Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

Pengambilan Keputusan

Bilangan 13:30 Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya Meski beberapa saudara sebangsa mereka berkecil hati, Kaleb dan Yosua juga menunjukkan pengharapan dan optimisme setelah mengintai tanah Kanaan (Bilangan 14:6-9). Allah telah berjanji memberikan daerah itu kepada Israel, dan Kaleb berkata, “Kita akan . . . menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya” (13:30). Namun, para pengintai yang lain merasa bahwa itu tidak mungkin, karena orang Kanaan terlalu kuat dan kota-kota mereka dibentengi dengan sangat baik (ay.28,31-33). Perbedaan nya adalah orang yang sungguh sungguh percaya dan tidak, ketika benar benar mempercayai janji dan Firman Tuhan maka  langkah nya menjadi penuh keyakinan.  Tantangan yang mereka hadapi memang serius, tetapi iman Kaleb didasarkan pada kesetiaan Allah kepada umatNya dalam pergumulan mereka di masa lalu. Umat Allah akhirnya berhasil menaklukkan Kanaan, dan Kaleb pun menerima bagiannya karena ia telah...

Turuti Teladan Kristus

1 Korintus 11:1 Ikutilah teladanku, sama seperti aku juga mengikuti teladan Kristus. Dalam 2 Tesalonika 3, Paulus menyebutkan contoh-contoh perilaku yang tidak patut ditiru (gaya hidup yang malas-malasan, tidak mau bekerja, dan sibuk mencampuri urusan orang lain; ay.6,11 dan untuk meniru teladan integritas yang ada pada dirinya dan para pemimpin lainnya (ay.7-10). Ia juga mendorong mereka: “Janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik” (ay.13). Paulus tahu bahwa pada akhirnya teladan dirinya hanya layak ditiru sejauh hal itu menunjukkan ketergantungan kepada Kristus (1Kor. 11:1). Kita akan dapat bertumbuh di dalam anugerah dan hikmat hanya jika kita hidup berakar di dalam iman dan kuasa Kristus.  Dalam 2 Tesalonika 2, sebagian orang percaya berhenti bekerja. Orang-orang ini sibuk mencampuri urusan orang lain dan mengancam kesatuan dari komunitas (3:11 BIMK). Mereka tidakmenaati ajaran Firman Tuhan dan menolak teladan sang rasul untuk bekerja mencari nafkah (ay. 7-10). Jemaat harus ter...

Taat Dalam Kebenaran

Amsal 28:13 bimk Siapa menyembunyikan dosanya tidak akan beruntung. Siapa mengakui dan meninggalkannya, akan dikasihani Tuhan. Sungguh sebuah kebodohan untuk terus menuruti hal-hal yang bertentangan dengan Tuhan dan “ajaranNya” (Ams. 28:9 TSI), dengan berupaya untuk mengabaikan, menyembunyikan, atau membenarkan hal-hal tersebut. Penulis amsal mengatakan, “Siapa menyembunyikan dosanya tidak akan beruntung. Siapa mengakui dan meninggalkannya, akan dikasihani Tuhan” (ay.13 ). Ketika kita mengakui dosa-dosa kita kepada Tuhan, Kitab Suci menyatakan bahwa Dia akan menyucikan kita dari dosa dengan anugerahNya yang berlimpah. “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni . . . dan menyucikan kita dari segala kejahatan” (1Yoh. 1:9). Jadi, marilah memohon kepada Allah agar Dia menolong kita untuk jujur mengakui dosa-dosa kita sebelum racun merasuk ke dalam hati kita dan dalam kehidupan sesama. Kitab Amsal diikuti dengan Kitab Pengkhotbah, Amsal menyedia...

ALLAH TELAH MENGASIHI KITA

 Ulangan 10:19 Haruslah kamu menunjukkan kasihmu kepada orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir. Perintah yang diberikan kepada bangsa Israel itu terambil dari bagian Alkitab yang diawali dengan pengingat bahwa seluruh bumi adalah kepunyaan Allah.(ay.17). Namun, Allah memilih untuk mengasihi bangsa Israel (ay.15). Dia juga peduli kepada orang-orang yang kurang beruntung dan berada pada situasi sebagai orang asing (ay.18), termasuk para pendatang yang bukan bagian dari bangsa Israel. Sewaktu bangsa Israel menetap di tanah mereka yang baru, mereka harus meneladani kasih Allah dan mempedulikan orang-orang yang memerlukan bantuan, terutama karena mereka sendiri pernah mengalami pergumulan sebagai bangsa asing (ay.19). Bagaimana dengan hidup kita apakah kita sudah mengamalkan kasih kepada semua orang. Maka mari kita melakukan nya karena kita mengerti kebenaran. Jika kita telah bekerja cukup lama dalam suatu pekerjaan atau tinggal di tempat yang sama selama b...

Ikut Kehendak Tuhan

Rut 1:16 Ke mana engkau pergi, aku pun akan pergi. Di tempat engkau akan menetap, aku pun akan menetap Ketika suami dan kedua putranya meninggal, Naomi menghadapi kemelaratan dan perjalanan panjang kembali ke tanah kelahirannya. Naomi menyuruh Rut, menantu perempuannya yang telah menjanda, untuk tetap tinggal di Moab dan mencari kehidupan baru untuk dirinya sendiri (Rut 1:8-9). Rut merespons, “Jangan memaksa aku untuk meninggalkan engkau dan berbalik dari mengikut engkau. Sebab, ke mana engkau pergi, aku pun akan pergi” (ay.16 ayt). Rut dengan setia mendampingi Naomi ke negeri yang asing baginya dan membantu menafkahi keluarga mereka. Kesetiaan Rut mengubah keluarga mereka yang sempat hancur menjadi warisan yang luar biasa. Jauh di kemudian hari, cicit Rut yang bernama Daud akan menjadi raja Israel dan disebut sebagai pria yang berkenan di hati Allah. Rancangan dan rencana Tuhan Yesus untuk setiap kita adalah yang terbaik. Menghadapi penderitaan terasa berat dan mungkin menakutkan. Na...

Pribadi Orang Percaya

Efesus 4:2 fayh Hendaklah Saudara rendah hati dan lemah lembut. Bersabarlah seorang terhadap yang lain serta tenggang-menenggang dengan kasih Tuhan Yesus memperlakukan orang lain. Dia tidak terburu-buru. Dia memiliki belas kasihan terhadap orang-orang dan menyempatkan diri untuk menghibur, mengajar, dan menunjukkan kasih kepada mereka yang Dia temui. Sebagai orang percaya, kita dipanggil “supaya hidup kita sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu” (Ef. 4:1). Rasul Paulus mengatakan bahwa hal itu termasuk bersikap “rendah hati dan lemah lembut. Bersabar seorang terhadap yang lain dengan kasih” (ay.2 fayh), dan berusaha sekuat tenaga untuk hidup rukun dalam kedamaian dan kesatuan dengan sesama (ay.3). Kita mungkin tidak tahu kesulitan apa yang sedang dihadapi orang lain, tetapi kita dapat bersabar terhadap mereka. Marilah menjadi ungkapan kasih Yesus kepada setiap orang yang kita temui dalam keseharian kita. Pribadi Tuhan Yesus menjadi teladan, dan kita me...

Iman Yang Terjaga Di usia Lanjut

 Yesaya 46:3-4 bimk Aku telah memelihara kamu sejak kamu dilahirkan. Aku tetap Allahmu sampai kamu tua; . . . Aku menjadikan kamu dan tetap memelihara kamu. Tidak perlu penelitian ilmiah untuk menyatakan sesuatu yang sudah jelas seperti kita semua bertambah tua. Kitab Suci pun banyak berbicara tentang fakta tersebut. Kata-kata dalam Kitab Yesaya ditujukan kepada umat Israel yang sudah menua dan lelah, tetapi seperti kata seorang penafsir, janji kepada Israel ini, yang sudah lemah dan menua sebagai suatu bangsa, juga berlaku untuk setiap pengikut Kristus yang menua. Sang nabi mengingatkan kita pada pemeliharaan Allah di sepanjang hidup setiap orang yang sudah setia kepadaNya: “Aku telah memelihara kamu sejak kamu dilahirkan” (Yes. 46:3 bimk). Jadi, di saat kita bergumul dengan usia yang semakin lanjut, kita diingatkan bahwa Allah masih menyertai kita. Dia berjanji: “Aku tetap Allahmu sampai kamu tua; dan tetap menjaga kamu sampai kamu beruban” (ay.4 bimk). Berapa pun usia kita berpe...

Terus Berdoa

Wahyu 5:8 Masing-masing memegang . . . sebuah cawan emas yang penuh dengan kemenyan, yang adalah doa orang-orang kudus Alkitab mengatakan bahwa Allah juga memiliki harta yang tidak terduga, sesuatu yang mungkin tidak kita sangka. Dalam Kitab Wahyu, ada takhta di surga yang dikelilingi oleh “empat makhluk” dan “dua puluh empat tua-tua”, tersungkur di hadapan Yesus dalam penyembahan (psl. 4-5). Masing-masing dari mereka memegang “cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus” (5:8). Pada zaman dahulu, kemenyan adalah sesuatu yang bernilai, dan digunakan para raja (ingat emas, kemenyan, dan mur yang dipersembahkan kepada Yesus di Matius 2:11). Doa-doa kita mungkin terasa sederhana , tetapi Allah ingin kita untuk selalu membawa doa-doa itu kepadaNya. Allah senang kalau kita anak anakNya selalu menyembah dan berbicaralah kepada Bapa. Wahyu 5 menekankan keberhargaan Yesus karena hidupNya yang suci dan pengorbananNya yang penuh kasih bagi kita. KeberhargaanNya menunjukkan ke...

Kasih Tuhan Yang Sempurna

 Keluaran 15:25 Musa berseru-seru kepada Tuhan. Ketika bangsa Israel memasuki padang gurun Syur, mereka baru saja mengalami kelepasan oleh Allah di Laut Merah (Kel. 14). Meski demikian, pertolonganNya yang ajaib itu nampaknya telah dilupakan orang Israel saat mereka menggerutu tentang tidak adanya air minum di padang gurun (15:22-24). Kata Ibrani untuk “bersungut-sungut” menunjukkan pemberontakan terhadap Allah. Reaksi orang Israel yang jengkel itu sangat berbeda dengan respons Musa yang berseru meminta pertolongan Allah (ay.25). Kemudian, Allah dengan murah hati menyediakan air bagi umatNya (ay.25-27). Di saat kesulitan menerpa, kita dapat menolak untuk bersungut-sungut dan memilih untuk meminta pertolongan Allah, seperti yang dilakukan oleh Musa. PertolonganNya dapat datang dalam rupa mukjizat yang ajaib, kehadiran orang lain, maupun kekuatan untuk bertahan. Apa pun itu, kita percaya bahwa Dia selalu mendengarkan dan mempedulikan kita. Allah Setia dengan janjiNya, firmanNya ya d...

Bapa Yang Mengasihi

Lukas 15:24 Anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Prumpamaan yg menceritakan seorang pemuda pergi meninggalkan ayahnya untuk “hidup berfoya-foya”, tetapi tidak lama kemudian terjerumus dalam masalah (Luk. 15:13-14). Ketika ia “menyadari keadaannya” (ay.17) dan pulang ke rumah, sang ayah berlari dari jauh untuk merangkulnya sebelum ia sempat meminta ampun (ay.20). “Anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali,” seru ayahnya dengan penuh sukacita, “ia telah hilang dan didapat kembali” (ay.24). Dalam kisah ini, sang ayah mewakili Allah, anaknya menggambarkan kita, dan perayaan meriah melambangkan sukacita surgawi yang berlangsung saat kita berpaling kembali kepada Bapa kita di surga. Pengampunan mengangkat beban dari hati pihak yang bersalah. Namun, seperti hadiah, apa yang ditawarkan kepada kita haruslah diterima. TanganNya selalu terbuka, menanti tanggapan kita. Dia Bapa yang sangat mengasihi anak anakNya.  Lukas 15 memuat tiga peru...