Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2024

Bekerja Untuk Tuhan

 BEKERJA UNTUK TUHAN Efesus 4:15 bimk Kita harus menyatakan hal-hal yang benar dengan hati penuh kasih, sehingga dalam segala hal kita makin lama makin menjadi sempurna seperti Kristus, yang menjadi kepala kita Dalam Efesus 4, Paulus menulis, “Kristuslah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman” (ay.11-13). Dalam ayat 15-16, Ia menekankan bahwa karunia-karunia tadi harus dipergunakan dengan sikap yang “menyatakan hal-hal yang benar dengan hati penuh kasih” supaya “seluruh tubuh  bertumbuh menjadi dewasa dan kuat melalui kasih” (bimk). Sebagai orang percaya, kita melayani orang lain dengan tujuan untuk membangun mereka dan menggenapi tujuan Allah. Entah kita menyenangkan orang lain atau tidak, yang pasti kita menyenangkan hati Allah dengan mengizinkan...

PERBUATAN ALLAH YANG AJAIB

PERBUATAN ALLAH YANG AJAIB Ulangan 33:12 Kekasih Tuhan yang diam pada-Nya dengan tenteram “Kamu dikasihi Tuhan” mengingatkan berkat indah yang diucapkan Musa kepada suku Benyamin di Israel sebelum ia meninggal dunia: “Kekasih Tuhan yang diam padaNya dengan tenteram!” (Ul. 33:12). Musa sudah menjadi seorang pemimpin yang tangguh di hadapan Allah ia mengalahkan bangsa-bangsa musuh, menerima Sepuluh Perintah Allah, dan mendorong umat untuk setia mengikut Allah. Kini ia meninggalkan mereka dengan menyatakan pandangan Allah atas mereka. Kata kekasih juga dapat digunakan atas kita, karena Yesus berkata, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan  kepada kita Anak-Nya yang tunggal” (Yoh. 3:16). Ketika dengan pertolongan Allah kita meyakini kebenaran bahwa setiap orang percaya adalah “kekasih” Tuhan, kita dapat menjangkau sesama dengan tujuan untuk mengasihi mereka. Kasih Allah sungguh sangat dalam bagi manusia sehingga Dia rela mengorbankan diriNya ma...

Perjalanan iman

 PERJALANAN IMAN Ibrani 11:16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi Ibrani 11 merupakan bagian Alkitab yang sangat penting, hidup bagi Kristus berarti meninggalkan cara-cara dunia dan berjalan menuju kota Allah bagaikan orang asing (ay.13-16). Dengan mempercayai bahwa Allah akan memenuhi kebutuhan mereka di sepanjang perjalanan hidup yang sulit dan belum pernah dilalui, mengalami pertumbuhan iman, seperti yang dialami oleh para pahlawan iman di masa lalu (ay.1-12). Inilah pelajaran yang dapat kita petik, entah kita menempuh perjalanan jasmani atau rohani: bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus, kehidupan adalah sebuah perjalanan menuju ke negeri surgawi milik Allah, suatu perjalanan yang penuh tantangan dan beragam cobaan. Meski demikian, janganlah kita melewatkan berkat Allah yang menyediakan kebutuhan kita di sepanjang jalan. Tuhan Yesus yg senantiasa menyertai dan memelihara kita  Alkitab mencatat tentang penantian baik ...

Allah Menjamin Hidup Kita

ALLAH MENJAMIN HIDUP KITA Rut 2:11 Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati Rut sering dipuji sebagai seorang menantu yang setia, karena ia memilih untuk meninggalkan negerinya demi menemani Naomi kembali ke Betlehem (Rut 1:16-17). Saat mereka tiba di kota tersebut, Rut, yang lebih muda, berkata kepada Naomi, “Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku” (2:2). Ia membantu Naomi yang lebih tua, yang kemudian membantu Rut yang lebih muda untuk menikahi Boas. Nasihat Naomi kepada Rut mendorong Boas untuk bertindak dengan membeli tanah milik mendiang mertua Rut dan mengambil Rut “menjadi isternya (4:9-10). Kita tentu menghormati nasihat dari orang-orang yang membagikan hikmat dan pengalaman mereka kepada generasi muda. Namun, Rut dan Naomi mengingatkan kita bahwa pembelajaran dapat terjadi dua arah. Ada yang dapat kita pelajari dari orang yang lebih muda d...

Ibadah Yang Sesungguhnya

IBADAH YANG SESUNGGUHNYA Keluaran 26:30 Haruslah kaudirikan Kemah Suci sesuai dengan rancangan yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu Kitab Keluaran (psl. 25–31) memberikan petunjuk tentang cara membangun Kemah Suci, dan enam pasal lagi (psl. 35-40) menjelaskan bagaimana bangsa Israel melakukannya. Allah peduli dengan ibadah mereka. Ketika umat memasuki pelataran Kemah Suci, gemerlap emas dan warna-warni tirai Kemah Suci (26:1,31-37) akan mempesona mereka. Mezbah korban bakaran (27:1-8) dan bejana pembasuhan (30:17-21) mengingatkan mereka pada mahalnya harga pengampunan mereka. Kemah Suci tersebut berisi sebuah kandil (25:31-40), meja roti sajian (25:23-30), mezbah pembakaran ukupan (30:1-6), dan tabut perjanjian (25:10-22). Masing-masing benda tersebut memiliki arti yang sangat penting. Allah memang tidak memberi petunjuk terperinci mengenai ruang ibadah gereja kita, seperti yang Dia berikan kepada bangsa Israel, tetapi ibadah kita tidak kalah penting. _Diri kita sendiri m...

DIPAKAI OLEH ALLAH

DIPAKAI OLEH ALLAH 1 Korintus 1:31 Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan. Allah memang senang melakukan hal-hal menakjubkan di tempat-tempat yang tidak terpikirkan, dan melalui orang-orang yang mungkin kita anggap “tidak memenuhi syarat” atau biasa-biasa saja. Dalam 1 Korintus 1, Paulus mengingatkan umat Tuhan bahwa mereka bukanlah orang-orang yang mengesankan. “Menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang” (ay.26). Meski umat Tuhan di Korintus tergolong biasa-biasa saja, berkat anugerah Allah mereka tidak berkekurangan dalam hal karunia maupun kegunaan . Allah bekerja di antara dan melalui diri mereka dan Dia menentang orang-orang yang memegahkan diri sendiri (ay.27-29). Apakah menganggap diri 'tidak menarik”, “biasa-biasa saja”, atau bahkan “kurang”? Jika memiliki Yesus dan mau dipakai olehNya, itu sudah cukup. Biarlah hati  berseru, “Ya Allah, pakailah aku!”  Gereja di...

PEMBELAAN TUHAN

PEMBELAAN TUHAN Keluaran 3:10 Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir Allah melihat mereka yang tertindas, dan pada akhirnya Dia akan membebaskan mereka yang berada di bawah tekanan ketidakadilan. Itulah yang terjadi pada masa kini, seperti juga pada zaman Musa. Allah menampakkan diriNya kepada Musa dari semak yang terbakar dan berkata, “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umatKu di tanah Mesir” (Kel. 3:7). Allah tidak hanya melihat kekejaman bangsa Mesir terhadap Israel, Dia juga berencana untuk bertindak menangani masalah itu. “Aku telah turun untuk melepaskan mereka,” tegas Allah, “dan menuntun mereka . . . ke suatu negeri yang baik dan luas” (ay.8). Dia bermaksud menyatakan pembebasan kepada bangsa Israel, dan Musa yang akan menjadi juru bicaraNya. “Aku mengutus engkau kepada Firaun,” Allah berkata kepada hambaNya, “untuk membawa umatKu, orang Israel, keluar dari Mesir” (ay.10). Meski waktu Allah mungkin tidak selalu ...

Kemurahan hati

KEMURAHAN HATI Ulangan 24:19 bimk Apabila kamu mengumpulkan hasil tanahmu, . . . berkas gandum yang tertinggal . . . harus dibiarkan untuk orang asing, anak yatim piatu dan para janda. Allah memerintahkan  umatNya untuk membiarkan “berkas gandum yang tertinggal . . . untuk orang asing, anak yatim piatu dan para janda” (ay.19). Bangsa Israel harus mempraktikkan kemurahan hati, dengan memberi bukan hanya ketika mereka sedang berkecukupan, tetapi memberi dengan hati yang percaya pada pemeliharaan Allah. Kemurahan hati seperti itu juga menjadi pengingat “bahwa engkau pun dahulu budak di Mesir” (ay.18,22). Mereka pernah ditindas dan melarat. Kemurahan hati mereka menjadi pengingat akan kemurahan hati Allah yang ditunjukkanNya dengan membebaskan mereka dari perbudakan. Sebagai orang percaya didorong untuk menunjukkan kemurahan hati. Rasul Paulus mengingatkan  “Tuhan kita Yesus Kristus, . . . oleh karena kamu menjadi rela miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karen...

Hati Yang Melayani

HATI YANG MELAYANI Galatia 5:13 Janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan oleh kasih Kitab Galatia menulis: “Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih” (Gal. 5:13). Namun, bagaimana caranya? Sebagai orang berdosa, kita memiliki kecenderungan untuk lebih mementingkan diri sendiri daripada orang lain. Jadi, dari mana datangnya sifat yang tidak mementingkan diri sendiri itu? Di Filipi 2:5, Paulus memberikan dorongan: “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.” Paulus menjelaskan bahwa kerelaan Kristus untuk mati di kayu salib adalah karena kasihNya yang besar bagi kita. Hanya oleh karya Roh Kudus yang menghasilkan pikiran Kristus dalam diri kita, kita dikuduskan dan dimampuka...

IMAN YANG MENGERJAKAN NYA

IMAN YANG MENGERJAKANNYA Markus 5:34 Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Di Markus 5:23, Yairus, ayah dari seorang anak yang sakit, memohon, “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati.” Dalam perjalanan untuk menemui anak tersebut, Yesus menyembuhkan seorang perempuan yang tidak disebutkan namanya dari penyakit yang telah lama dideritanya. Dia berkata, “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau” (ay.34). Karena didorong oleh iman kepada Yesus, baik Yairus maupun perempuan tersebut mencari Dia dan tidak dikecewakan. Namun, sebelum bertemu Yesus, situasi mereka masing-masing sempat memburuk sebelum akhirnya membaik. Persoalan hidup dapat dialami oleh siapa pun,  kita semua pernah menghadapi situasi yang membingungkan dan mendesak untuk mencari jawaban. Ketika kita percaya, iman mengerjakannya  (ay.30) dan juga sanggup menyembuhkan dan menolong. Keempat kitab Injil mencatat banyak mukjizat yang Yesus lakukan selama pelayananNya di dunia. Kitab Markus sering dise...

DASYAT Karya Tuhan

DASYAT KARYA TUHAN Mazmur 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Sebagai karya agung ciptaan Allah yang luar biasa rumit, tubuh manusia masih merupakan misteri. Daud juga mengakui keajaiban tubuh manusia. Dengan bahasa kiasan, ia meninggikan kuasa Allah suatu kuasa yang dibuktikan lewat kedaulatanNya mengendalikan proses yang sepenuhnya alamiah, yakni bagaimana Allah “menenun dirinya dalam kandungan ibunya” (Mzm. 139:13). Ia menulis, “Kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat” (ay.14). Pada masa silam, orang memandang perkembangan anak dalam rahim ibunya sebagai misteri yang besar (baca Pkh. 11:5). Bahkan dengan pengetahuan yang terbatas tentang betapa rumit dan ajaibnya tubuh manusia, Daud terkagum-kagum dan terpesona akan pekerjaan dan kehadiran Allah yang menakjubkan (Mzm. 139:17-18). Kompleksitas tubuh manusia yang luar biasa dan mengagumkan sesungguhnya mencerminkan kuasa dan ...

TUHAN AJAIB DALAM HIDUPKU

TUHAN AJAIB DALAM HIDUPKU Mazmur 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya Allah “menenun" (Mzm. 139:13).  “Kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat” (ay.14). Pada masa silam, orang memandang perkembangan seorang anak dalam rahim ibunya sebagai misteri yang besar (baca Pkh. 11:5). Bahkan dengan pengetahuan yang terbatas tentang betapa rumit dan ajaibnya tubuh manusia, Daud terkagum-kagum dan terpesona akan pekerjaan dan kehadiran Allah yang menakjubkan (Mzm. 139:17-18). Kompleksitas tubuh manusia yang luar biasa dan mengagumkan sesungguhnya mencerminkan kuasa dan kedaulatan Allah kita yang mahabesar. Karena itu, satu-satunya tanggapan yang sewajarnya kita berikan adalah memuji, mengagumi, dan memuliakan Dia!  Allah sang pencipta yang ajaib. Seluruh kehidupan ini adalah keajaiban Tuhan melalui kuasaNya diciptakan seluruh kehidupan ini. Seperti tukang periuk, Allah membentuk ma...

BERKAT MEMBERI

BERKAT MEMBERI 2 Korintus 9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya. Ada banyak yang dapat kita pelajari saat merenungkan tentang pemberian sederhana dari hati yang rela itu. Paulus dalam 2 Korintus 9. Pertama, sang rasul mendorong agar menabur “banyak” (ay.6) atau dengan murah hati. Paulus juga menyatakan bahwa pemberian hendaknya diserahkan dengan sukacita seturut pimpinan Allah dan kemampuan, bukan “karena paksaan” (ay.7). Ia juga menyebutkan perlunya “memberi kepada orang miskin” (ay.9) dengan mengutip Mazmur 112:9. Ketika terbuka kesempatan untuk memberi, marilah bertanya apa yang Allah ingin kita berikan. Saat kita menyerahkan pemberian dengan rela hati dan sukacita kepada mereka yang membutuhkan seturut dengan petunjuk Allah, kita telah memberi dengan cara yang “membangkitkan syukur kepada Allah” (2Kor. 9:11). Itulah artinya memberi dengan kebesaran hati. Pemberian yg kita lakukan  menunjukkan iman yg bertumbuh karena Firman Allah bekerja mengajarkan ke...

Tetap Setia

 TETAP SETIA 2 Timotius 4:5 Kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil. Dalam pesannya kepada Timotius, Rasul Paulus mendorong untuk melakukan penginjilan dengan tidak mementingkan diri sendiri. Dengan menegaskan kehadiran Allah yang tidak berubah dan kedatangan kembali Yesus yang pasti terjadi, Paulus berpesan agar Timotius memberitakan firman Tuhan dengan sabar dan teliti (2Tim. 4:1-2). Paulus mengingatkan hamba Tuhan muda itu untuk tetap menjaga fokusnya, meski sebagian orang akan tetap menolak Yesus (ay.3-5). Hari-hari kita terbatas, dan setiap momen itu berharga. Kita dapat mempercayai bahwa Bapa kita mempersiapkan tempat kita di surga. Iman kita dan hidup yg benar membawa kita ke rumah yg baru yg kekal. Nasihat Paulus kepada Timotius dalam pasal terakhir dari surat keduanya adalah pesan yang luar biasa tentang mencapai akhir dengan baik. Pesan itu diawali dengan penugasan yang penting kepada Timotius untuk mengerjakan pelayanan...

PEMBERIAN YANG TERBAIK

PEMBERIAN YANG TERBAIK KPR 20:35 Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima. Paulus memahami betapa pentingnya para pengikut Yesus untuk memberi dengan murah hati. Dalam perjalanannya menuju Yerusalem, Rasul Paulus singgah di Efesus. Ia menyadari kemungkinan itulah kesempatan terakhirnya untuk mengunjungi jemaat yang dirintisnya di sana. Dalam pesan perpisahannya kepada para penatua jemaat Efesus, Paulus mengingatkan mereka bagaimana ia telah bekerja dengan tekun melayani Allah (Kis. 20:17-20) dan mendorong mereka untuk melakukan hal serupa (ay.35). Kemudian ia mengakhiri pesannya dengan mengutip perkataan Yesus: “Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima” (ay.35). Tuhan Yesus mengajarkan memberi dengan sukarela dan rendah hati (Luk. 6:38). Saat kita mempercayakan hidup kita untuk dibimbing, Tuhan akan memberi kita kesempatan untuk melayani sesama. Mari memuliakan Tuhan melalui kehidupan kita. Bagi para pengikut Yesus, memberi dengan sukacita harus dilakukan dengan seg...

Allah Mengenal Kita

ALLAH MENGENAL KITA Yeremia 1:5 Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau. Yeremia 1:5. Allah mempunyai relasi yang sarat makna dengan seorang nabi yang Dia panggil untuk melayaniNya. “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau.” Allah sudah mengenal sang nabi bahkan sebelum ia dikandung dan telah merancang baginya suatu hidup yang bermakna bagi pelayanan (ay.8-10). Allah juga mengundang kita untuk menjalani hidup yang sarat makna, dan itu terjadi ketika semakin mengenal Sang Bapa yang juga mengenal, mengasihi, dan menyukai anak anak Nya. Dalam Yeremia 1:4-5, kita melihat panggilan Allah pada Yeremia. Jawabannya, “Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda.”(ay.6) mengingatkan kita pada respons Musa terhadap panggilan Allah di Keluaran 4:10: “Aku ini tidak pan...