Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

JANGAN PATAH SEMANGAT

JANGAN PATAH SEMANGAT Zakharia 4:10 fayh Janganlah memandang hina permulaan yang kecil. Melalui Nabi Zakharia, bupati Yehuda bernama Zerubabel menerima pesan serupa dari Allah sehubungan dengan pembangunan kembali Yerusalem dan Bait Allah. Setelah kembali dari masa pembuangan di Babel, dimulailah suatu periode pembangunan yang berjalan lambat dan membuat bangsa Israel patah semangat. “Janganlah memandang hina permulaan yang kecil” Allah berfirman (Za. 4:10 fayh). Dia akan mencapai apa yang diinginkanNya, baik melalui kita maupun tidak melalui kita. “‘Bukan dengan keperkasaan atau dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku.’ Demikianlah firman Tuhan semesta alam” (ay.6 fayh). Saat mulai patah semangat karena  keadaan ingatlah bahwa adakalanya mukjizat Allah hadir dalam hal-hal “kecil”. Dia memakai hal-hal kecil dan sederhana untuk mencapai tujuan Allah yang lebih besar. Zakharia adalah salah satu nabi Israel pada masa pasca pembuangan. Pelayanannya berlangsung setelah sebagian dari ba...

MAMPU MENYELESAIKAN NYA

MAMPU MENYELESAIKANNYA Amsal 14:16 tsi Orang bebal merasa aman sehingga melangkah dengan gegabah. Kitab Amsal memberi tahu kita bahwa “orang bebal merasa aman sehingga melangkah dengan gegabah” (Ams. 14:16). Orang yang gegabah tidak menghargai hikmat atau nasihat yang bijaksana. Mereka juga tidak berhati-hati atau peduli kepada orang lain (ay.7-8). Sebaliknya, menggunakan hikmat berarti mendengarkan dan mempertimbangkan dengan hati-hati, sehingga kita tidak terbawa emosi sesaat atau gagasan yang setengah matang (ay.16). Hikmat mengajar kita untuk mengajukan pertanyaan yang benar dan mempertimbangkan dampak dari tindakan kita. Orang bebal melangkah maju tanpa mempedulikan orang lain, konsekuensi, atau bahkan kebenaran, sementara “orang yang bijak memperhatikan langkahnya” (ay.15). Meski kadang-kadang kita perlu bertindak dengan tegas atau cepat, kita dapat menjauhi sikap gegabah. Saat kita menerima dan menerapkan hikmat Allah, Dia akan memberikan bimbingan yang kita perlukan saat kita m...

KESATUAN IMAN

KESATUAN IMAN Roma 12:5 bimk Kita merupakan satu tubuh karena kita bersatu pada Kristus. Dan kita masing-masing berhubungan satu dengan yang lain sebagai anggota-anggota dari satu tubuh. Alkitab berkata bahwa seorang percaya perlu memiliki keseimbangan yang sehat antara kesendirian dan persekutuan dengan saudara-saudari seiman yang lain. Rasul Paulus menyamakan kesatuan tubuh umat percaya itu dengan tubuh manusia. Sama seperti setiap anggota tubuh memiliki fungsinya masing-masing, setiap orang percaya juga mempunyai peran masing-masing (Rm. 12:4).  Tuhan memberikan karunia berbeda beda. Karunia itu digunakan untuk kemuliaan Tuhan (ay.6-8; 1Ptr. 4:10) dan bertumbuh menyerupai Tuhan Yesus (Rm. 12:9-21). Berjuang untuk hidup dalam kebenaran. Kesatuan iman sangat penting untuk saling mendorong satu sama lain dalam kebenaran . Dengan pertolongan Kristus, saat kita “saling menjaga”, kita dapat memupuk hubungan yang lebih mendalam dengan Dia dan memperlihatkan kasihNya kepada sesama....

PRIBADI ORANG PERCAYA

PRIBADI ORANG PERCAYA Yohanes 16:33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Tuhan Yesus sudah menyiapkan kita untuk menghadapi jatuh bangun yang kita alami sehari-hari. Dia memang berkata bahwa kita akan “menderita” (Yoh. 16:33), tetapi Dia juga menyampaikan kabar damai sejahtera. Kita tidak perlu gentar menghadapi ujian dan pencobaan yang ada. Mengapa? Kristus telah mengalahkan dunia! Karena tidak ada yang lebih besar daripada kuasaNya, kita dapat menghadapi apa pun yang menghadang kita dengan “kekuatan kuasaNya” yang tersedia bagi kita (Ef. 1:19). Terkadang hidup ini memberikan tangga yang memungkinkan kita naik dengan penuh sukacita, tetapi di saat-saat yang lain kita bisa tergelincir hingga jatuh. Meski demikian, kita tidak perlu menjalani hidup ini tanpa pengharapan. Kita memiliki kuasa Yesus Kristus yang sanggup menolong kita mengatasi semua itu. Keputusan asa an hanya merugikan kita karena membuat kita lemah. Yohanes 13–17, yang umumnya di...

BANGUNAN ALLAH

 BANGUNAN ALLAH 1 Petrus 2:5 Biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani Kata bangunan adalah salah satu sebutan dalam Alkitab untuk sekelompok umat yang percaya kepada Yesus Kristus. “Kamu adalah . . . bangunan Allah,” tulis Rasul Paulus (1Kor. 3:9). Ada juga sebutan lain untuk umat Tuhan: “kawanan” (Kis. 20:28), “tubuh Kristus” (1Kor. 12:27), “saudara-saudara” (1Tes. 2:14). Metafora bangunan muncul lagi di 1 Petrus 2:5, saat Petrus berkata kepada jemaat, “Biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani.” Kemudian, di ayat 6, Petrus mengutip Yesaya 28:16, “Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal.” Yesus adalah dasar dari bangunan-Nya. Kehidupan ini yg harus menjadi teladan iman yg kuat ditengah dunia yang jahat. Tuhan Yesus berkata, “Aku akan membangun gereja-Ku” (Mat. 16:18). Kita dipilih oleh Allah untuk “memberitakan perbuatan-perbuatan yang b...

MENGINGAT KEBAIKAN TUHAN

MENGINGAT KEBAIKAN TUHAN Keluaran 20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat Penelitian menunjukkan bahwa masalahnya tidak terletak pada ingatan kita, melainkan pada kemampuan kita untuk mengingat kembali kenangan-kenangan tersebut. Tanpa latihan teratur, ingatan kita akan semakin sulit untuk diakses. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan mengingat kembali itu adalah dengan teratur menjadwalkan sejumlah tindakan atau pengalaman untuk mengingat kembali sebuah kenangan tertentu. Allah Pencipta kita mengetahui hal ini, maka Dia memerintahkan bangsa Israel untuk menyisihkan satu hari dalam seminggu untuk beribadah dan beristirahat. Selain istirahat fisik yang kita terima darinya, kita juga mendapat kesempatan untuk melatih pikiran, dengan mengingat bahwa “enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya” (Kel. 20:11). Kita akan terbantu untuk mengingat bahwa Allah itu ada, dan Dia yang memelihara kita  Di tengah kesibukan hidup ini, terkadang kita tidak l...

Tetap Kokoh Dalam Tuhan

TETAP KOKOH DALAM TUHAN Matius 16:18 Aku akan mendirikan jemaat-Ku. Gereja bukanlah sebuah bangunan, melainkan komunitas yang dipersatukan oleh salib Kristus Dia yang mati, dikuburkan, dan bangkit kembali. Saat Yesus hidup di muka bumi, Dia memberi tahu Petrus bahwa Dia akan membangun jemaatNya di seluruh dunia, dan tidak ada yang dapat menghancurkannya (Mat. 16:18). Tuhan Yesus mengumpulkan orang percaya dari seluruh penjuru dunia untuk menjadikan mereka sebuah kelompok yang akan terus ada sepanjang waktu. Komunitas ini akan menghadapi berbagai kesulitan besar, tetapi akhirnya mereka akan bertahan. Allah tinggal di dalam mereka dan menopang mereka (Ef. 2:22). Kita adalah bagian dari gereja secara rohani yang sedang dibangun olehNya hari ini. Dia selalu menyertai dan membela kita. Selalu mempercayai Tuhan Yesus yang senantiasa menopang hidup kita. Bagaimana kita menafsirkan ucapan Yesus tentang “alam maut” (Matius 16:18) atau “gerbang-gerbang Hades” (AYT)? Latar belakang lokasi dari pe...