Hidup Bersama Tuhan Di Sorga
HIDUP BERSAMA TUHAN DI SORGA
1 Tesalonika 4:17
Kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
Rasul Paulus menegaskan bahwa orang percaya tidak perlu berduka “seperti orang-orang lain” (1Tes. 4:13). “Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia” (ay.14). Paulus meyakini kedatangan Yesus yang kedua kali dan menyatakan bahwa semua orang percaya akan tinggal dengan Tuhan Yesus selamanya (ay.17). Hal ini memberikan pengharapan bagi kita bahwa ketika kita meninggal akan di kumpulkan bersama dgn Tuhan, dan kita pun percaya org2 yg kita cintai yg percaya kpd Tuhan Yesus yg sudah meninggal mereka pun ada bersama dgn Tuhan.
Janji Allah mengenai reuni surgawi dapat membawa penghiburan saat kita berduka karena kehilangan orang terkasih yang sudah mempercayai Yesus. Janji masa depan tentang hidup kekal bersama Raja kita yang telah bangkit juga memberi pengharapan yang abadi, ketika kita memikirkan tentang kekekalan kita sendiri, hingga harinya Yesus datang kembali atau memanggil kita pulang kepadaNya. Kita sepatutnya bersyukur karena kita percaya kpd Yesus maka kita memiliki hidup kekal itu, inilah yg memberikan kekuatan dan pengharapan bagi kita karena setelah mati kita memiliki kehidupan kekal sehingga tdk menjadi bingung dan bertanya akan kematian, lain hal nya dgn org yg blum percaya akan Tuhan Yesus tentunya mereka masih bingung dan ragu akan kah ke sorga..?
Dalam 1 Tesalonika 4:13-18, Paulus menulis kepada jemaat Tesalonika tentang nasib orang-orang percaya yang telah meninggal dunia. Perkataannya didorong oleh keprihatinan yang dimiliki para pembacanya. Orang-orang yang baru percaya tersebut sempat mengharapkan Kristus akan datang kembali dalam waktu dekat, dan, sama seperti para murid, mereka berpikir bahwa Dia akan mendirikan kerajaan duniawi. Bagi mereka, itu berarti bahwa mereka yang meninggal dunia sebelum kedatanganNya kembali tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Keprihatinan itu membuat mereka sangat berduka, jadi Paulus menulis kepada mereka tentang pengharapan kebangkitan, agar mereka tidak berdukacita tanpa pengharapan (ay.13). Sebaliknya, mereka harus berpengharapan bahwa saudara-saudara seiman yang meninggal dalam Tuhan akan benar-benar mengalami hidup bersamaNya. Bahkan, pada waktu Kristus datang kembali, mereka sudah ada bersama dengan Dia dalam kekekalan, lebih dahulu dari kita yang masih hidup (ay.17). Tuhan mau datang kembali ke dunia untuk menghakimi dunia, tetapi bagi kita org percaya, kita akan ada dlm kemuliaan bersama Tuhan Yesus.
Terus membangun iman karena kita org2 yg percaya kpd Tuhan Yesus memiliki kekekalan, kita memiliki kepastian sorga dan kita tdk takut akan kematian. Tuhan telah menyiapkan tempat di sorga bagi setiap org yg sungguh2 percaya dan taat kepada Nya dengan segenap hati

Komentar
Posting Komentar