Kepercayaan Penuh Pada Tuhan
2 Tawarikh 20:18
Lalu berlututlah Yosafat dengan mukanya ke tanah . . . dan menyembah kepada Tuhan
Yosafat raja Yehuda, bergumul bukan dengan rasa sakit, melainkan dengan ancaman dari musuh-musuhnya (2Taw. 20:1-2). Raja menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari Tuhan (ay.3). Seluruh bangsa Yehuda juga ikut mencari pertolongan dari pada Tuhan (ay.4). Allah mendengar doa-doa mereka, lalu RohNya menghinggapi seorang Lewi bernama Yahaziel, yang menyampaikan pesan penghiburan Allah bagi sang raja: Janganlah kamu takut dan terkejut . . . Tuhan akan menyertai kamu (ay.15,17). Kemudian “berlututlah Yosafat dengan mukanya ke tanah” dan semua orang sujud di hadapan Tuhan dan menyembah kepada-Nya (ay.18).
Pada masa-masa yang sulit dan menyakitkan, dapat mengalami peetolongan Tuhan melalui cara yang ajaib. Ketika Tuhan menolong mari tunduk pada kehendakNya dalam sikap hati yang penuh doa, akhirnya mengalami penghiburan dan damai sejahtera di dalam Tuhan. Berdoa mengalami kuasa Tuhan terjadilah penguatan dan mujisat.
Yosafat adalah raja Yehuda yang cukup membingungkan. Kerajaan Yehuda dan Israel baru terpecah sekitar enam dekade sebelumnya, tetapi Yosafat dengan konyolnya memilih untuk berperang bersama Ahab, Raja Israel yang menyembah berhala (2 Tawarikh 18:3). Akibatnya, pasukan gabungan mereka dikalahkan dan Ahab terbunuh (ay. 33-34).
Namun, di sebagian besar masa pemerintahannya, Yosafat dikenal sebagai raja yang mengikuti Allah. Ketika musuh besar berkumpul melawan Yehuda (20:1-3), ia langsung mencari Allah. Di hadapan rakyat, ia berdoa dan mengingatkan mereka pada janji Allah kepada Abraham, leluhur mereka (ay. 5-9). Meski dalam tekanan, Yosafat tahu bahwa Allah dapat diandalkan. Seluruh kehidupan kita adalah milik Allah dan mari terus beraandar menaruh harapan pada Tuhan.
Ketika kita sendiri menghadapi tantangan, kita juga dapat menemukan peetolongan dengan mencari wajah Allah dalam doa.
Tetaplah meyakini dan percaya bahwa Tuhan hadir dalam setiap situasi yg sedang kita hadapi. Berdoa dan berharap pada Tuhan Yesus menjadi kunci kemenagan.
Komentar
Posting Komentar