Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Pemulihan Dari Tuhan

 Keluaran 34:6 Berjalanlah Tuhan lewat dari depannya dan berseru: “Tuhan, Tuhan, Allah penyayang dan pengasih.” Firman Tuhan  mengingatkan kita pada pernyataan Allah yang luar biasa tentang pengampunanNya atas pemberontakan bangsa Israel. Mereka telah memberontak terhadap Allah dengan meminta Harun, saudara Musa, membuat anak lembu emas sebagai berhala untuk disembah (Kel. 32:1). “Ketika Musa dekat ke perkemahan itu dan melihat anak lembu dan melihat orang menari-nari, maka bangkitlah amarah Musa; dilemparkannyalah kedua loh itu dari tangannya dan dipecahkannya pada kaki gunung itu” (ay.19). Atas perintah Allah, “Musa memahat dua loh batu sama dengan yang mula-mula; bangunlah ia pagi-pagi dan naiklah ia ke atas gunung Sinai” (34:4). Kemudian “berjalanlah Tuhan lewat dari depannya dan berseru: ‘Tuhan, Tuhan, Allah penyayang dan pengasih . . . yang meneguhkan kasih setiaNya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa’” (ay.6-7). Sungguh pernyataan y...

Tetap Teguh Dalam Rencana Tuhan

Amsal 27:17 Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya. Banyak bagian dari Kitab Amsal menjunjung hikmat Allah sebagai harta yang berharga, tetapi hikmat ini tidak diperoleh dengan mudah. Hikmat ini perlu dicari dengan penuh ketaatan dan pengertian (3:13; 13:20; 19:20), dan dimurnikan dalam kuali dan perapian, lesung dan alu (27:21-22) mengacu kepada situasi-situasi yang mungkin akan membawa rasa sakit dan penderitaan untuk sesaat. Namun, firman Tuhan mengingatkan kita bahwa ada upah dalam setiap tantangan. Dengan sungguh-sungguh mencari hikmat Allah dan menaati jalan-jalanNya, kita akan menemukan rasa aman, kepuasan, dan berkat yang sejati (ay.26-27). Hikmat Allah menuntun setiap orang percaya memiliki ide dan cara yg berkenan kepada Tuhan. Belajar melihat masalah dan cobaan sebagai sarana yang dipakai Allah menjadi kunci penting dalam pertumbuhan rohani. Allah tidak menghendaki hidup selalu mudah dan tanpa tantangan, melainkan Dia mau orang percaya  menjadi serupa dengan ga...

Kepercayaan Penuh Pada Tuhan

 2 Tawarikh 20:18 Lalu berlututlah Yosafat dengan mukanya ke tanah . . . dan menyembah kepada Tuhan Yosafat raja Yehuda, bergumul bukan dengan rasa sakit, melainkan dengan ancaman dari musuh-musuhnya (2Taw. 20:1-2). Raja menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari Tuhan (ay.3). Seluruh bangsa Yehuda juga ikut mencari pertolongan dari pada Tuhan (ay.4). Allah mendengar doa-doa mereka, lalu RohNya menghinggapi seorang Lewi bernama Yahaziel, yang menyampaikan pesan penghiburan Allah bagi sang raja: Janganlah kamu takut dan terkejut . . . Tuhan akan menyertai kamu  (ay.15,17). Kemudian “berlututlah Yosafat dengan mukanya ke tanah” dan semua orang sujud di hadapan Tuhan dan menyembah kepada-Nya (ay.18). Pada masa-masa yang sulit dan menyakitkan, dapat mengalami peetolongan Tuhan melalui cara yang ajaib. Ketika Tuhan menolong mari tunduk pada kehendakNya dalam sikap hati yang penuh doa, akhirnya mengalami penghiburan dan damai sejahtera di dalam Tuhan. Berdoa mengalami kua...

Berdampak Positif Bagi Orang Lain

Roma 12:13 tsi Ketika saudara-saudari seiman kita perlu bantuan, tolonglah mereka. Apa yg dikatakan Alkitab Paulus menyampaikan kepada jemaat di Roma untuk mereka ikuti (Rm. 12). Ia mendorong mereka untuk melakukan banyak hal, termasuk mengasihi dengan tulus, melayani satu sama lain dalam kasih, saling menghormati, dan rela berbagi dengan mereka yang membutuhkan bantuan (ay.9-13). Paulus mengajari doktrin melalui suratnya, ia juga memberi tahu bahwa hidup di dalam Kristus bukanlah teologi yang abstrak, melainkan kebenaran yang ditunjukkan lewat kehidupan sehari-hari (psl.12-16). Allah adalah kasih. Menerima lalu membagikan kasih Tuhan kepada orang lain menjadi salah satu dari banyak cara untuk mengungkapkan kasih Tuhan. Cara-cara yang sederhana dapat dilakukan untuk melayani sesama di gereja atau komunitas, saling menguatkan,dan menjadi berkat.Allah pun dimuliakan. Menjadi anak anak Tuhan harus merefleksikan kasih kepada sesama. Ada pola yang konsisten muncul dalam surat-surat Paulus k...

Kehadiran Tuhan

1 Tawarikh 16:34 Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik; kasih-Nya kekal abadi Raja Daud mengumpulkan bangsa Israel untuk mengucap syukur kepada Allah atas kehadiran, perlindungan, dan janji-janjiNya. Perayaan itu dilangsungkan untuk mensyukuri kembalinya “tabut Allah” (1Taw. 16:1). Seluruh bangsa bersukacita karena tabut itu, simbol kehadiran Allah di tengah mereka. Saat Daud memimpin bangsanya ia mengingatkan mereka atas perlindungan Allah ketika bangsa itu menaklukkan tanah Kanaan (ay.18-22) dan merayakan kesetiaan Tuhan dalam menggenapi janji-janjiNya (ay.15). Mari meluangkan waktu untuk bersyukur kepada Tuhan, sebab Ia baik; kasih-Nya kekal abadi (ay.34). Bersyukit adalah sikap hati yg selalu mempercayai Tuhan. Untuk merayakan kembalinya tabut perjanjian ke Yerusalem, Daud menulis sebuah lagu pujian dalam 1 Tawarikh 16:8-36, “untuk menyampaikan ucapan syukur kepada TUHAN” (ay. 7 ). Lirik lagu pujian ini juga dimuat sebagai dua mazmur yang berbeda: Mazmur 105:1-15 (1 Tawarikh 16:...

Bapa Yang Mengasihi

Ibrani 4:16 Marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita. Kitab Ibrani menerangkan bahwa seorang imam besar dipilih dari antara orang Israel, secara khusus dari keturunan Harun, dan ditetapkan sebagai perantara yang mewakili umat di hadapan Allah. Hanya ia sendiri yang boleh masuk ke ruang maha kudus dalam Bait Suci satu kali dalam setahun untuk “mempersembahkan persembahan dan korban” untuk menebus dosa umat dan dosanya sendiri (5:1), sebab ia sendiri juga manusia biasa. Kemudian Kristus datang, Imam Besar Agung kita yang sempurna. Ketika Dia mati, tabir Bait Suci terbelah dua dan penghalang yang terdapat antara Allah dan umat manusia pun disingkirkan (Mat. 27:51). Karena Tuhan Yesus  yang penuh kasih telah mendamaikan dengan Allah, kita dapat berdoa dengan leluasa kepada Allah: “Marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerim...

Seruan Hati

Mazmur 88:19 bimk Kawan-kawanku yang akrab Kaujauhkan daripadaku, tinggal kegelapan menemani aku. Pengharapan ditemukan pada baris pembuka: “Ya Tuhan, Allah yang menyelamatkan aku” (Mzm. 88:2). Mazmur ditutup dengan sebuah pesan pengharapan. Inilah doa dari orang yang benar-benar putus asa.  Ketika kita membaca mazmur yang demikian, kita menyadari bahwa kita tidak sendirian. Banyak orang juga pernah mengalami perasaan putus asa dan memberanikan diri untuk menyuarakannya. Allah dapat menerima kejujuran yang pahit. Tuhan juga bisa menerima kejujuran hati. Tuhan selalu hadir, dan Dia mendengarkan. Mazmur 88 adalah nyanyian ratapan yang tidak biasa. Umumnya, mazmur ratapan berisi seruan meminta tolong kepada Allah, keluhan atau alasan tertentu di balik ratapan, serta ungkapan kepercayaan kepada Allah. Beberapa bahkan menyertakan rasa syukur setelah doa pemazmur dijawab Allah. Mazmur 44 adalah salah satu contoh mazmur yang lengkap tersebut. Mazmur 88 memang memuat seruan kepada Allah (a...

Bersyukur Atas Karunia Tuhan

Pengkhotbah 5:12 Ada kemalangan yang menyedihkan kulihat di bawah matahari: kekayaan yang disimpan oleh pemiliknya menjadi kecelakaannya sendiri Kitab Pengkhotbah, yang menyatakan bahwa kekayaan akan mencelakakan mereka yang mengejar dan menimbunnya (5:9-14), serta membuat pemiliknya berada “dalam kegelapan dan kesedihan, mengalami banyak kesusahan” (5:16) di akhir hidupnya. Pengkhotbah pasti sependapat. Bapa telah “memberikan kekekalan dalam hati” (3:11), dan hidup hanya dapat dinikmati bersamaNya (2:25).Kebutuhan jiwa kita tidak akan terpenuhi oleh kekayaan dan kekuasaan, melainkan hanya oleh Tuhan yang mencurahkan kasihNya ke dalam hati kita (Rm. 5:5). Salomo bergumul dengan pertanyaan besar tentang makna hidup. Ia menunjukkan bahwa hidup tanpa Allah adalah sia-sia, tidak membawa kepuasan, mengenaskan, dan kehilangan makna “di bawah matahari” (lihat 1:3,13-14; 12:8). Kemudian, Salomo menerangkan bagaimana dan mengapa Allah harus menjadi pusat kehidupan kita (2:24-26; 3:11-14; 5:6,17...

Lebih Dari Pemenang

 Yohanes 16:33 Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia Tuhan Yesus memberi tahu sahabat-sahabatNya, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia” (Yoh. 16:33). Tuhan ingin mereka tetap kuat dalam iman, supaya dapat bertahan menghadapi pencobaan dan tantangan yang akan mereka jalani. Dalam iman kepada Kristus mendapatkan kekuatan dan pengharapan, perkataan Tuhan menyatakan bahwa Dia telah mengalahkan dunia. Tuhan tidak akan meninggalkan anak anakNya (14:18) dan akan memberi damai sejahtera (ay.27), apa pun yang kita hadapi. Tetaplah dalam Tuhan. Di tengah ketidakpastian dunia ini (seperti yang dialami para murid dalam Yohanes 16), kata-kata penghiburan dapat terasa seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi,mendengar seruan seperti “Kuatkanlah hatimu!” (ay. 33) atau “Jangan takut!” Kata-kata ini mengajak untuk percaya penuh kepada Allah di tengah segala ketakutan. Di sisi lain, ad...

Baru Dalam Kristus

2 Korintus 5:20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, :seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami. Firman Tuhan mengajarkan bahwa cara kita menjalani hidup dan mengasihi sesama adalah ciri yang sejati dari para pengikut Tuhan Yesus. Rasul Paulus dan orang-orang percaya lainnya di Korintus merasa tergerak, atau didorong, oleh kerinduan untuk menyenangkan Allah dengan menjalani hidup dalam perspektif kekekalan sembari menceritakan tentang Dia kepada orang lain (2Kor. 5:9-14). Ketika bertekad untuk hidup bagi Kristus dan bukan bagi diri sendiri, Roh Kudus sanggup mengubah perspektif, karakter, prioritas, dan cara kita berinteraksi dengan sesama (ay.15-17). Hidup baru kita di dalam Tuhan Yesus sepatutnya mencerminkan pribadi Allah. Dengan kuasa Roh Kudus, kita diberikan sukacita sekaligus tanggung jawab untuk mencerminkan Kristus ke mana pun kita melangkah.  Karakter yg terus bertumbuh seperti Kristus  Paulus menulis bahwa tujuan hidup orang yang percaya kepad...