Tetap Mengandalkan Tuhan
TETAP MENGANDALKAN TUHAN Yesaya 30:18 Tuhan menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kami Sangat mudah untuk kembali ke kebiasaan lama saat kita menghadapi kesulitan. Ketika bangsa Israel merasa terancam oleh serangan Asyur, mereka kembali memohon pertolongan Mesir bangsa yang dahulu memperbudak mereka (Yes. 30:1-5). Allah mengatakan hal ini akan menjadi bencana besar di kemudian hari. Namun, Tuhan terus tetap ada di kehidupan mereka meski pilihan mereka salah. Yesaya menyerukan suara hati Allah: “Tuhan menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasihNya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu” (ay.18). Demikianlah sikap Allah terhadap kita, meski kita berpaling kepada yang lain untuk membunuh rasa sakit kita. Allah ingin menolong kita. Dia tidak ingin kita menyakiti diri sendiri dengan kebiasaan2 yang memperbudak kita. Kita mungkin tergoda oleh tindakan tertentu yang menjanjikan kelegaan sesaat, tetapi Allah ingin memberikan pemulihan sejati...