Kebajikan Dan Kemurahan Tuhan
KEBAJIKAN DAN KEMURAHAN TUHAN
Mazmur 23:6
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku.
Pengalaman Daud. Ia menyatakan dirinya diikuti oleh berkat ilahi, yakni kebajikan dan kemurahan Allah. Kedua karunia itu selalu berada di dekatnya, mengikutinya dengan dengan kasih. Begitu juga mengikuti orang percaya baik pada hari2 gelap maupun cerah. “Hari2 gelap di musim kemarau maupun hari-hari cerah di musim hujan. Kebajikan menyediakan kebutuhan kita, dan kemurahan menghapuskan dosa-dosa kita,”
Daud yang pernah menjadi gembala memahami bahwa kebajikan dan kemurahan sengaja dipasangkan sebagai karunia Allah. Ada banyak hal lain yang dapat mengikuti orang-orang percaya ketakutan, kekhawatiran, godaan, keraguan. Akan tetapi, Daud menyatakan dengan penuh keyakinan bahwa kebajikan dan kemurahan kasih Allah akan selalu mengikuti kita.
Daud mengungkapkan sukacitanya, “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa” (Mzm. 23:6). Alangkah luar biasanya anugerah yang mengikuti kita sampai akhir! Begitu juga dlm hidup kita bahwa kita yakin kebajikan kemurahan Tuhan selalu ada dlm kehidupan kita.
Dalam Mazmur 23, Daud sang pemazmur menyebut Allah sebagai Gembalanya dan dengan demikian dirinya sendiri adalah domba (ay.1).. Dalam pemikiran kuno, seorang raja adalah gembala. Allah sebagai Gembala bagi umatNya adalah suatu gagasan yang tidak asing di sepanjang Alkitab, mulai dari Kitab Kejadian, ketika Yakub menyebut Allah sebagai "gembalanya Gunung Batu Israel" (49:24). Dalam Mazmur 28, Daud memohon kepada Allah: "gembalakanlah mereka dan dukunglah mereka untuk selama-lamanya" (ay.9). Pemazmur Asaf menyebut Allah sebagai "gembala Israel . . . yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba" (80:2). Bagian-bagian lain dalam Perjanjian Lama yang menyebut Allah sebagai gembala, antara lain adalah Pengkhotbah 12:11; Yesaya 40:11; Mikha 7:14; and Zakharia 13:7. Dalam Perjanjian Baru, Yesus berbicara mengenai Tuhan sebagai "Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya" (Yohanes 10:11). Bersyukur bahwa sesungguhnya kita dlm perlindungan dan pemeliharaan sang Gembala Agung yaitu Tuhan Yesus.
Gembala Agung kita selalu memberikan yg terbaik buat setiap kita domba2 Nya. Padang rumput yg hijau dan air yg tenang. Tuhan selalu membela kita Dia ada di depan kita menuntun hidup kita.
Mari trus mengikuti Gembala Agung kita Tuhan Yesus dan kita akan merasakan kemurahan dan kebajikan Tuhan yg dasyat luar biasa.

Komentar
Posting Komentar