Kehidupan Bersama Tuhan
KEHIDUPAN BERSAMA TUHAN
Ulangan 30:19
Kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan.
Musa berkata, “Kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian. . . . Pilihlah kehidupan” (Ul. 30:19). Mereka dapat menaati hukum-hukum Allah dan hidup dengan sejahtera, atau sebaliknya, berpaling dariNya dan hidup dengan konsekuensi “kematian dan kecelakaan” (ay.15).
Kita juga harus memilih cara hidup kita. Kita dapat memilih sukacita dengan mempercayai janji² Allah bagi hidup kita. Sebaliknya, kita juga dapat memilih untuk berfokus pada hal² negatif dan sulit dalam perjalanan kita, dan membiarkan semua itu merampas sukacita kita. Kita memang perlu berlatih dan bersandar pada Roh Kudus untuk menolong kita, tetapi kita dapat memilih sukacita karena kita tahu bahwa “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia” (Rm. 8:28). Pilihan menentukan langkah kita dan kita pasti memilih kehidupan yaitu memilih untuk tetap mempercayai janji Tuhan dan FirmanNya.
Di Ulangan 30:15, Musa memakai yang disebut metonomia, yaitu perbandingan dua hal yang mempunyai sebab-akibat. Ketika ia menyatakan akan menghadapkan kepada bangsa Israel “kehidupan dan keberutungan, kematian dan kecelakaan,” ia sedang menunjukkan dampak keputusan mereka untuk membantu mereka melihat betapa pentingnya pilihan mereka. Tentu saja, tidak ada orang yang akan memilih kematian dan kecelakaan. Namun, tindakan mereka akan membawa kepada kehidupan dan keberuntungan, atau sebaliknya kematian dan kecelakaan. Dalam pasal 28, ia mengungkapkan berkat yang tersedia bagi mereka yang melakukan perintah Allah (ay. 1-14) dan kutuk bagi mereka yang tidak patuh (ay. 15-68).
Pilih lah Mengasihi Tuhan dan kita akan menerima anugerah kemurahan Tuhan Yesus yang selalu akan mengikuti kita sepanjang hidup kita.
Komentar
Posting Komentar