SEMPIT JALANNYA

SEMPIT JALANNYA

Matius 7:14

karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.

Hidup ini penuh dengan liku-liku, terjal, curam, mendaki. Meski demikian kita tidak boleh menyerah atau berhenti di tengah jalan sebelum tujuan tercapai. Untuk mencapai keberhasilan itu ada jalan yang yang harus ditempuh. Tidak boleh asal melangkah; harus membuat keputusan yang benar serta melangkah di jalan yang benar pula. Kita dapat menikmati hamparan yang hijau dengan pemandangan indah dan luas dari atas. Ketika kita sudah sampai ke puncak. Jangan putus asa ketika hari² ini kita sedang menuju puncak yang mungkin melelahkan. 

Saat ini banyak orang sedang mencari-cari jalan demi mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya. Tidak sedikit orang yang salah memilih jalan pada akhirnya mengalami kehancuran. Mereka pun menempuh jalan yang sesat: pergi ke dukun, paranormal dan sebagainya. Inilah jalan pintas, jalan yang kelihatannya mudah tapi ujungnya menuju maut. Benar kata Salomo: "Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut." (Amsal 14:12). Ada jalan yang menuju kepada kehidupan yang berkemenangan dan diberkati tapi tidak semua orang mau menempuhnya, karena jalan itu sesak dan sempit seperti tertulis: "Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;" (Matius 7:13). Pintu yang sesak adalah jalan menuju keselamatan kekal, dan pintu itu adalah Yesus sebagaimana yang dikatakanNya, "Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput." (Yohanes 10:9).

Jalan utama yang harus kita tempuh sebagai dasar hidup kita adalah mengandalkan Tuhan Yesus. Firman Allah menjadi pedoman hidup kita. PengorbananNya di atas kayu salib adalah bukti nyata betapa Dia mengasihi kita. Bila kita sudah ada di dalam Kristus kita adalah ciptaan baru, karena itu jangan kembali kepada kehidupan yang lama. Dosa harus kita tinggalkan, dan itu harus kita wujudkan dalam perbuatan nyata setiap hari sebab perbuatan kita adalah refleksi iman kita. Iman akan tampak apabila ada perbuatan.

Tidak mudah tetapi itu lah jalan yang sempit, karena harus terus hidup dalam kebenaran. Tidak setengah² ikut Tuhan totalitas mengasihi Tuhan.

Perjalanan hidup yang kita lalui bersama Tuhan itu indah nikmatilah itu dengan penuh sukacita dan bersyukur selalu bersemangat melewati hari yang mungkin melelahkan. Tuhan Yesus yang senantiasa memberikan kekuatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil