Hidup Dalam Iman
HIDUP DALAM IMAN
Filipi 3:12
Aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.
Paulus mengajak kita untuk menghayati iman dan mempraktekkan iman. Dalam Filipi 3, ia menolak segala upaya untuk membenarkan diri sendiri di hadapan Allah (ay.7-8). Sebagai gantinya, ia mengajar kita untuk menerima “kebenaran yang Allah anugerahkan kpd kita” (ay.9). Anugerah pengampunan dan penebusan mengubah motivasi dan tujuan kita: Aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus (ay.12). Setiap kita adalah hasil dr anugrah Tuhan, kita adalah org2 yg juga di tangkap oleh Kristus kita di selamatkan dr lingkaran dosa.
Yesus telah menjamin kemenangan dlm hidup kita. Apa tugas kita? Menangkap kebenaran itu, menghayati dan merenungkan Injil yang dikaruniakan Allah, dan menerapkannya di tengah dunia yang bobrok ini. Dengan kata lain, kita perlu menjadikan iman itu adalah pribadi kita banget sambil terus hidup menurut akan kebenaran(ay.16). Kita hidup dlm iman mengandalkan Tuhan percaya penuh dan bertumbuh dlm iman.
Berkat didikan Gamaliel, seorang pemimpin terkemuka dalam Mahkamah Agama, dan dididik dengan teliti . . . dalam hukum nenek moyang israel (Kisah Para Rasul 22:3), Paulus menjadi seorang Farisi kelas tinggi yang pengetahuannya mengenai Yudaisme tidak tertandingi oleh rekan2nya (Filipi 3:4-6). Namun, setelah mengenal Yesus, Paulus menganggap segala hal yang pernah dibanggakannya sebagai sampah. Baginya, hidup beriman semata-mata adalah pengenalan akan Kristus Yesus (ay.8). Yesus sendiri mengatakan bahwa hidup yang kekal adalah "mengenal . . . satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus (Yohanes 17:3). Itulah mengapa Paulus terus-menerus berdoa bagi orang percaya agar bertumbuh dalam pengenalan mereka akan Allah dan Yesus (Efesus 1:16-18; Kolose 1:9-10). Inilah yg menjadi gaya hidup kita bahwa kita hidup dgn pengenalan akan Tuhan dgn benar bertumbuh dgn iman yg teguh kuat dlm Yesus.
Mari kita lebih lagi melakukan Firman Tuhan yg adalah kehidupan kita,karena sesungguhnya kita hanya mengabdi kpd Tuhan Yesus. Kita bertumbuh dan membangun hidup iman kita, menjadi seperti yg Tuhan mau.

Komentar
Posting Komentar