Kehadiran Tuhan

1 Tawarikh 16:34

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik; kasih-Nya kekal abadi

Raja Daud mengumpulkan bangsa Israel untuk mengucap syukur kepada Allah atas kehadiran, perlindungan, dan janji-janjiNya. Perayaan itu dilangsungkan untuk mensyukuri kembalinya “tabut Allah” (1Taw. 16:1). Seluruh bangsa bersukacita karena tabut itu, simbol kehadiran Allah di tengah mereka. Saat Daud memimpin bangsanya ia mengingatkan mereka atas perlindungan Allah ketika bangsa itu menaklukkan tanah Kanaan (ay.18-22) dan merayakan kesetiaan Tuhan dalam menggenapi janji-janjiNya (ay.15).

Mari meluangkan waktu untuk bersyukur kepada Tuhan, sebab Ia baik; kasih-Nya kekal abadi (ay.34). Bersyukit adalah sikap hati yg selalu mempercayai Tuhan.

Untuk merayakan kembalinya tabut perjanjian ke Yerusalem, Daud menulis sebuah lagu pujian dalam 1 Tawarikh 16:8-36, “untuk menyampaikan ucapan syukur kepada TUHAN” (ay. 7 ). Lirik lagu pujian ini juga dimuat sebagai dua mazmur yang berbeda: Mazmur 105:1-15 (1 Tawarikh 16:8-22) dan Mazmur 96:1-13 (1 Tawarikh 16:23-33).

Dalam 1 Tawarikh 16, sebagai ungkapan syukur karena Allah adalah Tuhan bagi Israel, Daud menuliskan bagian-bagian sejarah bangsanya ketika Allah bertindak dengan penuh kuasa dan kebaikan untuk memenuhi janji-Nya kepada umat-Nya (ay. 8-22). Ia juga berseru kepada bangsa-bangsa untuk memuji Allah, karena Dialah satu-satunya Allah yang kudus dan benar, Pencipta alam semesta, Raja yang berkuasa, dan Hakim yang adil (ay. 23-36).

Mari bersyukur kepada Allah seperti Daud, ketika mengingat segala perbuatan Tuhan, merasakan kehadiran Tuhan dengan pujian dan penyembahan.

Ketika kita tunduk.dan taat kepada Tuhan, maka kita merasakan kehadiran Tuhan setiap waktu dalam hidup kita, dalam pergumulan Tuhan hadir memberkan pertolonganNya bagi kita anak anakNya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil