Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Serupa Dengan Kristus

Roma 13:14 Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya Dalam Matius 5:3-10, yang dikenal sebagai Ucapan Bahagia, Yesus mengidentifikasi mereka yang memiliki Kerajaan Surga sebagai mereka yang “mengenakan” keserupaan dengan Kristus. Kerajaan Surga akan berisi mereka yang meneladan sikap dan karakter Sang Raja. Menurut Tuhan Yesus, orang yang “berbahagia” tidak ditandai oleh penampilan luar, kesehatan, atau harta bendanya. Sebaliknya, yang terpenting adalah batin atau hatinya. “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah” (ay.3) orang yang rendah hati, yang berkekurangan secara rohani dan menyadari keadaannya. “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran” (ay.6) mereka yang hatinya rindu untuk menyenangkan dan memuliakan Allah. “Berbahagialah orang yang membawa damai” (ay.9) mereka yang mengikuti Yesus untuk mengupayakan terciptanya kedamaian. Dengan pertolongan Roh Kudus, kita dapat mengena...

Sahaba Sejati

Yohanes 15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat. Alkitab banyak berbicara tentang persahabatan, dengan menggambarkan seorang teman sebagai seseorang yang bisa dipercaya (Ams. 11:13; 16:28), memberi teguran (27:6), dan menghormati batasan (25:17). Namun, mungkin tidak ada yang mendefinisikan persahabatan lebih kuat daripada Tuhan Yesus.  Kalau bagi para penjual, kita adalah pelanggan, dan bagi para pemberi kerja, kita adalah bawahan, tetapi bagi Tuhan , DIA Tuan atas segalanya, kita adalah “sahabat” (Yoh. 15:15). Tuhan Yesus menyatakan bahwa persahabatan dibangun atas dasar kasih kepada Allah dan kerelaan berkorban (ay.13,15) sesuatu yang Dia sendiri teladankan dan Dia kehendaki untuk diteruskan. Mari kita mengikuti teladan Tuhan Yesus dengan menjadi sahabat yang rela berkorban.  Pada hari-hari awal penciptaan, Allah berkata, “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja” (Kejadian 2:...

Ajaib Dan Heran Perbuatan Tuhan

Ester 4:14 Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu Ester juga berada di tempat dan waktu yang tepat. Ia dipilih menjadi ratu setelah mendapatkan perkenanan dan persetujuan dari raja (Est. 2:17). Namun, sebuah titah mengancam keberadaan bangsanya, orang-orang Yahudi, sehingga sepupunya Mordekhai mendorongnya menggunakan posisinya untuk memohon kepada raja agar menyelamatkan mereka dari kematian. “Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu” tantangnya (4:14). Keputusan Ester untuk mempertaruhkan nyawanya dan “menghadap raja” (ay.16) untuk mengungkap rencana jahat tersebut telah menyelamatkan orang-orang Yahudi dari kematian (psl. 8). *Jelaslah Ester memahami bahwa Allah telah menempatkannya di posisi tersebut pada waktu yang tepat.* Kita mungkin bertanya-tanya mengapa suatu situasi terjadi atau keadaan berubah. Mungkin kita merasa frustrasi dan berupaya sedemikian rupa agar keadaan “kem...

Nyata Pertolongan Tuhan

Lukas 18:7 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?  Dalam Lukas 18 ada seorang janda yang terus-menerus mencari keadilan dari seorang hakim, menggambarkan “bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu” (Luk. 18:1). Wanita ini berulang kali mengajukan perkaranya kepada si hakim, dengan tidak putus asa. Tuhan Yesus membedakan hakim yang tidak acuh itu dengan Allah, “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepada-Nya?” (ay.7). Meskipun bercerita tentang seorang hakim yang lalim, tetapi kisah yang diceritakan ini untuk membuka pengertian yg dalam tentang doa, bahwa Allah yang sungguh-sungguh adil dan pengasih itu memberikan kelegaan dan pertolongan. TUHAN mendengar permohonan kita dan menjawabnya seturut anugerahNya. Tuhan  mengajarkan untuk selalu berseru kepadaNya siang dan malam. Tuhan Yesus menekankan ketekunan dan keberanian untuk berdoa, pada waktu itu murid-muridNya yang ...

Menjadi Seturut Kehendak Tuhan

Roma 12:2 Berubahlah oleh pembaharuan budimu Rasul Paulus memperingatkan, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu” (Rm. 12:2). Saat Roh Kudus menjadikan para murid Yesus semakin serupa denganNya, prosesnya membutuhkan waktu seumur hidup. Kebiasaan-kebiasaan kita dapat mendukung, atau sebaliknya, menghalangi pekerjaanNya. Bukan hal yang mudah untuk menyadari dampak dari apa yang kita konsumsi, baik informasi dan apa yang kita dengar dan kita baca, tetapi kita dapat meminta Roh kudus yang kaya dengan “hikmat dan pengetahuan” untuk menunjukkannya kepada kita (11:33). Hikmat dan kearifan dapat menolong kita “membedakan manakah kehendak Allah” (12:2), sambil “jujur dalam menilai diri sendiri” (ay.3). Kita harus mengupayakan apa pun yang Tuhan ingin kita terima atau lepaskan dari kehidupan sehari-hari kita. Segala sesuatu adalah “dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia” (11:36). Tuhan tahu yang terbaik. Tuhan mengerti dan mengenal kita lebih ...

Tuhan Yang Selalu Hadir

Lukas 22:32 Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dalam Lukas 22, kita melihat dengan jelas bagaimana Yesus mengatakan kepada  Simon Petrus: “Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur” (ay.31-32). Ketika Petrus diterpa beragam pencobaan, imannya hampir goyah. Namun, berkat kasih karunia Kristus, imannya tidak gugur. Kitab Kisah Para Rasul menceritakan kepada kita bagaimana doa Yesus bagi murid-Nya. Allah memakai Petrus untuk memberitakan kabar baik tentang Kristus kepada orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi. Paulus mengingatkan kita bahwa “Kristus sudah mati bagi kita, bahkan Dia juga hidup kembali dari kematian. Dari situlah Tuhan Yesus membela kita anak.anakNya” (Rm. 8:34 tsi). Ketika kamu bergumul menghadapi pencobaan atau godaan, ingatlah bahwa Tuhan  Yesus, yang menolong untuk anak anakNya. (lihat Yoh. 17:13-20).  Iblis harus meminta izin kepada ...

Karunia Dan Talenta Yang Berbeda

 1 korintus 3:6 Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan Dalam 1 Korintus 12:4-31, Paulus menekankan pentingnya anggota-anggota tubuh Kristus. Kemudian, dalam pasal 3, Paulus mengingatkan bahwa pada Allah sebagai sumber utama dari hasil yang dicapai: “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan” (ay.6). Masing-masing dari kita mungkin dipercayakan sesuatu dan kesempatan yang unik untuk melakukan pekerjaan Allah. Allah tidak membanding-bandingkan, karena Dia mengasihi setiap dari kita apa adanya. Mari terus mengarahkan mata dan hati kita untuk melakukan yang terbaik apa yang sudah diberikan Allah kepada kita dengan sepenuhnya bersandar pada kekuatan dan peneguhanNya serta tidak mengkhawatirkan apa yang dicapai orang lain dalam cara dan waktu mereka sendiri. Dalam 1 Korintus 3, Paulus mengajarkan cara untuk memandang pelayanan agar kita terhindar dari dua bahaya - terlalu sombong - tidak menghargai pelayanan orang lain.  Paulus ...

Hidup Yang Sungguh Dalam Kristus

Amos 5:6 Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup. Dalam sebuah kidung ratapan, Nabi Amos menyanyikan kata-kata berikut kepada umat Allah yang memberontak: “Telah rebah, tidak akan bangkit-bangkit lagi anak dara Israel” (Am. 5:2). Perkataan tersebut pasti menarik perhatian mereka, karena mereka sudah mati?! Namun, sang nabi juga menyampaikan kata-kata penghiburan dari Allah sendiri: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!” dan “Carilah yang baik . . . dengan demikian Tuhan, Allah semesta alam, akan menyertai kamu” (ay.4,14). Meski Israel sudah mati dalam dosa-dosa mereka terhadap Allah, mereka dipanggilNya untuk berbalik kepadaNya dan menemukan kehidupan. Ketika dihadapkan dengan dosa-dosa, biarlah kita mengakuinya dan menyerahkannya kepada Pribadi yang mengasihi dan mengampuni kita. Dalam kasihNya, Allah memimpin kita dari kematian menuju kehidupan (Yoh. 5:24). Kasih Allah memberikan hidup kepada setiap orang yang percaya sungguh kepada Tuhan Yesus. Melalui pengorbanan Tuhan Yesus dikayu salib...

Tuhan Maha Hadir

 Mazmur 139:8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau Mazmur 139, "Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau” (ay.8). Walaupun kepastian akan kehadiran Allah yang digambarkan dalam Mazmur 139 sebenarnya memperingatkan bahwa kita tidak dapat menghindari RohNya ke mana pun kita melangkah, hal itu juga memberikan penghiburan bagi orang percaya yang mengasihi Tuhan dan merindukan jaminan kehadiranNya: “Ke mana aku dapat pergi menjauhi rohMu, ke mana aku dapat lari dari hadapanMu?” (ay.7). Sebagai umat tebusan Allah, dapat merasa tenang, karena di mana pun berada, Tuhan ada di sana untuk menuntun dan memegang kita dengan tanganNya (ay.10). Saat menghadapi situasi yang sulit dan mengkhawatirkan, serta merasa bahwa Allah tidak menyertai, yakinlah bahwa Tuhan selalu bersama dengan orang-orang yang Dia kasihi dan yang mengasihiNya. Mengerti a...

Tuhan Yesus Sumber Jawaban Doa

Yohanes 11:23 Kata Yesus kepada Marta: “Saudaramu akan bangkit.” Doa menjadi bagian yg penting karena sebagai bentuk kedekatan kita kepada Allah, ketergantungan kita kepada Allah yg hidup Dialah sumber pertolongan kita. Maria dan Marta melakukannya menyampaikan kegelisahan dan kesedihan mereka kepada Tuhan Yesus. Mereka mengirimkan pesan yang mendesak kepada  Tuhan Yesus bahwa saudara mereka Lazarus, “dia yang Engkau kasihi,” sedang sakit parah (Yoh. 11:3). Ketika Kristus akhirnya sampai, Lazarus sudah mati selama empat hari. Dalam kesedihannya, Marta berkata kepada Yesus: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati” (ay.21). Ia tahu Tuhan Yesus Kristus sanggup menyembuhkan orang sakit, Tuhan Yesus  sanggup mengalahkan kematian. Tentu saja, Yesus membangkitkan Lazarus, suatu isyarat akan kebangkitan diriNya  Dalam kisah Lazarus, Sesungguhnya, Allah memiliki maksud-maksud yang tidak kita ketahui. Dia memberi kita jaminan yang melampaui segalanya: “Akul...

Menjadi Pribadi Kesukaan Tuhan

2 Timotius 2:15 Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah. Pertumbuhan iman  Timotius di bawah bimbingan Rasul Paulus. Untuk menegaskan pentingnya kedewasaan rohani, Paulus menasihatkan Timotius, “Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu” (2Tim. 2:15). Kemudian Paulus menambahkan, “Hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan” (ay.16). Selain itu, “Jauhilah nafsu orang muda. . . . Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. . . . seorang anak Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar” (ay.22-24). Nasihat Paulus yang bijak memberikan satu manfaat penting lainnya bagi orang percaya. Saat orang-orang yang menentang Kristus melihat kedewasaan kita di dalam Dia, mereka bisa “sadar kembali dan terlepas dari jerat Iblis” (ay.26). Jadi, bertumbuh dalam Tuhan...

Harta Yang Paling Berharga

1 Yohanes 5:11 Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Tuhan Yesus telah membayar dengan menyerahkan nyawaNya di atas kayu salib sebagai pengorbanan bagi dosa-dosa manusia. Keselelamatan itu memberikan “hidup . . . dalam segala kelimpahan” (Yoh. 10:10) dan memberikan  “hidup yang kekal . . . di dalam Anak Allah” bersama Tuhan Yesus (1Yoh. 5:11). Keselamatan dalam Tuhan Yesus adalah harta yang paling berharga, ketika kita “percaya kepada nama Anak Allah,” yaitu Tuhan Yesus (ay.13).  Yohanes berkata, “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (1 Yohanes 5:13). Masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-muridNya, tetapi semua telah tertulis  supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya” (Yohanes 20:30-31). Iman kepada Kristus tidak hanya menyelamatk...

Berkemenangan Beraama Tuhan

Mazmur 63:4 Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. Pengakuan Daud dalam Mazmur 63. Daud mengakui kerinduannya akan Sang Pencipta dengan berkata, “Jiwaku haus kepadaMu, tubuhku rindu kepadaMu” (ay.2). Daud telah “memandang” Allah dan “melihat kekuatanNya dan kemuliaanNya” (ay.3). Ia menyatakan bahwa kasih setia Allah “lebih baik dari pada hidup” (ay.4). Kemudian, ia berdoa: “Sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayapMu aku bersorak-sorai. Jiwaku melekat kepadaMu, tangan kananMu menopang aku” (ay.8-9). Allah sungguh menjadi segala-galanya bagi Daud. Ketika Yesus menjadi alasan kita hidup sekaligus segala-galanya bagi kita, hidup menjadi seperti mercusuar yang mengarahkan orang lain kepada hubungan dengan Allah untuk percaya kepada Allah yang mendatangkan keselamatan kekal. Keterangan pembuka dari Mazmur 63 berkata bahwa Daud menulis Mazmur ini “ketika ia ada di padang gurun Yehuda.” Ini menandakan bahwa bisa jadi ia sedan...

Kemuliaan Yang Semakin Besar

2 Korintus 3:18 Kita . . . diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. Dalam Keluaran 34, kita membaca tentang kulit muka Musa yang bercahaya karena memancarkan perjumpaannya yang mulia dengan Tuhan (ay.29-35). Paulus mengatakan bahwa sejak Tuhan Yesus datang, ada pelayanan yang jauh lebih mulia daripada yang dialami Musa (2Kor. 3:7-8). Itulah pelayanan Roh, yang membawa kepada kebenaran (ay.8-9). Rencana keselamatan yang ditetapkan Allah memiliki kemuliaan yang kekal, melampaui semua kemuliaan yang pernah ada sebelumnya (ay.10), dan kita pun ambil bagian di dalamnya. Rasul Paulus berkata: “Kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan yang semakin besar”(ay.18). Kemuliaan yang semakin besar tersebut tidak tergantung pada seberapa baik usaha kita, melainkan tergantung pada Roh Kudus. Bagaikan mata...