Kecil Dan Sederhana

KECIL DAN SEDERHANA

Lukas 16:10a

"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar."

Mencapai puncak gunung diawali oleh pijakan pertama. Olahragawan mampu mencapai garis finis dan menjadi juara juga bermula dari langkah awal yang baik. Segala sesuatu yang besar bermula dari hal² yang kecil terlebih dahulu. Pohon nangka yang besar dan berbuah lebat serta tampak rindang di belakang rumah kita pun juga berasal dari satu biji nangka yang kecil. Coba renungkanlah itu. Semuanya di mulai dari hal yang kecil, Tuhan mengajari kita untuk menghargai hal² kecil dan sederhana dari setiap kita, karena dari situlah akan kita lihat perkara² yang ajaib dan besar. Menghargai bersyukur menunjukkan sikap hati yang benar.

Dalam perumpamaan tentang biji sesawi Tuhan Yesus berkata, "Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya." (Matius 13:32). Karena itu jangan pernah meremehkan perkara² kecil yang tampaknya sederhana. Untuk menjadi besar kita harus bersedia memulai sesuatu dari yang kecil. Perkara yang kecil bermula dari apa yang ada pada kita saat ini. Apa yang kita miliki adalah permulaan dari segala sesuatu yang akan kita miliki di masa yang akan datang: pekerjaan atau profesi yang kita jalani, pelayanan yang dipercayakan kepada kita, talenta, harta yang kita miliki dan lain-lain. Jangan sampai kita seperti orang yang memiliki satu talenta, yang hanya menyimpan talentanya itu di dalam tanah dan tidak mengembangkannya (baca Matius 25:24-30). Mari kita kerjakan dengan setia apa pun yang dikaruniakan Tuhan bagi kita, supaya pada saatnya, perkara² besar atau hal² yang tidak terpikirkan, akan disediakanNya bagi kita. "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." Kunci nya mengasihi Tuhan dan bekerja keras tentunya.(1 Korintus 2:9).

Tuhan Yesus memulai pelayananNya dari bawah. Karena kesetiaan dan ketaatanNya pada Bapa dari hal² kecil, mengubah air biasa menjadi anggur yang terbaik., air melambangkan apa yang ada dalam hidup kita yang mungkin itu di anggap kecil dan sederhana tetapi dari air itu terjadi hal yang besar "...Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama," (Filipi 2:9). Yusuf, sebelum menjadi orang ke dua di Mesir, terlebih dulu dia setia dan tekun melakukan perkara² kecil, sehingga pada saatnya ia beroleh kepercayaan terhadap hal² yang besar.

Apa pun yang Tuhan percayakan kepada kita, mari kita kerjakan dengan setia, karena ini adalah permulaan dari perkara-perkara besar. 

Semuanya tergantung dari kita apakah kita menghargai hal² kecil yang sederhana atau tidak, jika kita melakukan nya dengan setia setiap pemberian Tuhan maka Tuhan akan percayakan sesuatu yang besar untuk kemuliaan Tuhan. Apakah yang ada sekarang adalah sesuatu yang kecil atau besar adalah bagaimana masing-masing dari kita menyikapinya dan bagaimana kita mensyukuri nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil