HikmatTuhan
HIKMAT TUHAN
Amsal 2:6
Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.
Dalam kemurahan-Nya, Allah menyatakan diri kepada umatNya, seperti melalui kata2 dalam Alkitab; melalui suara hati nurani yang lembut; melalui sepenggal kidung pujian; atau bahkan melalui kesadaran sederhana akan hadirat-Nya. Ketika itu terjadi, kita dapat menemukan hikmat dan pertolongan dariNya. Hikmat itulah yang diperintahkan Raja Salomo untuk dikejar anaknya, dengan telinga yang memperhatikan hikmat dan hati yang condong kepada kepandaian (Ams. 2:2). Dengan demikian ia akan “mendapat pengenalan akan Allah” (ay.5). Tuhan selalu memberikan kekuatan dan berbicara kpd kita dgn banyak cara, supaya kita dpt lebih mengenal Allah yg berkuasa. Tuhan berbicara kpd kita ditengah persoalan hidup di tengah kegelisahan kita dgn cara misalnya di ingatkan melalui ayat firman Tuhan melalui pujian dan masih banyak lagi cara Tuhan berbicara kpd kita untuk menguatkan kita, yg terpenting adalah kita harus peka thd kehadiran Tuhan.
Allah berjanji akan memberikan hikmat dan pengertian kepada kita. Dengan semakin dalamnya pengenalan kita akan karakter dan kehendak Allah, kita pun dapat semakin memuliakan dan memahami Dia. Dalam banyak hal juga Tuhan memberikan hikmat kpd kita dlm menghadapi situasi2 genting sekalipun bahkan dlm persoalan2 setiap hari Tuhan berbicara dgn memberikan hikmat kpd kita.
Kitab Amsal menolong kita memahami teologi yaitu hikmat yang berpusat pada Allah dan membimbing kita kepada kecakapan mengarungi hidup sehari-hari. Dari sudut etika, pemahaman itu akan membawa perkembangan bagi pribadi kita dan mengarahkan kita kepada sikap dan perilaku berhikmat, dan menjauhkan kita dari sikap dan perilaku yang bodoh. Sejumlah hikmat dalam kitab ini antara lain berbicara tentang topik: hubungan (6:16-19), etika seksual (6:24-29), mendengarkan nasihat (9:7-9), etos kerja (10:4-5), etika bisnis (11:1,24-26), perencanaan (16:1-3,9,33), berhadapan dengan penguasa (23:1-3), penyalahgunaan alkohol (23:29-35); hubungan dengan teman/sesama (24:28-29; 27:17), konflik (26:17,20-21), kemarahan (27:3-4), merawat mereka yang lemah (28:27), dan bahaya keangkuhan (29:23). Tuhan memahami bahwa kita anak2Nya membutuhkan hikmat Tuhan dlm kehidupan sehari2 sehingga alkitab berkata kalau kekurangan hikmat mintalah kpd Tuhan. Jadi penting untuk kita senantiasa lebih dekat lagi kpd Tuhan dan lebih lagi mengenal Tuhan.
Jangan takut karena Tuhan selalu memberikan kekuatan dalam hidup kita dgn berbagai cara, terutama Tuhan senantiasa memberikan hikmat kpd kita untuk menghadapi berbagai macam soal2 kehidupan.

Komentar
Posting Komentar