SABAR DAN LEMAH LEMBUT
*SABAR DAN LEMAH LEMBUT*
Matius 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati
Yesus berkata, “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (Mat. 11:29). Kelemahlembutan itu menjadi kekuatan sejati di balik dorongan yang dilontarkan Rasul Paulus kepada kita: “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu” (Ef. 4:2).
Dalam kedagingan kita, mustahil untuk memiliki kesabaran tersebut. Namun, berkat kehadiran buah Roh di dalam kita, kelemahlembutan hati Kristus dapat menjadikan kita berbeda dan memampukan kita menghadapi dunia yang tidak bersahabat ini dan jahat ini.Dengan melakukannya, kita menggenapi kata-kata Paulus: “Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang“ (Flp. 4:5).
Kesabaran dan kelemahlembutan adalah hal yg hrs di miliki kita sebagai anak2 Tuhan meskipun kita masih belajar tetapi kita punya kemauan untuk berubah menjadi lebih baik, kebaikan kita adalah buah dr iman kita yg bertumbuh dan kebaikan itu tercermin dr sikap hati yg sabar dan lemah lembut.
Rasul Paulus menasihati orang percaya untuk hidup berbeda dari mereka yang tidak percaya. Hidup kita haruslah kudus, yakni dipisahkan dan di khususkan kepada Allah (Efesus 4:20-24). Ucapan kita sepatutnya berisi kebenaran, dengan kata-kata yang menolong, menguatkan, membangun, mendorong, dan memberkati orang lain (ay.25,29). Melalui kehadiran Roh Kudus di dalam diri kita, kita dapat membuang perkataan kotor dan kasar, juga ucapan yang mengandung kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, atau fitnah (ay.29-31). Pengampunan yang kita berikan kepada orang lain memperlihatkan keluhuran kita sebagai orang percaya. Kita harus mengampuni sesama seperti Allah telah mengampuni kita (ay.32; Kolose 3:13). Bukti bahwa kita telah diampuni oleh Bapa adalah ketika kita rela mengampuni sesama, karena orang percaya yang telah diampuni Allah adalah pribadi yang pengampun (Matius 6:12,14-15; 18:21-35; Lukas 7:36-50).
Roh kudus dlm hidup kita inilah yg memampukan kita untuk mengaplikasikan kasih dlm setiap sisi kehidupan kita, melalui hidup kita banyak org akan mengalami kasih Kristus dan kita dpt memenangkan banyak org untuk menjadi murid2 Kristus.
Memiliki Kesabaran dan kelemahlembutan serta rendah hati bukanlah kekalahan tetapi malah menjadi kemenangan bagi kita karena karakter Kristus yg bertumbuh dlm hidup kita
Komentar
Posting Komentar