Kasih Tuhan Yang Sempurna
Keluaran 15:25
Musa berseru-seru kepada Tuhan.
Ketika bangsa Israel memasuki padang gurun Syur, mereka baru saja mengalami kelepasan oleh Allah di Laut Merah (Kel. 14). Meski demikian, pertolonganNya yang ajaib itu nampaknya telah dilupakan orang Israel saat mereka menggerutu tentang tidak adanya air minum di padang gurun (15:22-24). Kata Ibrani untuk “bersungut-sungut” menunjukkan pemberontakan terhadap Allah. Reaksi orang Israel yang jengkel itu sangat berbeda dengan respons Musa yang berseru meminta pertolongan Allah (ay.25). Kemudian, Allah dengan murah hati menyediakan air bagi umatNya (ay.25-27).
Di saat kesulitan menerpa, kita dapat menolak untuk bersungut-sungut dan memilih untuk meminta pertolongan Allah, seperti yang dilakukan oleh Musa. PertolonganNya dapat datang dalam rupa mukjizat yang ajaib, kehadiran orang lain, maupun kekuatan untuk bertahan. Apa pun itu, kita percaya bahwa Dia selalu mendengarkan dan mempedulikan kita. Allah Setia dengan janjiNya, firmanNya ya dan amin.
Di fase awal peristiwa Keluaran, Allah kembali memperkenalkan diri kepada umatNya, yang telah meninggalkan Dia setelah lebih dari empat abad diperbudak di Mesir. Dengan kesepuluh tulah, Allah menunjukkan keunggulanNya. Di Laut Merah, Dia menunjukkan keunggulanNya dan kuasaNya atas Firaun dan tentaranya. Sekarang, di tengah padang gurun yang terletak antara Laut Merah dan Gunung Sinai, Allah menunjukkan kuasaNya atas kondisi gurun yang keras dengan memaniskan mata air pahit di Mara bagi umatNya. Sepotong kayu di?Keluaran 15:25 sebagai lambang salib, yang memaniskan hidup yang pahit. Di Gunung Sinai, Allah terus menyatakan diriNya kepada umatNya yang sering berkeluh kesan melalui tanda, mukjizat, dan hukum Taurat. Akan tetapi, penyataan Allah yang terbesar baru datang berabad-abad kemudian dalam diri Yesus (Ibrani 1:1-4).
Sungguh Allah hadir dalam kehidupan anak anakNya melepaskan dari kutuk dosa, dan membebaskan dari hukumam kekal, bersyukur Tuhan menjamin keselamatan dan pemeliharaan atas setiap kita anak anak Nya.
Komentar
Posting Komentar