NAMA TUHAN DITINGGIKAN
NAMA TUHAN DITINGGIKAN
Ezra 3:6
Mereka mulai mempersembahkan korban bakaran kepada Tuhan, namun dasar bait suci Tuhan belum juga diletakkan
Kitab Ezra adalah bacaan yang penting bagi semua orang yang dipanggil Allah untuk membangun sesuatu. Kitab ini menceritakan bagaimana bangsa Yahudi membangun kembali Yerusalem setelah mereka pulang dari pengasingan mereka. Ini menunjukkan pentingnya masa persiapan, dengan melihat bagaimana bangsa Yahudi baru memulai pembangunan tersebut pada tahun kedua setelah mereka kembali (3:8). Satu tahun sebelum pembangunan dimulai, bangsa Yahudi sudah mendirikan mezbah (3:1-6). Orang-orang beribadah meski “dasar bait suci Tuhan belum juga diletakkan” (ay.6). Mereka mendahulukan penyembahan.
Prinsip dari Kitab Ezra ini berbicara dengan tegas marilah kita terlebih dahulu berfokus kepada Allah. Sebelum bekerja, marilah memulai dengan penyembahan kepada Allah. Meminta penyertaan Tuhan.
Kitab Ezra adalah salah satu kitab pasca-pembuangan dalam Perjanjian Lama, yang artinya kitab ini menceritakan peristiwa-peristiwa setelah pembuangan bangsa Yehuda ke Babel. Setelah ditawan 70 tahun lamanya, ketika orang-orang Yehuda diperbolehkan kembali ke tanah nenek moyang mereka, mereka mendapati Yerusalem telah kehilangan kejayaannya yang dahulu. Kota itu perlu dibangun kembali setelah menderita serangan Babel dan pengabaian selama tujuh dekade. Namun, sebagai umat perjanjian, hubungan umat dengan Allah juga perlu dibangun kembali. Disebut sebagai ahli kitab (Ezra 7:6,10), Ezra menegakkan kembali hukum Musa dan menyerukan bangsanya untuk menyembah Allah yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang mereka perbuatan yang dahulu mengakibatkan mereka dibuang. Ezra juga berasal dari garis keturunan imam, keturunan Seraya, imam kepala terakhir yang bertugas di bait suci Salomo (2 Raja-Raja 25:18).
Semuanya yg kita lakukan ujung nya adalah untuk Tuhan, mari kita memulai segala sesuatu dengan doa dan minta pertolongan dan penyertaan Tuhan.
Komentar
Posting Komentar