Bau Harum Hidup Kita

 


BAU HARUM HIDUP KITA


2 Korintus 2:15


Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus.


Alkitab menggunakan wewangian sebagai pengingat.Dalam Kitab Hosea, pengampunan Allah atas bangsa Israel digambarkan “berbau harum seperti yang di Libanon” (Hos. 14:7). Kemudian, urapan Maria di kaki Yesus, yang membuat seisi rumah “bau minyak semerbak” (Yoh. 12:3), mengacu pada kematian Yesus yang akan datang (lih. ay.7). Bau yang harum melambang kan kehidupan kita yang selalu ada kebenaran dan yang menyenangkan hati Tuhan.


Bau yang harum dari hidup kita adalah kesaksian iman yang kita bagikan kepada orang-orang di sekitar kita. Rasul Paulus menjelaskan demikian: “Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa” (2Kor. 2:15). Kehidupan Kita di tengah masyarakat menjadi contoh yang baik sehingga memuliakan Tuhan itu menjadi bau yang harum dari hidup kita. 


Kalau kita mencium aroma biji kopi sebagai contoh atau bau yang harum lainnya maka itu memberikan kegembiraan atau menyenangkan hati, biarlah hidup kita menghasilkan bau harum dari Yesus dan kasihNya yang dapat memberikan kesaksian bagi orang lain bahwa mereka memerlukan Yesus untuk keselamatan jiwanya.


Yesus sudah berbicara terbuka mengenai kematianNya, tetapi para murid tetap tidak memahaminya. Namun, Maria tampaknya memahami hal itu, mungkin karena ia senang mendengarkan Tuannya dengan cermat (lihat Lukas 10:38-42). Setelah Kristus membangkitkan Lazarus, saudara Maria (Yohanes 11:38-44), imam-imam kepala dan orang-orang Farisi "sepakat untuk membunuh Dia" (ay.53). Oleh karena itu, Yesus "berangkat dari situ ke daerah dekat padang gurun" (ay.54). 


Namun sekarang, Dia kembali ke tempat Maria dan Marta berada, yaitu di Betania, suatu kota di bawah bukit dari Yerusalem (Bukit Zaitun). Di Betania, Dia yang membangkitkan orang mati sedang bersiap menyambut kematianNya sendiri. Sikap Maria yang boros menjadi bagian penting dari persiapan itu. Yudas mencemooh tindakan Maria yang indah tersebut, tetapi Yesus membelanya. "Biarkanlah dia melakukan hal ini," kataNya, "mengingat hari penguburanKu" (12:7).


"Boros" dalam tanda kutip jor joran dalam mengasihi dan menyenangkan hati Tuhan merupakan hal yang baik harus kita lakukan dlm kehidupan sehari-hari artinya kita mengagungkan dan menyembah Tuhan setiap saat dlm hidup kita. Sehingga kebenaran bertumbuh dan menjadi bau yang harum dlm kehidupan kita.


Menjadi kesaksian yang baik dari kehidupan kita dan selalu menyenangkan hati Tuhan adalah bau yang harum sehingga orang lain mengenal Tuhan Yesus dan diselamatkan dan nama Tuhan Yesus di muliakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil