Bertemu Dengan Tuhan Dalam Kemuliaan

 BERTEMU DENGAN TUHAN DALAM KEMULIAAN

1 Korintus 13:12

Sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka.

Ketika kita sungguh² mempelajari Alkitab, Roh Kudus memberi kita mata iman untuk dapat melihat kebenaran Firman TUHAN Yesus, “gambar Allah yang tidak kelihatan” (Kol. 1:15). Namun, meskipun Roh Kudus telah membuka mata hati kita, terus kita bertumbuh dalam pengenalan akan Allah melalui Kitab Suci, di dunia ini kita hanya dapat melihat sekilas kebesaranNya yang tak terbatas. Kita baru akan melihat Dia dengan sempurna ketika masa hidup kita di dunia telah selesai atau ketika Yesus memenuhi janjiNya untuk datang kembali (1Kor. 13:12). Dan kita bersama sama Tuhan Yesus dalam kemuliaan.

Kita tidak membutuhkan kacamata khusus pada momen penuh sukacita itu momen ketika kita bertemu Kristus muka dengan muka, dan mengenal Dia seutuhnya, sebagaimana Dia mengenal kita masing² sebagai anggota tubuh Kristus yang terkasih, yaitu gereja. Roh Kudus memenuhi kita dengan iman, pengharapan, dan kasih yang kita butuhkan dalam dunia ini untuk tetap berdiri teguh, sampai saatnya kita bertatap muka dengan Juruselamat kita yang hidup.

Dalam Alkitab Terjemahan Baru, 1 Korintus 13:12 menyatakan: “Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka.” Perhatikan ungkapan suatu gambaran yang samar², yang di dalam Terjemahan Lama dipakai kata kelam. Dalam bahasa Yunani, kata tersebut adalah ainigma (hanya dipakai di sini di dalam Perjanjian Baru), asal kata enigma, yang berarti “teka-teki; tidak jelas (tentang ucapan); misterius” (KBBI). Ada yang meyakini bahwa Paulus sedang mengacu kepada Bilangan 12 ketika ia menggunakan istilah itu. Allah meneguhkan Musa dan pelayanannya dengan perkataan berikut: “Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diriKu kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi. Tetapi bukan demikian hambaKu Musa . . . Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN” (ay. 6-8). 

Sekarang kita dengan iman selalu berhadapan dalam roh dengan Tuhan dalam hadirat Nya ketika kita berdoa, Allah yang penuh kemuliaan Nya selalu memberikan kekuatan dan pertolongan serta kasih setia Nya setiap hari. Oleh karena itu mari kita bersyukur dan terus lekat dekat dengan Tuhan dalam doa² yaitu dalam hadirat Nya. Sampai pada waktunya kita nyata bertemu Tuhan dalam kemuliaan yaitu pada saat Tuhan kembali

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil