Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2023

KARYA Allah Yang Berkuasa

KARYA ALLAH YANG BERKUASA Efesus 3:20 "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita Kita berpikir Tuhan hanya memakai orang² yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata atau pintar, kaya dan kuat saja untuk Ia pakai sebagai kemuliaanNya.  Lalu, kita yang merasa diri sebagai orang yang biasa² saja dan tidak punya sesuatu yang bisa dibanggakan, menjadi rendah diri dan merasa tidak layak di hadapan Tuhan. Tentunya tidak. Perhatikan ayat ini:  "Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah."  (1 Korintus 1:27-29).  Orang ya...

HADIRAT TUHAN

HADIRAT TUHAN Mazmur 61:5 Biarlah aku menumpang di dalam kemah-Mu untuk selama-lamanya, biarlah aku berlindung dalam nauangan sayapMu Gambaran yang digunakan Kitab Suci untuk mendeskripsikan kasih Allah yang lembut dan protektif terhadap anak-anakNya (Mzm. 91:4). Dalam Mazmur 61, Daud sedang kesulitan untuk merasakan pemeliharaan Allah. Ia pernah mengalami Allah sebagai “tempat perlindungan menara yang kuat” (ay.4), tetapi sekarang dengan sekuat tenaga ia berseru “dari ujung bumi,” memohon, “tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku” (ay.3). Ia sangat rindu untuk sekali lagi “berlindung dalam naungan sayap Allah” (ay.5). Mari terus kita ada di hadirat Allah senantiasa meminta perlindungan dan pertolongan Tuhan, dengan mendekat pada Tuhan menyembah memuliakan Tuhan. Dengan membawa rasa kerinduannya untuk disembuhkan oleh Allah, Daud terhibur saat mengetahui bahwa Allah mendengarnya (ay.6). Oleh karena kesetiaan Allah, Daud tahu bahwa dia harus “memazmurkan nama Tuhan untu...

Yakin Dan Percaya

YAKIN DAN PERCAYA Amsal 19:21 "Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana." Siapa pun kita pasti tidak ingin gagal. Kegagalan seringkali menjadi hal yang tidak diinginkan. Sebagai orang percaya kita tidak perlu takut dengan kegagalan asal kita menyerahkan segala rencana hidup kita kepada Tuhan. Paulus menasihati, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." (Filipi 4:6), sebab oleh karena kehendak Tuhanlah segala sesuatunya dapat terjadi. Jika rencana dan kehendak kita selaras dengan kehendak Tuhan pasti semuanya akan terlaksana, sebab "...Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal." (Ayub 42:2). Ketakutan itu salah satu tanda bahwa seseorang itu ragu dan tidak percaya kepada kuasa Tuhan.  Rasa takut itu digunakan Iblis untuk membelenggu kita sehingga kita enggan u...

Dalam Kristus

DALAM KRISTUS 1 Petrus 2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah. Saat menulis kepada umat Tuhan yang tersebar di berbagai tempat pada masa itu. Kristus, yang dipandang rendah oleh kebanyakan pemimpin agama Yahudi dan disalibkan oleh pemerintah Romawi, dianggap tidak berharga oleh banyak orang karena Dia tidak memenuhi harapan dan keinginan mereka. Namun, meski orang-orang menolak Yesus, Dia telah “dipilih oleh Allah sebagai batu yang berharga” (1Ptr. 2:4). Bagi kita, Dia begitu berharga, jauh melebihi perak atau emas (1:18-19). Kita juga memiliki jaminan bahwa siapa pun yang memilih untuk percaya kepada Yesus tidak akan dipermalukan karena pilihan tersebut (2:6). Banyak orang menolak Yesus karena menganggap Dia tidak berharga, Roh Allah yang menolong kita untuk melihat Kristus sebagai karunia tak ternilai yg di berikan untuk dunia. Dan memanggil kepada semua orang untuk percaya dan di selamat...

Firman Allah Yang Hidup

FIRMAN ALLAH YANG HIDUP Mazmur 40:9 "aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku." Dalam Kisah 13:22b dikatakan, "Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendakKu." Daud hidupnya berkenan kepada Tuhan oleh karena ia menyukai Taurat Tuhan dan melakukannya. Perhatikan perkataan Daud ini: "Betapa kucintai TauratMu! Aku merenungkannya sepanjang hari." (Mazmur 119:97). Firman Allah itu hidup dan Firman TUHAN bekerja dengan dahsyat dalam hidup orang percaya yang selalu taat melakukan Firman TUHAN. Kita sebagai anak Allah harus memiliki perasaan mencintai firman Tuhan dan menuruti segala perintahNya. Bagi orang yang menaruh kasih ketaatan kepada Tuhan dalam hatinya tidak ada yang terlalu berat untuk dilakukan, dan itulah yang menyenangkan hati Tuhan. Ada tertulis: "Barangsiapa memegang perintahKu dan melakukannya, dialah yang mengasih...

Hidup Yang Sulit

HIDUP YANG SULIT 1 Raja Raja 17:14 "Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu Tuhan memberi hujan ke atas muka bumi." Jangan pernah berkata bahwa Tuhan tidak peduli dan membiarkan kita bergumul sendirian. Tuhan sangat peduli! "Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu." (Mazmur 56:9). Contoh yang kongkrit Alkitab: janda di Sarfat mengalami pergumulan berat. Di tengah kelaparan hebat yang melanda negeri ia hanya memiliki segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Secara logika, janda dan juga anaknya ini sudah tidak memiliki harapan lagi karena tepung dan minyak yang dimilikinya hanya untuk sekali makan. Dan mereka sudah pasrah dan siap mati. Namun Tuhan campur tangan menolong, perkara yang dahsyat dan ajaib pasti terjadi jika Tuhan menolong segala yang tidak mungkin menjadi mungkin. Perkara yang sudah di klaim sudah tidak ...

Dalam TUHAN

DALAM TUHAN Amsal 21:8 Berliku-liku jalan si penipu, tetapi orang yang jujur lurus perbuatannya." Jujur' adalah lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, tulus dan ikhlas. Tetapi di akhir zaman ini kata 'jujur' hanya menjadi ucapan mulut semata. Tidak banyak orang yang mempraktekannya. Di akhir zaman ini sulit sekali menemukan orang yang benar² jujur dalam menjalani kehidupan ini seperti yang dikeluhkan oleh nabi Mikha, "Orang saleh sudah hilang dari negeri, dan tiada lagi orang jujur di antara manusia. Mereka semuanya mengincar darah, yang seorang mencoba menangkap yang lain dengan jaring. Tangan mereka sudah cekatan berbuat jahat; pemuka menuntut, hakim dapat disuap; pembesar memberi putusan sekehendaknya, dan hukum, mereka putar balikkan!" (Mikha 7:2-3). Bukankah apa yang disampaikan Mikha ini tidak jauh berbeda dengan keadaan dunia saat ini? Korupsi, kolusi dan nepotisme begitu merajalela, ketidakadilan terjadi dimana-mana, hukum bisa dibeli, haki...

Hari hari Ku

HARI HARIKU 2 Korintus 4:16 Kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Rasul Paulus tahu betapa mudahnya seseorang menjadi “tawar hati”. Dalam 2 Korintus 11, ia menggambarkan kehidupannya yang dekat dengan bahaya, rasa sakit, dan kekurangan (ay.23-29). Namun, ia memandang segala “penderitaan” tersebut sebagai sesuatu yang bersifat sementara. Ia juga mendorong kita untuk memikirkan tidak hanya apa yang kelihatan, tetapi juga yang tidak kelihatan dan yang kekal (4:17-18). Jangan cepat putus asa ingat bahwa Tuhan Yesus selalu ada memampukan kita untuk mengerjakan bagian kita  Apa pun yang menimpa kita, Bapa kita yang pengasih terus memperbarui batin kita dari hari ke hari. Penyertaan Tuhan dalam hidup kita sudah pasti. Janji-Nya untuk menguatkan kita dan memberi kita pengharapan serta sukacita. Tetaplah meyakinkini Semua rencana Tuhan dalam hidup kita, janji dan FirmanNya ya dan Amin di gen...

Semuanya Baik

SEMUANYA BAIK Mazmur 34:13 "Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik?" "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." (Yeremia 29:11). Jadi, semua yang baik itu datangnya dari Tuhan. Sebaliknya, Iblis selalu memiliki rancangan yang jahat dan buruk bagi kehidupan manusia, karena "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan;" Kita semua tentu nya tidak mau mengalami hal² yang tidak baik atau buruk dalam hidup ini. Daud, yang dalam perjalanan hidupnya mengalami banyak masalah dan penderitaan, bahkan sampai harus berpura-pura gila karena beratnya tekanan hidup, ( 1 Sam 21: 13), membagikan pengalaman pribadinya yang luar biasa bersama dengan Tuhan. Ia memberikan rahasia bagaimana supaya kita bisa mengalami ...

Kecil Dan Sederhana

KECIL DAN SEDERHANA Lukas 16:10a "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar." Mencapai puncak gunung diawali oleh pijakan pertama. Olahragawan mampu mencapai garis finis dan menjadi juara juga bermula dari langkah awal yang baik. Segala sesuatu yang besar bermula dari hal² yang kecil terlebih dahulu. Pohon nangka yang besar dan berbuah lebat serta tampak rindang di belakang rumah kita pun juga berasal dari satu biji nangka yang kecil. Coba renungkanlah itu. Semuanya di mulai dari hal yang kecil, Tuhan mengajari kita untuk menghargai hal² kecil dan sederhana dari setiap kita, karena dari situlah akan kita lihat perkara² yang ajaib dan besar. Menghargai bersyukur menunjukkan sikap hati yang benar. Dalam perumpamaan tentang biji sesawi Tuhan Yesus berkata, "Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehing...

Kesaksian Hidup

KESAKSIAN HIDUP Mazmur 8:7 "Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:" Hidup kita tidak lagi menuruti keinginan daging, tapi tunduk pada pimpinan Roh Kudus. Jika hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus, karakter kita pasti berubah: ada "...kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri,..." (Galatia 5:22-23), dan akhirnya hidup kita berdampak bagi orang lain, kita pun menjadi berkat dan kesaksian yang baik bagi banyak orang. Akhirnya nama Tuhan dipermuliakan melalui kehidupan kita. Tuhan juga ingin kehidupan kita menjadi garam dunia dan terang dunia (baca Matius 5:13-16). Kita diciptakan sesungguhnya untuk menggenapi seluruh rencana Tuhan atas hidup ini, maka perlu kita senantiasa berjalan dalam kehendak Tuhan. "Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu." (Kejadian 2...

Hidup Dalam Tuhan

HIDUP DALAM TUHAN Mazmur 20:5 "Kiranya diberikan-Nya kepadamu apa yang kau kehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kaurancangkan." Rancangan Tuhan bagi orang percaya adalah rancangan damai sejahtera dan masa depan yang penuh harapan. Janji Tuhan di sediakan bagi orang² yang hidupnya benar dan berkenan kepadaNya. Oleh karena itu kita harus memiliki iman bahwa jika kita hidup dalam Tuhan dengan benar dan kudus, keberhasilan akan menjadi milik kita, bahkan apa saja yang kita perbuat pasti berhasil. Lebih bijak bila kita senantiasa selalu mengoreksi diri sendiri terlebih dahulu sebelum kita bersungut-sungut, mengeluh lalu menyalahkan Tuhan. Sudahkah kita memiliki persekutuan yang karib dengan Tuhan serta beribadah kepadaNya dengan sungguh? Setiakah kita mengerjakan apa yang dipercayakan Tuhan? Sudahkah kita meninggalkan kehidupan lama kita, sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 2:1 ("Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunaf...

Tuhan Yesus baik

TUHAN YESUS BAIK Mazmur 67:2 "Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya." Tuhan selalu memberikan yang terbaik itu adalah janji Tuhan bagi orang percaya dan janji Tuhan adalah ya dan amin. Tetapi bukan berarti perjalanan hidup kita mulus tanpa kerikil tajam. Pemazmur menyatakan bahwa meski di tengah masalah, ujian dan tantangan yang berat sekali pun, tangan kasih Tuhan tak pernah lelah untuk menopang kita dan penyertaanNya tidak pernah berubah. Dikatakan, "Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;" (Mazmur 37:23-24). Ini adalah bukti bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan orang-orang yang senantiasa berharap kepadaNya, bahkan sampai kepada anak cucunya (keturun...

Kita Adalah Saksi IMAN

KITA ADALAH SAKSI IMAN Ibrani 6:19 Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita Bagi orang percaya, perhentian Allah mencakup damai sejahteraNya, penyertaan dan perlindungan Tuhan dan kepastian keselamatan. Jaminan Allah dengan keselamatan yang diberikan adalah alasan mengapa pengharapan dapat menjadi sauh yang menjaga kita tetap aman pada saat dibutuhkan (6:18-20). Dunia juga sangat membutuhkan pengharapan: kepastian yang benar dan pasti dari Allah, bahwa dalam masa² yang baik maupun tidak baik, Tuhan lah penentu segalanya yang tidak akan mengecewakan kita. Saat kita percaya kepada TUHAN, kita tahu bahwa Tuhan Yesus menjadikan segalanya baik bagi kita pada waktunya yg di tentukan Tuhan. Kita perlu bertekun dalam Tuhan ketika menghadapi beragam pencobaan dan tekanan hidup. Kita juga didorong untuk bertahan dan berpegang teguh kepada Kristus (2:1-4; 3:7–4:13; 5:11–6:2). Kemudian, di 10:39, kita diingatkan bahwa sebagai umat percaya, “bukanlah orang-orang yang mengundurk...

Allah Beserta Kita

ALLAH BESERTA KITA Keluaran 3:12 Dia berfirman, “Sesungguhnya, Aku akan menyertaimu” Allah memberikan sebuah misi kepada Musa: “Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umatKu, orang Israel, keluar dari Mesir” (Kel. 3:10). Namun, Musa berkata kepada Allah, “Siapakah aku ini?” (ay.11). Musa merasa tidak mampu karena petah lidah, demikian sering kali kita menjawab hal yang sama seperti Musa. Setelah mendengar alasan² yang dilontarkan Musa, Allah bertanya kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Itu adalah tongkat (4:2). Musa melemparkan tongkat itu ke tanah. Tongkat itu pun berubah menjadi ular. Melawan instingnya, Musa memungut ular itu. Ular pun kembali menjadi tongkat (ay.4). Dengan kuasa Allah, Musa menghadapi Firaun. Menggunakan Kekuatan kita sendiri, tentunya tidak akan cukup. Oeh karena itu Allah berkata, “Sesungguhnya, Aku akan menyertaimu” (3:12). Sungguh sebuah hal yang sangat melegakan hati ketika mendengar Tuhan beserta dengan kita, dalam menghadapi tantangan hidup da...

Berkat Damai Sejahtera

BERKAT DAMAI SEJAHTERA Yohanes 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadmu Allah memberi kepada kita yang percaya suatu hadiah yang luar biasa, yaitu karunia damai sejahtera. Sebelum naik ke surga dan meninggalkan para murid, Yesus menghibur mereka dengan janji kehadiran Roh Kudus: Dia “akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu” (Yoh. 14:26). Ketika hati mereka gelisah atau ketakutan, Dia menawarkan kedamaian kepada mereka damai sejahtera Nya sebagai pemberian yang abadi dan tak pernah berkesudahan. Dia sendiri adalah pendamaian kita dengan Allah, dengan orang lain, dan dengan diri sendiri. Janji Tuhan pasti di genapi dalam hidup kita anak anakNya yang selalu berharap dan dekat dengan Tuhan. Kita mungkin tak mampu untuk sabar karena kesehatan yang dibutuhkan orang yang kita kasihi. Kita juga tidak memiliki kesanggupan untuk tetap tenang yang sangat kita butuhkan untuk bertahan di ba...

Berharap Penuh Pada Tuhan

BERHARAP PENUH PADA TUHAN Yesaya 26:4 Percayalah kepada Tuhan selama-lamanya. Ketika Raja Uzia wafat dan sejumlah penguasa korup berkuasa di Yehuda, Nabi Yesaya mengajukan pertanyaan serupa. Siapa yang dapat kita percaya? Allah menanggapi dengan memberi Yesaya penglihatan yang begitu luar biasa sehingga sang nabi pun yakin bahwa Tuhan dapat dipercaya di masa sekarang untuk menuju masa depan yang lebih baik. Yesaya memuji, “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepadaMulah ia percaya” (Yes. 26:3). Sang nabi juga berseru, “Percayalah kepada Tuhan selama-lamanya, sebab Tuhan Allah adalah gunung batu yang kekal” (ay.4). Percaya penuh kepada Tuhan menjadi sesuatu yang mutlak di hidup ini. Karena dengan percaya kepada TUHAN maka kita memberikan ruang yang penuh untuk Tuhan bekerja dalam hidup kita. Ketika pikiran kita tertuju kepada Allah, kita dapat mempercayai Dia bahkan pada masa² yang "berkabut dan membingungkan." Mungkin sekarang kita tidak bisa melihat den...

Kasih Yang Tidak Pura Pura

 KASIH YANG TIDAK PURA PURA 2 Samuel 9:7 Aku pasti akan menunjukkan kasihku kepadamu oleh karena Yonatan, ayahmu Raja Daud bertanya-tanya, “Masih adakah orang yang tinggal dari keluarga Saul? Maka aku akan menunjukkan kasihku kepadanya oleh karena sahabatku Yonatan” (2Sam. 9:1). Mefiboset, putra Yonatan yang “cacat kakinya” (ay.3) karena kecelakaan (lih. 4:4), dibawa menghadap raja. Daud berkata kepadanya, “Janganlah takut, sebab aku pasti akan menunjukkan kasihku kepadamu oleh karena Yonatan, ayahmu; aku akan mengembalikan kepadamu segala ladang Saul, nenekmu, dan engkau akan tetap makan sehidangan dengan aku” (9:7). Daud menunjukkan perhatian yang penuh kasih kepada Mefiboset, dan kemungkinan sang raja akhirnya benar² mengenal Mefiboset (lih. 19:24-30). Kita pun dapat mengangkat orang² yang terpuruk yang putus asa, seperti Daud yang mengangkat mefiboset yang cacat dengan kasih. Tuhan Yesus telah memanggil kita untuk mengasihi orang lain seperti Dia juga mengasihi kita (Yoh. 13:34...

Hidup Dalam Hikmat Tuhan

 HIDUP DALAM HIKMAT TUHAN Efesus 1:17 Supaya Allah memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar Rasul Paulus memuji jemaat di Efesus untuk iman mereka yang terbukti nyata (Ef. 1:15-16). Ia meminta Allah untuk memberikan kepada mereka “Roh hikmat dan wahyu” agar mereka dapat “mengenal Dia dengan benar” (ay.17). Ia berdoa agar Allah menjadikan mata hati mereka “terang”, sehingga mereka dapat memahami pengharapan dan bagian yang Allah janjikan bagi umatNya (ay.18). Memahami bagian yang Tuhan janjikan membutuhkan mata hati yang terang, melalui Roh Kudus kita dapat mengerti akan hal itu. Kita dapat mengenal Tuhan Yesus, Allah kita yang hidup lebih lagi dan menyatakan kuasa, serta otoritasNya dengan penuh keyakinan (ay.19-23). Dengan iman kepada Tuhan Yesus dan saling mengasihi, kita dapat hidup sedemikian rupa sehingga dapat menjadi saksi dan membuktikan kebenaran bahwa segala sesuatu sungguh mungkin bagi Allah. Dalam penjelasan tentang doa-doanya bagi jemaat...

Jiwa Yang Kuat

 JIWA YANG KUAT Mazmur 6:3-4 ‭‭Kasihanilah aku, Tuhan sebab aku merana sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab tulang-tulangku gemetar, dan jiwaku pun sangat terkejut; tetapi Engkau, Tuhan, berapa lama lagi Bekas luka yang tak kasatmata adalah kepedihan mendalam dan menyakitkan yang tak terlihat dari luar tetapi yang masih menimbulkan rasa sakit dan penderitaan yang sangat nyata. Dalam Mazmur 6, Daud menulis tentang pergumulannya yang mendalam dengan kata² pedih yang jujur dan apa adanya. Ia merasa “merana” (ay.3) dan “gentar” (ay.4 ayt). Ia “lesu” karena mengeluh, dan tempat tidurnya dibanjiri air mata (ay.7). Meski Daud tidak mengatakan apa yang menyebabkan penderitaannya, banyak dari kita dapat memahami rasa sakitnya. Kita juga dapat dikuatkan oleh cara Daud menanggapi rasa sakitnya. Di tengah penderitaannya yang tak tertahankan, Daud berseru kepada Allah. Dengan tulus ia mencurahkan isi hatinya, berdoa memohon diberikan kesembuhan (ay.3), penyelamatan (ay.5), dan belas kasihan (ay.10). ...

Jalan Hidup Orang Benar

 JALAN HIDUP ORANG BENAR Amsal 4:19 Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung. Pengetahuan manusia takkan pernah mampu untuk menyelamatkan kita dari kejahatan (Ams. 4:14-16). Meski sudah mengumpulkan pengetahuan yang berlimpah dan menyajikan banyak pemikiran yang mengagumkan,masih saja gagal menahan diri untuk tidak menyakiti satu sama lain. Kita tidak dapat menghentikan “jalan orang fasik,” yaitu jalan kebodohan yang berulang kali orang tempuh dan berujung pada “kegelapan”. Terlepas dari pengetahuan yang terbaik, kita sama sekali tidak tahu “apa yang menyebabkan tersandung” (ay.19). Hanya hikmat Tuhan yang kita butuhkan untuk hidup dalam dunia ini dengan banyak tantangan yang harus kita hadapi. Itulah sebabnya Alkitab mendorong kita: “Perolehlah hikmat, perolehlah pengertian” (ay.5). Kita membutuhkan hikmat, karena dengan hikmat kita diajari tentang apa yang harus kita lakukan dengan pengetahuan kita. Hikmat sejati, yang sun...

Kehidupan Bersama Tuhan

 KEHIDUPAN BERSAMA TUHAN Ulangan 30:19 Kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan. Musa berkata, “Kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian. . . . Pilihlah kehidupan” (Ul. 30:19). Mereka dapat menaati hukum-hukum Allah dan hidup dengan sejahtera, atau sebaliknya, berpaling dariNya dan hidup dengan konsekuensi “kematian dan kecelakaan” (ay.15). Kita juga harus memilih cara hidup kita. Kita dapat memilih sukacita dengan mempercayai janji² Allah bagi hidup kita. Sebaliknya, kita juga dapat memilih untuk berfokus pada hal² negatif dan sulit dalam perjalanan kita, dan membiarkan semua itu merampas sukacita kita. Kita memang perlu berlatih dan bersandar pada Roh Kudus untuk menolong kita, tetapi kita dapat memilih sukacita karena kita tahu bahwa “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia” (Rm. 8:28). Pilihan menentukan langkah kita dan kita pasti memilih kehidupan yaitu memilih untuk te...

Tetap Melayani Tuhan

 TETAP MELAYANI TUHAN 1 Timotius 4:10 _Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya_ Timotius masih kecil ketika sang ibu dan nenek mendidiknya dalam iman (2Tim. 1:5). Kemungkinan ia sudah menjadi seorang pemuda ketika bertemu Rasul Paulus, yang melihat potensi dalam diri Timotius untuk melayani Allah. Paulus pun mengajaknya ikut dalam perjalanan pelayanannya (Kis. 16:1-3). Paulus menjadi mentor Timotius dalam pelayanan dan kehidupannya. Ia mendorong Timotius untuk belajar, bersikap berani saat menghadapi ajaran palsu, dan menggunakan karunianya dalam melayani Allah (1Tim. 4:6-16). Cara yang sama dapat kita lakukan untuk anak² kita supaya mereka memiliki iman yang teguh dalam Tuhan. Mengapa Paulus ingin Timotius tetap setia melayani Allah? Ia menulis, “Karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia” (ay.10). Tuhan Yesus ...

Rindu Kediaman Allah

 RINDU KEDIAMAN ALLAH Filipi 1:23-24 Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus – itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. Dalam keadaan menjelang akhir hidupnya, Paulus menulis, “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. . . . Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu” (Flp. 1:21,23-24). Sekalipun ingin sekali tinggal di dunia demi menolong sesamanya, Paulus sangat merindukan kediaman surgawinya bersama Kristus. Keyakinan iman seperti itu akan mengubah cara kita memandang kematian, suatu momen ketika kita berpindah dari kehidupan ini kepada kehidupan abadi. Pengharapan yang kita pegang juga dapat memberikan penghiburan besar bagi orang lain yang sedang menghadapi kehilangan dalam hidup mereka. Meskipun kita berduka atas kepergian orang² yang kita kasihi, ...

Hidup ku Bukannya Aku Lagi Tapi Kristus Dalam Ku

HIDUPKU BUKANNYA AKU LAGI TAPI KRISTUS DALAM KU 1 Yohanes 5:1 Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah. Pesan Rasul Yohanes sangat jelas: “Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah” (1Yoh. 5:1). Kita dapat “mengalahkan dunia,” seperti yang dikatakan Yohanes (ay.4), hanya dengan percaya kepada Yesus. Bukan dengan pengetahuan akan Dia, melainkan oleh iman yang teguh dan tulus yang ditunjukkan lewat keyakinan kita pada apa yang telah dilakukanNya bagi kita di kayu salib.  “Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup” (ay.11-12). Bagi semua yang telah menemukan kehidupan di dalam Yesus, ini menjadi kesaksian yang sangat menguatkan. Menjadi sangat bersyukur karena hidup ini menemukan kebenaran yang sejati di dalam Tuhan Yesus sehingga kita menerima keselamatan dan hidup kekal.  Surat Rasul Yohanes (1, 2, 3 Yohanes) bisa dianggap ri...

Bertemu Dengan Tuhan Dalam Kemuliaan

 BERTEMU DENGAN TUHAN DALAM KEMULIAAN 1 Korintus 13:12 Sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Ketika kita sungguh² mempelajari Alkitab, Roh Kudus memberi kita mata iman untuk dapat melihat kebenaran Firman TUHAN Yesus, “gambar Allah yang tidak kelihatan” (Kol. 1:15). Namun, meskipun Roh Kudus telah membuka mata hati kita, terus kita bertumbuh dalam pengenalan akan Allah melalui Kitab Suci, di dunia ini kita hanya dapat melihat sekilas kebesaranNya yang tak terbatas. Kita baru akan melihat Dia dengan sempurna ketika masa hidup kita di dunia telah selesai atau ketika Yesus memenuhi janjiNya untuk datang kembali (1Kor. 13:12). Dan kita bersama sama Tuhan Yesus dalam kemuliaan. Kita tidak membutuhkan kacamata khusus pada momen penuh sukacita itu momen ketika kita bertemu Kristus muka dengan muka, dan mengenal Dia seutuhnya, sebagaimana Dia mengenal kita masing² sebagai anggota tubuh Kristus yang terkasih, ya...

Indah Di Pemandangan Tuhan

 INDAH DI PEMANDANGAN TUHAN Efesus 2:10 Kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik Dalam Efesus 2:10, kata "buatan" yang kadang diterjemahkan sebagai “hasil karya” atau “mahakarya”, berasal dari kata Yunani. Dari kata ini kita memperoleh kata “poetry” (puisi). Allah telah menciptakan kita sebagai suatu karya seni, puisi yang hidup. Namun, diri kita sebagai karya seni telah menjadi rusak oleh karena dosa. “Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu” (ay.1). Allah sedang memulihkan kita, mahakaryaNya: “Allah yang kaya dengan rahmat, . . . telah menghidupkan kita” (ay.4-5). Saat menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan, kita mendapatkan kekuatan karena mengetahui bahwa Tuhan sedang bekerja: “Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya” (Flp. 2:13). Ketahuilah bahwa Allah terus bekerja di dalam diri kamu untuk menyingkapkan mahakaryaNya. Sesungguhnya Allah terus b...