkan dan memimpin kita (ay.13), dan Tuhan menjamin kekekalan kita dalam hadirat Allah untuk selamanya (ay.14). Roh Kudus masuk dalam hidup kita, kita merasakan bahwa mengenal Tuhan lebih dalam dan mengikut Dia lebih dekat merupakan pengalaman yang terbesar. Caril...

Yang Paling Penting

YANG PALING PENTING Lukas 10:41-42 Engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu. Ketika Tuhan Yesus mengunjungi rumah Marta, Maria, dan Lazarus, sepertinya Marta tidak tahu bahwa Tuhan Yesus akan datang. Jika benar demikian, kita dapat memahami mengapa ia kesal terhadap Maria karena tidak membantu menyiapkan jamuan untuk Yesus dan murid murid Nya. Gagal melihat apa yang benar-benar penting, yaitu menerima pengajaran dari Yesus sendiri. Tuhan Yesus tidak memarahi Marta karena keinginannya untuk melayani Tuhan Yesus, melainkan mengingatkan Marta bahwa ia kehilangan satu hal yang terpenting. Apa sesuatu yang penting yaitu dekat dengan Tuhan Yesus mendengarkan Firman TUHAN. Ketika banyak persoalan sering membuat kita mudah tersinggung, atau kita merasa kewalahan oleh banyak nya keinginan, berhenti dan sadar dan mengkoreksi  diri apa yang sesungguhnya terpenting dalam hidup ini. Saat kita merenungkan hidup dan duduk bersimpuh di kaki Tuhan ...

Hidup Dengan Doa

HIDUP DENGAN DOA 2 Raja raja 20:2 Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada Tuhan. Alkitab berkata bahwa Allah mendengarkan permintaan kita. Petrus menulis, “Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telingaNya kepada permohonan mereka yang minta tolong” (1Ptr. 3:12). Tuhan Yesus tak pernah ingkar janji Firman Nya pasti di genapi. Alkitab memberi banyak contoh tentang cara Allah menanggapi doa umatNya. Salah satunya adalah Hizkia, raja Yehuda, yang jatuh sakit. Ia sudah menerima kabar dari Nabi Yesaya yang mengatakan bahwa ia akan mati. Raja tahu apa yang harus dilakukan: ia “berdoa kepada Tuhan” (2Raj. 20:2). Allah langsung memberi tahu Yesaya agar menyampaikan kepada raja pesan dariNya: “Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu” (ay.5). Allah pun memperpanjang hidup Hizkia lima belas tahun lagi. Allah tidak selalu menjawab doa², tetapi Dia meyakinkan kita bahwa ketika kesulitan muncul, kita tidak perlu menghadapinya seorang diri. Allah melihat k...

Berdoa Dengan Iman

BERDOA DENGAN IMAN Matius 9:21 Katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah Yesus aku akan sembuh.” Dengan berpikir “asal kujamah saja jubahNya”, perempuan itu terus melangkah maju. Kata Yunani yang diterjemahkan sebagai “jamah” dalam Matius 9:21 tidak hanya berarti menyentuh, melainkan suatu usaha yang lebih kuat seperti “menggenggam” atau “mencengkeram”. Perempuan itu berpegang erat pada Yesus. Ia percaya Yesus sanggup menyembuhkannya. Di tengah orang banyak, Yesus melihat iman seorang perempuan yang begitu sungguh². Saat kita melangkah dalam iman dan berpegang erat pada Kristus. Tuhan menyambut dan menolong kita. Kita boleh mencurahkan isi hati kita kepadaNya tanpa takut ditolak atau dihukum. Yesus berkata kepada kita hari ini, “Berpeganglah erat-erat padaKu". Ketika iman kita bekerja maka kuasa Tuhan Yesus turun menjawab apa yg menjadi doa kita. Tetap berdoa dengan iman. Kisah mengenai perempuan yang menderita pendarahan selama dua belas tahun diceritakan dalam ketiga Inji...

Keselamatan sejati

KESELAMATAN SEJATI Efesus 2:4-5 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita oleh kasih karunia kamu diselamatkan Sebagai manusia berdosa, berapa banyak pahala yang harus kita kumpulkan supaya cukup menebus segala perbuatan dosa yang telah kita perbuat? Sampai kapan pun kita takkan mampu! Alkitab menegaskan, "Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karuniaNya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman," (2 Timotius 1:9). Keselamatan adalah karena anugerah, kasih karunia Tuhan semata, bukan hasil usaha kita. Keselamatan adalah anugerah yang Tuhan berikan dan terus kita mengerjakan dalam hidup ini dengan senantiasa hidup dalam TUHAN. Untuk beroleh kasih kar...

DOA dan Permohonan Kita

 DOA DAN PERMOHONAN KITA Lukas 6:28 mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu, berdoalah bagi orang yang mencaci kamu Doa mengizinkan Allah masuk dan menolong kita. Saat kita menyerahkan kehendak dan perasaan kita kepada Tuhan di dalam doa, Roh Kudus bekerja mengubah hati kita. Yesus memberikan perintah untuk kita mengasihi musuh. “Doakanlah orang yang jahat terhadapmu” (Luk. 6:28 ). Tidak mudah mendoakan orang yang menyakiti hati kita, tetapi ketika kita lakukan dengan tulus maka ada anugerah Tuhan mengalir memberkati kita. Mari kita belajar untuk memandang diri dengan sudut pandang Allah bahwa kita adalah orang yang layak diampuni dan dikasihi Tuhan. Perintah Yesus yang sulit dalam Lukas 6:27-31 sangat jelas: kita harus mengasihi, memberkati, dan berbuat baik kepada orang lain. Namun, setelah membaca lebih lanjut, kita melihat alasan di balik perintah tersebut: “Kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu ak...

Suara Tuhan

SUARA TUHAN Yohanes 10:4 Domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya Tuhan Yesus memberi tahu murid-muridNya bahwa Dia adalah Sang Gembala, dan para pengikutNya adalah domba-dombaNya. “Domba-domba mendengarkan suara gembala” kataNya. “Ia memanggil domba-dombaNya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar” (Yoh. 10:3). Berhati-hatilah ada banyak pemimpin dan pengajar berusaha menyesatkan murid-murid Kristus dengan otoritas mereka, Tuhan Yesus menyatakan bahwa suaraNya yang penuh kasih masih dapat didengar dengan jelas, karena berbeda dengan suara-suara lainnya. “Domba-domba itu mengikuti sang gembala karena mereka mengenal suaranya” (ay.4). Suara Tuhan tentunya berbeda dengan suara yang lain karena suara Tuhan Yesus penuh dengan kasih. Kita Mendengarkan suara Tuhan Yesus dengan saksama dan tidak mengabaikannya dalam kebodohan kita, karena suara Nya penuh dengan kebenaran dan tidak berubah: Sang Gembala berbicara dengan jelas, dan domba-dombaNya mendengarkan...

Pergaulan Yang Baik

PERGAULAN YANG BAIK Amsal 27:17 Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya. Maraknya pergaulan bebas, pesta narkoba, 'dugem' dan sebagainya adalah dampak dari pertemanan yang dibangun dengan orang² yang 'salah'. Apa dan siapa yang ada di dekat kita setiap hari akan membentuk pola pikir, sifat dan bahkan bisa mempengaruhi masa depan. Jika yang mengelilingi kita adalah orang² yang tepat dan benar, maka sifat² dan kebiasaan mereka akan mewarnai hidup kita. Sebaliknya, jika orang-orang jahat dan 'amburadul' yang merupakan sahabat kita, di mana kita menghabiskan sebagian besar waktu bersama, maka lambat laun kita pun akan menjadi serupa dengan mereka. Itulah sebabnya Rasul Paulus menasihatkan, "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." (1 Korintus 15:33). Pergaulan yang salah dapat merusak dan menghancurkan masa depan seseorang, bahkan membawanya semakin jauh dari jalan² Tuhan. Karena itu jika ingin berhasil...

Dunia Dan Tipu Daya Si Iblis

DUNIA DAN TIPU DAYA SI IBLIS Kejadian 3:9 Tuhan Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?” Si ular di Taman Eden menipu Hawa tentang pohon yang telah diperingatkan Allah untuk tidak dimakannya. “Sekali-kali kamu tidak akan mati,” ular itu berbohong, “tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat” (Kej. 3:4-5). Akibat ketidaktaatan Hawa dan Adam kepada Allah, dosa dan kematian pun memasuki dunia, dan tipu daya yang dilakukan “ular tua itu, yaitu Iblis” terus berlanjut (Why. 20:2). Namun, Yesus datang untuk “membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu” (1Yoh. 3:8), dan melalui Dia, hubungan kita dengan Allah dipulihkan. Suatu hari kelak, Dia akan “menjadikan segala sesuatu baru” (Why. 21:5). Iblis telah membawa hal² negatif kedunia banyak orang tidak sadar telah masuk dalam perangkap iblis yg jahat. Sehingga banyak manusia yang susah untuk hidup benar ...

Terpancar Kehidupan

TERPANCAR KEHIDUPAN Markus 7:21 "sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,.. Hidup berkenan kepada Tuhan atau tidak itu sangat bergantung pada apa yang ada di hati kita. Mengapa? Karena "Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." (1 Samuel 16:7b). Kepada anaknya (Salomo), Daud juga mengingatkan, "Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita." (1 Tawarikh 28:9a). Oleh karena itu kita harus berhati-hati dan selalu menjaga hati kita supaya tetap berkenan kepada Tuhan. Ayat nas dengan jelas menyatakan bahwa segala pikiran dan perbuatan jahat (percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan dan l...

PUJIAN Syukur

PUJIAN SYUKUR Mazmur 40:3 Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku. Allah mendengarkan Daud, memperhatikan seruannya, lalu menolong dengan mengangkatnya dari “lumpur rawa” yang menyulitkan (ay.3). Allah pun memberikan harapan yang pasti bagi kehidupan Daud. Penyelamatan dari rawa yang dialami Daud di masa lalu telah memperkuat keinginannya untuk terus bernyanyi memuji Allah,dan semakin mempercayai Allah untuk masa depannya. (ay.4-5). Saat bergumul menghadapi tantangan² kita berseru kepada Allah dan dengan sabar menantikan jawaban Tuhan yang tepat waktu (ay.2). Dia selalu hadir, siap menolong di saat kita membutuhkanNya, dan memberi kita pengharapan yang pasti. Mazmur 40 disebut sebagai mazmur Daud. Ada makna mesianik dalam ayat 7-10 karena pemazmur menyatakan komitmennya untuk melakukan kehendak Allah apa pun risikonya. Tuhan Yesus membuat pernyataan serupa dalam Injil Yohanes: "MakananKu ialah melak...

Kemenangan

KEMENANGAN Yohanes 16:33 _"Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."_ Selama kita hidup di dunia ini kita akan dihadapkan pada masalah dan kesukaran. Sebagai orang percaya kita tidak perlu takut dan cemas, karena tiap² kita yang ada di dalam Kristus mempunyai jaminan kemenangan. Kristus telah mengalahkan musuh² kita. Maut pun telah di kalahkan. Tuhan Yesus telah mengalahkan segala jenis masalah yang ada melalui karya penebusanNya di atas Golgota. Dosa, kutuk, sakit-penyakit, perbudakan dan sebagainya telah dikalahkanNya. "Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: 'Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!' " (Galatia 3:13). Jadi kita yang ada di dalam Kristus tidak berada di pihak yang kalah, melainkan sebagai orang² yang menang. "...dal...

SEMPIT JALANNYA

SEMPIT JALANNYA Matius 7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya. Hidup ini penuh dengan liku-liku, terjal, curam, mendaki. Meski demikian kita tidak boleh menyerah atau berhenti di tengah jalan sebelum tujuan tercapai. Untuk mencapai keberhasilan itu ada jalan yang yang harus ditempuh. Tidak boleh asal melangkah; harus membuat keputusan yang benar serta melangkah di jalan yang benar pula. Kita dapat menikmati hamparan yang hijau dengan pemandangan indah dan luas dari atas. Ketika kita sudah sampai ke puncak. Jangan putus asa ketika hari² ini kita sedang menuju puncak yang mungkin melelahkan.  Saat ini banyak orang sedang mencari-cari jalan demi mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya. Tidak sedikit orang yang salah memilih jalan pada akhirnya mengalami kehancuran. Mereka pun menempuh jalan yang sesat: pergi ke dukun, paranormal dan sebagainya. Inilah jalan pintas, jalan yang kelihatannya mudah tapi ujungny...