Bapa Yang Mengasihi Kita
BAPA YANG MENGASIHI KITA
Roma 8:15
Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa
Kita yang percaya kepada Kristus diangkat menjadi anggota keluarga Allah, sebab “kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah” (Rm. 8:15). Sekarang kita “berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus” (ay.17). Kini kita berbicara kepada Allah sebagai anak dan menyebut Allah dengan panggilan yang intim, seperti panggilan yang Yesus ucapkan saat Dia berada dalam pergumulanNya, “Ya Abba, ya Bapa!” (ay.15; lihat juga Mrk. 14:36).
Adakah yang ingin disampaikan? Berbicaralah kepada Bapa kita di surga. Bapa mengerti dan sangat mengenal kita anak anakNya
Paulus menulis Kitab Roma kepada jemaat di Roma, yang belum pernah dikunjunginya sendiri. Dalam pasal 8, ia menguraikan dua persamaan yang menunjukkan akibat dari tindakan (ay.12-17). Perbuatan yang dilakukan menurut daging hasrat alamiah yang egois mengarah kepada kematian (ay.12-13). Berbanding terbalik dengan itu adalah kehidupan yang dijalani menurut Roh, yang menuntun kepada kehidupan (ay.13-14). Ketika kita mengandalkan rencana dan keinginan kita sendiri, kita sedang berjalan menuju kematian. Ketika menerima kuasa dan pimpinan Roh, maka menemukan kehidupan.
Semuanya ada dalam tangan Tuhan pemilik kehidupan. Kita bersyukur memiliki Bapa yang sangat mengasihi kita yang mengatur kehidupan ini dan membawa kita kepada kehidupan yang kekal
Komentar
Posting Komentar