Harta Yang Paling Berharga
1 Yohanes 5:11
Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.
Tuhan Yesus telah membayar dengan menyerahkan nyawaNya di atas kayu salib sebagai pengorbanan bagi dosa-dosa manusia. Keselelamatan itu memberikan “hidup . . . dalam segala kelimpahan” (Yoh. 10:10) dan memberikan “hidup yang kekal . . . di dalam Anak Allah” bersama Tuhan Yesus (1Yoh. 5:11). Keselamatan dalam Tuhan Yesus adalah harta yang paling berharga, ketika kita “percaya kepada nama Anak Allah,” yaitu Tuhan Yesus (ay.13).
Yohanes berkata, “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (1 Yohanes 5:13). Masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-muridNya, tetapi semua telah tertulis supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya” (Yohanes 20:30-31). Iman kepada Kristus tidak hanya menyelamatkan kita dari hukuman, tetapi juga memberi kita hidup yang kekal dan berkelimpahan. Yohanes menggunakan kata hidup lebih dari 40 kali sepanjang Injil Yohanes, paling tegas dalam perumpamaan tentang gembala yang baik: dikatakan “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” (10:10-11). Tuhan Yesus menyerahkan hidupNya supaya kita dapat memiliki hidup kekal.
Harta yang paling berharga adalah Injil kebenaran dalam Yesus Kristus, Dialah jalan kebenaran dan hidup. Bersyukur karena kita telah menjadi anak anakNya yang menerima keselamatan yang sejati
Komentar
Posting Komentar