Yakin Dan Percaya
YAKIN DAN PERCAYA
Amsal 19:21
"Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana."
Siapa pun kita pasti tidak ingin gagal. Kegagalan seringkali menjadi hal yang tidak diinginkan.
Sebagai orang percaya kita tidak perlu takut dengan kegagalan asal kita menyerahkan segala rencana hidup kita kepada Tuhan. Paulus menasihati, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." (Filipi 4:6), sebab oleh karena kehendak Tuhanlah segala sesuatunya dapat terjadi. Jika rencana dan kehendak kita selaras dengan kehendak Tuhan pasti semuanya akan terlaksana, sebab "...Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal." (Ayub 42:2). Ketakutan itu salah satu tanda bahwa seseorang itu ragu dan tidak percaya kepada kuasa Tuhan.
Rasa takut itu digunakan Iblis untuk membelenggu kita sehingga kita enggan untuk melangkah. Jika Yosua dan Kaleb terus dihantui oleh ketakutan tidak akan pernah menginjakkan kakinya dan menikmati Tanah Perjanjian (Kanaan), seperti yang dialami oleh 10 pengintai lainnya. Oleh karenanya kita harus bisa mengalahkan rasa takut itu dan mengarahkan pandangan kepada Tuhan.
Kalahkan rasa takut dengan cara percaya kepada kuasa Tuhan seperti yang dilakukan Daud. "Tuhan dipihakku. Aku tidak akan takut." (Mazmur 118:6) dan "Adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk Tuhan?" (Kejadian 18:14a). Jika kita sadar bahwa kita ini tidak sendiri dalam menjalani hidup ini, tetapi ada Tuhan yang senantiasa menyertai kita dengan kuasaNya yang tak terbatas itu, maka kita akan berani menghadapi apa pun dalam hidup ini. Kepada Yosua Tuhan berfirman, "Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." (Yosua 1:5).
Kita senantiasa berjalan bersama Tuhan dan tidak ada yang perlu ditakutkan, sebab Roh yang ada di dalam kita lebih besar dari roh apa pun yang ada di dunia.
Hidup tanpa campur tangan Tuhan itulah sumber ketakutan kita. Karena Kita tidak bisa hidup tanpa Tuhan.
Memiliki keyakinan di dalam Kristus Yesus Tuhan kita bukanlah hal yang hanya sesaat, tetapi terus menerus setiap saat selama kita hidup. Maka di situlah letak kekuatan kita karena kita senantiasa berharap penuh kepada Tuhan dan bertekun bekerja keras, senantiasa dekat dengan Tuhan
Komentar
Posting Komentar