Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Dosa sudah dihapuskan

DOSA SUDAH DIHAPUSKAN Yeremia 2:22 Sekalipun engkau mencuci dirimu . . . , namun noda kesalahanmu tetap ada di depan mata-Ku, demikianlah firman Tuhan Allah. Yesaya 1:18,  Allah mengatakan bahwa Dia sanggup membersihkan kita dari noda tersebut: “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” kita juga tidak dapat menghapus noda dosa dalam hidup kita.  Syukurlah, Allah menyucikan kita oleh pengorbanan Kristus, seperti yang dijanjikan di 1 Yohanes 1:9: “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”  Bersyukur karena kita telah berada dalam kristus yang memberikan pengampunan penuh atas hidup kita. Dalam Yeremia 2, Allah membandingkan diri-Nya dengan seorang petani yang dengan saksama menumbuhkan umat-Nya “sebagai pokok anggur pilihan, sebagai benih yang sungguh...

Rencana Tuhan yang Mulia

RENCANA TUHAN YANG MILIA Keluaran 7:7 Musa delapan puluh tahun umurnya dan Harun delapan puluh tiga tahun, ketika mereka berbicara kepada Firaun Allah memanggil Musa untuk pergi menemui Firaun dan menuntutnya membebaskan umat Allah dari perbudakan. Allah mengutus kakak laki-laki Musa, Harun, untuk mendukungnya. “Musa delapan puluh tahun umurnya dan Harun delapan puluh tiga tahun, ketika mereka berbicara dengan Firaun” (Kel. 7:7). Panggilan itu pasti terasa menakutkan bagi orang pada usia berapa pun, tetapi Allah telah memilih sendiri dua bersaudara itu untuk tugas tersebut, dan mereka pun taat mengikuti instruksi dari Tuhan. “Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu mereka berbuat seperti yang diperintahkan Tuhan” (ay.10). Musa dan Harun mendapat kehormatan menyaksikan Allah membebaskan Israel dari perbudakan yang telah berlangsung selama lebih dari 400 tahun. Keduanya menunjukkan bahwa Allah dapat memakai kita pada usia berapa pun. Entah masih muda atau telah lanjut usia, marilah k...

Kekuatan dari Tuhan

KEKUATAN DARI TUHAN 2 Korintus 4:7 Harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat. Meski dunia mungkin tidak sepenuhnya tahu bagaimana memperlakukan ketidaksempurnaan manusiawi, Allah tahu. Pertanyaan retorik dari Yakobus dan prinsip iman yang mendasarinya layak untuk kita pikirkan: “Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?” (Yak. 2:5). Saat kesehatan, kekuatan, atau hal-hal lainnya dalam hidup kita mengalami kelemahan, iman kita tidak perlu ikut lemah. Dengan kekuatan Allah, kita bisa mengalami yang sebaliknya. Kekurangan kita dapat mendorong kita untuk semakin mempercayai Tuhan. Kerapuhan kita pun dapat dipakai oleh Tuhan untuk mendatangkan kebaikan bagi dunia ini.  Penindasan terhadap kaum miskin merupakan pelanggaran keadilan yang terjadi di masyarakat mana pun. Yakobus memperingatkan bahwa sikap memihak orang kaya dan mendi...

KUASA INJIL KRISTUS

 KUASA INJIL KRISTUS 2 Timotius 2:11 Benarlah perkataan ini: “Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia. Paulus mendorong Timotius untuk tetap teguh dalam imannya dan setia. Ia menyatakan, “Itulah yang kuberitakan dalam Injilku. Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat” (ay.8-9). Dengan tanpa ragu, Paulus mengingatkan Timotius untuk mengingat kabar baik yang menjadi inti pemberitaannya: “Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud” (ay.8), datang bukan untuk memerintah melainkan untuk melayani dan akhirnya mati bagi dosa-dosa dunia supaya manusia dapat berdamai dengan Allah. Kematian ditaklukkan, karena Yesus bangkit dari kubur. Kabar baik itu tidak saja membebaskan mereka yang percaya, tetapi juga tidak dapat dibendung. “Firman Allah tidak terbelenggu,” kata Paulus (ay.9), bahkan di tempat-tempat kematian seperti sel penjara, ranjang rumah sakit, dan kuburan. ...

NAMA TUHAN DITINGGIKAN

NAMA TUHAN DITINGGIKAN Ezra 3:6 Mereka mulai mempersembahkan korban bakaran kepada Tuhan, namun dasar bait suci Tuhan belum juga diletakkan Kitab Ezra adalah bacaan yang penting bagi semua orang yang dipanggil Allah untuk membangun sesuatu. Kitab ini menceritakan bagaimana bangsa Yahudi membangun kembali Yerusalem setelah mereka pulang dari pengasingan mereka. Ini menunjukkan pentingnya masa persiapan, dengan melihat bagaimana bangsa Yahudi baru memulai pembangunan tersebut pada tahun kedua setelah mereka kembali (3:8). Satu tahun sebelum pembangunan dimulai, bangsa Yahudi sudah mendirikan mezbah (3:1-6). Orang-orang beribadah meski “dasar bait suci Tuhan belum juga diletakkan” (ay.6). Mereka mendahulukan penyembahan. Prinsip dari Kitab Ezra ini berbicara dengan tegas marilah kita terlebih dahulu berfokus kepada Allah. Sebelum bekerja, marilah memulai dengan penyembahan kepada Allah. Meminta penyertaan Tuhan. Kitab Ezra adalah salah satu kitab pasca-pembuangan dalam Perjanjian Lama, ya...

KEMURNIAN DAN KETULUSAN

 KEMURNIAN DAN KETULUSAN 1 Samuel 16:7 Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati. Nabi Samuel menarik pelajaran ketika Allah mengutusnya untuk mengurapi raja Israel berikutnya (1Sam. 16:1). Ketika ia melihat Eliab, anak sulung Isai, Samuel berpikir itulah orang yang dipilih Allah. Akan tetapi, Allah berkata: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi. . . . Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati” (ay.7). Dari delapan putra Isai, Allah memilih yang bungsu, yaitu Daud yang sedang menggembalakan kambing domba ayahnya (ay.11) untuk menjadi raja berikutnya. Allah lebih peduli dengan hati kita ketimbang penampilan dan pencapaian kita, latar belakang pendidikan, jumlah penghasilan, atau kesibukan pelayanan kita. Yesus mengajar murid-murid-Nya untuk sungguh-sungguh memurnikan hati mereka dari keegoisan dan pikiran-pikiran jahat, karena “apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya” (Mrk. 7:20). Sama seperti Samuel ...

Keluarga Allah

KELUARGA ALLAH KPR 8:36 Apakah halangannya, jika aku dibaptis? Seorang sida-sida dari Etiopia merasa takjub bahwa ia diterima. Sebagai seorang sida-sida, ia tidak diperkenankan masuk ke dalam pelataran Bait Suci (lihat Ef. 2:11-12; Ul. 23:1). Namun, ia sangat ingin untuk masuk. Ia bertemu dengan Filipus dalam perjalanan pulang dari Yerusalem selepas menjalani ibadah. Orang Etiopia tersebut sedang membaca Kitab Yesaya, yang mengatakan bahwa para sida-sida yang “memelihara hari-hari Sabat-Ku” akan menerima “di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan . . . nama abadi yang tidak akan lenyap” (Yes. 56:4-5). Bagaimana mungkin? Filipus lalu “memberitakan Injil Yesus kepadanya,” dan sida-sida itu merespons, “Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?” (Kis. 8:35-36). Pria itu sebenarnya bertanya, Benarkah saya diizinkan? Benarkah saya diterima? Filipus pun membaptisnya sebagai tanda bahwa Yesus telah meruntuhkan setiap tembok pemisah (Ef. 2:14). Yesu...

Pertandingan Yang Menentukan

 PERTANDINGAN YANG MENENTUKAN 2 Korintus 10:4 Senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi Sebagai orang percaya berperang melawan kekuatan jahat yang tidak kasatmata (2Kor. 10:3-6). Namun sudah diberi senjata untuk menghadapi peperangan rohani. Senjata yang digunakan bukanlah senjata duniawi. Sebaliknya telah diberi “kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng” (ay.4). “Benteng” itu kokoh dan sulit untuk ditembus. Namun, senjata yang diberikan Allah kepada kita adalah “senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela" (6:7). Efesus 6:13-18 menjabarkan hal-hal yang dapat membantu melindungi antara lain Firman Tuhan, iman, keselamatan, doa, dan dukungan doa dari saudara-saudari seiman. Saat menghadapi berbagai kekuatan yang terlalu besar dan kuat, kesanggupan untuk berdiri teguh atau sebaliknya tersandung akan dipengaruhi oleh pilihan dalam menggunakan semua senjata itu. Pergunakan senjata iman dengan sungguh untuk melawan tipu daya si iblis....

PERJUANGAN HIDUP

 PERJUANGAN HIDUP Kejadian 32:24 Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing Kehidupan Yakub begitu sarat dengan perjuangan dan pergumulan. Ia melarikan diri dari rumah dan berjuang bertahun-tahun menghadapi paman dan ayah mertuanya, Laban. Kemudian ia melarikan diri dari Laban. Ia sendirian dan sangat takut bertemu dengan Esau. Namun, ia justru mengalami perjumpaan surgawi: “Bertemulah malaikat-malaikat Allah dengan dia” (Kej. 32:1), dan ini mungkin pengingat akan mimpi yang pernah diterima Yakub dari Allah (28:10-22). Kini Yakub mengalami perjumpaan yang lain: sepanjang malam ia bergulat dengan “seorang laki-laki”, Allah dalam wujud manusia, yang menamainya Israel, karena ia “bergumul melawan Allah dan manusia, dan  menang” (32:28). Di dalam semuanya itu, Allah tetap menyertai dan mengasihi Yakub. Kita semua menghadapi pergumulan dalam hidup ini. Namun tidak sendirian, karena Allah menyertai dalam setiap pencobaan. Y...

Bapa Yang Mengasihi Kita

BAPA YANG MENGASIHI KITA Roma 8:15 Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa Kita yang percaya kepada Kristus diangkat menjadi anggota keluarga Allah, sebab “kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah” (Rm. 8:15). Sekarang kita “berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus” (ay.17). Kini kita berbicara kepada Allah  sebagai anak dan menyebut Allah dengan panggilan yang intim, seperti panggilan yang Yesus ucapkan saat Dia berada dalam pergumulanNya, “Ya Abba, ya Bapa!” (ay.15; lihat juga Mrk. 14:36). Adakah yang ingin disampaikan? Berbicaralah kepada Bapa kita di surga. Bapa mengerti dan sangat mengenal kita anak anakNya  Paulus menulis Kitab Roma kepada jemaat di Roma, yang belum pernah dikunjunginya sendiri. Dalam pasal 8, ia menguraikan dua persamaan yang menunjukkan akibat dari tindakan (ay.12-17). Perbuatan yang dilakukan menurut daging hasrat alamiah yang egois mengarah kepada kematian (ay.12-13). Berbanding terbalik...

Firman Tuhan Yang Mengubahkan

FIRMAN TUHAN YANG MENGUBAHKAN Mazmur 119:16 Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan. Allah memberi  kemampuan untuk melakukan lebih daripada sekadar membaca, menghafal dan mengingat letak ayat-ayat Alkitab. Dia memampukan kita untuk melakukan firman Tuhan “mempertahankan kelakuan yang bersih,” dengan hidup “sesuai dengan firman Tuhan" (Mzm. 119:9). Allah menghendaki kita menaatiNya melakukan firman Tuhan yang tidak pernah berubah untuk membebaskan dari dosa dan mengubahkan hidup (ay.10-11). Kita dapat memohon kepada Allah setiap hari supaya kita mampu mengenal Dia dan mengerti segala firmanNya di dalam Alkitab (ay.12-13). Menyadari betapa pentingnya untuk menurut akan kehendak Allah, kita “bergembira” melakukan perintah-perintahNya Seperti pemazmur, kitapun dapat bernyanyi, “Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan” (ay.16). Ketika kita mengundang Roh Kudus untuk memampukan kita, sehingga dapat menikmati ...