Perwujudan Dari Iman

 Amsal 3:1

Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku.

Amsal memberikan  empat pelajaran penting yang sangat diperlukan orang percaya dan terpanggil membawa dampak positif: Percayalah kepada Tuhan (ay.5); takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan (ay.7); muliakanlah Tuhan dengan hartamu (ay.9); janganlah . . . menolak didikan Tuhan (ay.11). Hikmat itu memang mendorong orang percaya untuk memusatkan hidup kepada Allah.  Iman juga memiliki dimensi yang menyentuh kehidupan orang lain, berdampak positif.

Dalam Matius 5:3-12, Tuhan Yesus perwujudan utama dari hikmat mengajarkan tentang karakter orang-orang yang percaya kepadaNya. Tuhan juga mengingatkan bahwa orang percaya dipilih dan dipanggil untuk memberi dampak yang positif. Kamu adalah garam dunia (ay.13); Kamu adalah terang dunia (ay.14). Setiap kita anak anakNya mendapat kehormatan untuk membiarkan terang  bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatan yang baik dan memuliakan Bapa yang di sorga” (ay.16).

Amsal-amsal Salomo ditulis agar orang percaya meengetahui hikmat dan didikan, mengerti kata-kata yang bermakna (Amsal 1:1-2). Alkitab menegaskan bahwa hikmat seperti itu diawali dengan sikap takut akan TUHAN (ay. 7). Dalam pasal 3, ia memperingatkan anaknya agar tidak  menganggap diri sendiri bijak (ay. 7), tetapi untuk berusaha memperoleh hikmat melalui kepercayaan, penghormatan, dan ketaatan sepenuhnya kepada Allah (ay. 5-6).

Hal yang sama berlaku bagi setiap orang percaya. Ketika Allah, sumber segala hikmat (2:6), menjadi pusat hati dan pikiran, maka pilihan hidup termasuk cara berinteraksi dengan sesama, berdasarkan Firman Tuhan. Hikmat menjaga dari kebodohan (ay. 12,16) dan mengajarkan untuk mengasihi, bersabar, dan berbuat baik (Galatia 5:22-23; Yakobus 3:13), sehingga keluarga dan lingkungan diberkati lewat kehadiran orang percaya.

Setiap langkah dan perbuatan kita adalah perwujudan dari iman kita kepada Tuhan Yesus yang penuh kasih,setiap kita selalu dituntun oleh Roh Kudus untuk terus hidup berkenan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil