Allah Menjamin Hidup Kita
ALLAH MENJAMIN HIDUP KITA
Rut 2:11
Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati
Rut sering dipuji sebagai seorang menantu yang setia, karena ia memilih untuk meninggalkan negerinya demi menemani Naomi kembali ke Betlehem (Rut 1:16-17). Saat mereka tiba di kota tersebut, Rut, yang lebih muda, berkata kepada Naomi, “Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku” (2:2). Ia membantu Naomi yang lebih tua, yang kemudian membantu Rut yang lebih muda untuk menikahi Boas. Nasihat Naomi kepada Rut mendorong Boas untuk bertindak dengan membeli tanah milik mendiang mertua Rut dan mengambil Rut “menjadi isternya (4:9-10).
Kita tentu menghormati nasihat dari orang-orang yang membagikan hikmat dan pengalaman mereka kepada generasi muda. Namun, Rut dan Naomi mengingatkan kita bahwa pembelajaran dapat terjadi dua arah. Ada yang dapat kita pelajari dari orang yang lebih muda dan juga dari mereka yang lebih tua. Mari mengembangkan hubungan antargenerasi yang dipenuhi kasih dan kesetiaan. Hubungan itu akan memberkati serta menolong untuk mempelajari sesuatu yang tadinya tidak kita ketahui. Allah yg menjadi Bapa kita senantiasa mengajari dan membimbing sampai kepada kesempurnaan hidup
Boas, kerabat Naomi, menyadari kemunculan Rut di ladangnya, menanyakan asal-usulnya, serta menawarkan perlindungan kepadanya (ay.5-9). Ia memuji Rut karena pengabdiannya pada Naomi (2:11) dan menyebutkan bahwa Rut sudah datang berlindung di bawah sayap Allah (ay.12). Dalam Mazmur 91, dengan metafor yang serupa tentang seekor anak ayam yang berlindung di bawah sayap induknya, pemazmur mensyukuri keamanan dan perlindungan yang terdapat di dalam Allah: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai. . . . Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung” (ay.2,4). Gambaran indah tentang Allah yang menjaga mereka yang berlindung pada-Nya juga ditemukan dalam Mazmur 17:8; 36:8; 57:2; 61:5; 63:8.
Pribadi Allah yg penuh kasih membawa kita memahami betapa besar kasih setia Tuhan atas hidup kita, sehingga setiap waktu kita merespon dan memenuhi kehendak Bapa.
Komentar
Posting Komentar