Tuhan Yesus Sumber Jawaban Doa
Yohanes 11:23
Kata Yesus kepada Marta: “Saudaramu akan bangkit.”
Doa menjadi bagian yg penting karena sebagai bentuk kedekatan kita kepada Allah, ketergantungan kita kepada Allah yg hidup Dialah sumber pertolongan kita. Maria dan Marta melakukannya menyampaikan kegelisahan dan kesedihan mereka kepada Tuhan Yesus. Mereka mengirimkan pesan yang mendesak kepada Tuhan Yesus bahwa saudara mereka Lazarus, “dia yang Engkau kasihi,” sedang sakit parah (Yoh. 11:3). Ketika Kristus akhirnya sampai, Lazarus sudah mati selama empat hari. Dalam kesedihannya, Marta berkata kepada Yesus: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati” (ay.21). Ia tahu Tuhan Yesus Kristus sanggup menyembuhkan orang sakit, Tuhan Yesus sanggup mengalahkan kematian. Tentu saja, Yesus membangkitkan Lazarus, suatu isyarat akan kebangkitan diriNya Dalam kisah Lazarus, Sesungguhnya, Allah memiliki maksud-maksud yang tidak kita ketahui. Dia memberi kita jaminan yang melampaui segalanya: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati” (ay.25). Sebagai orang percaya, kita tahu, apa pun yang terjadi, kita akan bersama dengan Tuhan Yesus. Doa yang kita naikkan penuh dengan pengharapan.
Memahami tentang kebangkitan yang akan datang (lih. Yohanes 11:23). Ayub sangat percaya bahwa setelah mati, ia akan “melihat Allah” (Ayub 19:26-27). Nabi-nabi menyatakan bahwa orang-orang akan bangkit dari kematian ketika Mesias datang (lih. Yesaya 26:19; Daniel 12:2). Paulus mengingatkan, “Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan” dan kita “masih hidup dalam dosa” (1 Korintus 15:13,17). Karena Kristus “telah dibangkitkan dari antara orang mati” (ay. 20), kita dapat bertahan melampaui seluruh kesulitan kita sampai harinya “orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa” (ay. 52).
Puji Tuhan pengharapan didalam Tuhan tidak pernah mengecewakan, Tuhan Yesus sumber pertolongan,DIA Allah sumber jawaban dari setiap doa doa kita.
Komentar
Posting Komentar