Hidup Dalam Kehendak Tuhan
HIDUP DLM KEHENDAK TUHAN
Mazmur 19:13
Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.
Daud juga tahu, jika ia tidak meminta pertolongan Allah untuk melawan dosa, kerinduannya untuk menjalani hidup yang menyenangkan hati Allah akan berubah menjadi pertarungan melawan tamu tak diundang berupa dosa dan pemberontakan terhadap Dia. Setelah menyatakan tentang kehadiran Allah dalam alam semesta (Mzm. 19:2-7) dan pengajaran2-Nya yang memberikan hikmat (ay.8-11), Daud meminta Allah untuk melindunginya dari pelanggaran yang ia lakukan, baik dengan sengaja atau tidak. “Tuhan, bebaskanlah aku dari kesalahan tersembunyi. Jauhkanlah aku dari dosa yang disengaja, jangan biarkan aku dikuasai olehnya,” kata Daud . Daud sadar ia tidak memiliki kekuatan pada dirinya sendiri untuk mencegah pengaruh dari penyakit dosa yang menular. Karena itu, sungguh bijak ia meminta pertolongan Allah. Menjaga diri dr perbuatan dosa adalah sangat penting sehingga tdk merusak jiwa kita, dosa selalu di sodorkan iblis kpd manusia yg di kemas begitu menyenangkan sehingga manusia terjebak dan akhirnya tertarik dan jatuh dlm dosa.
Bagaimana kita dapat memastikan kerinduan kita untuk hidup yang memuliakan Allah tidak dibajak oleh dosa? Dengan cara menjaga terus fokus kita kepada Allah, sungguh2 mengakui dan bertobat dari dosa2 kita, dan mencari pertolonganNya untuk menjaga agar parasit rohani yang tak diundang menyusup ke dalam hidup kita. Fokus kpd Allah dan berani berkata tdk terhadap dosa bahkan lari meninggalkan dosa adalah tindakan yg tepat untuk hidup menyenangkan Tuhan.
Daud sebagai penggembala muda, duduk memandangi langit malam dan merenungkan Penciptanya. Lima ayat pertama Mazmur 19 berfokus kepada bentangan langit. Daud memperhatikan bahwa langit yang "diam" itu sesungguhnya menyatakan realitas Allah: "gema mereka terpencar ke seluruh dunia" (19:5). Pesannya jelas: seluruh ciptaan menunjuk kepada Sang Pencipta. Rasul Paulus menegaskan tema ini: "Semenjak Allah menciptakan dunia, sifat-sifat Allah yang tidak kelihatan, yaitu keadaanNya sebagai Allah dan kuasaNya yang abadi, sudah dapat difahami oleh manusia melalui semua yang telah diciptakan. Jadi manusia sama sekali tidak punya alasan untuk membenarkan diri" (Roma 1:20 ). Langit dan segala ciptaanNya menggambarkan kekuasaan Tuhan sang pencipta yg luar biasa, maka sesungguh nya hidup kita berada dlm pengawasaan dan penguasaan sang KHALIK. Mari kita hidup dalam kebenaran tdk lagi hidup menuruti keinginan daging kita yg muaranya kpd perbuatan dosa.
Kita adalah org2 percaya anak2 Tuhan yg sesungguhnya ada dalam pemerintahan Tuhan mari kita hidup menurut akan perintah2 dan ketetapan2 Tuhan. Kita tdk berkompromi dgn dosa.

Komentar
Posting Komentar