DASYAT Karya Tuhan
DASYAT KARYA TUHAN
Mazmur 139:14
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Sebagai karya agung ciptaan Allah yang luar biasa rumit, tubuh manusia masih merupakan misteri.
Daud juga mengakui keajaiban tubuh manusia. Dengan bahasa kiasan, ia meninggikan kuasa Allah suatu kuasa yang dibuktikan lewat kedaulatanNya mengendalikan proses yang sepenuhnya alamiah, yakni bagaimana Allah “menenun dirinya dalam kandungan ibunya” (Mzm. 139:13). Ia menulis, “Kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat” (ay.14). Pada masa silam, orang memandang perkembangan anak dalam rahim ibunya sebagai misteri yang besar (baca Pkh. 11:5). Bahkan dengan pengetahuan yang terbatas tentang betapa rumit dan ajaibnya tubuh manusia, Daud terkagum-kagum dan terpesona akan pekerjaan dan kehadiran Allah yang menakjubkan (Mzm. 139:17-18).
Kompleksitas tubuh manusia yang luar biasa dan mengagumkan sesungguhnya mencerminkan kuasa dan kedaulatan Allah kita yang mahabesar. Karena itu, satu-satunya tanggapan yang sewajarnya kita berikan adalah memuji, mengagumi, dan memuliakan Dia. Tuhan menciptakan hidup kitapun indah ketika kita selalu bersyukur.
Seperti tukang periuk, Allah membentuk manusia dari tanah liat (Yesaya 64:8) dan menghembuskan nafas hidup kepadanya (Kejadian 2:7; Ayub 12:10). Manusia adalah satu-satunya ciptaan dengan keistimewaan diciptakan Allah “menurut gambar-Nya” (Kejadian 1:27), dan ini membedakan kita dari makhluk hidup lainnya. Setiap orang adalah individu unik yang memiliki kesadaran mental, emosional, dan spiritual dari Sang Pencipta serta kapasitas untuk menjalin hubungan pribadi denganNya. Tokoh Ayub dalam Perjanjian Lama mungkin adalah orang pertama yang mengakui kepada Allah: “TanganMulah yang membentuk dan membuat aku . . . Engkau mengenakan kulit dan daging kepadaku, serta menjalin aku dengan tulang dan urat” (Ayub 10:8,11). Saat menyadari dirinya adalah salah satu mahakarya Allah, Daud berkata bahwa ia diciptakan Allah dengan “dahsyat dan ajaib”
Sesungguhnya hidup tidak sekedar lahir dan ada dalam dunia tetapi memang kejadian kita ajaib karena Tuhan memilih hidup ini untuk rencanaNya yg ajaib.
Komentar
Posting Komentar