Keselamatan Dalam Yesus Kristus


 

KESELAMATAN DALAM YESUS KRISTUS


Kisah Para Rasul 16:31


Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.


Alkitab mencatat kejadian lain di penjara—tetapi yang dialami kepala penjara—ketika kasih Yesus mengubah seluruh keluarga. Setelah “gempa bumi yang hebat” mengguncang penjara dan “terbukalah semua pintu”, Paulus dan Silas tidak melarikan diri melainkan tetap berdiam dalam sel mereka (Kis. 16:26-28). Diliputi rasa syukur karena tidak ada yang melarikan diri, kepala penjara membawa mereka berdua ke rumahnya dan akhirnya mengajukan pertanyaan yang mengubah hidupnya: “Apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” (ay.30). Saat org bertanya tentang keselamatan maka kita punya kewajiban untuk menjawabnya, karena sebagai murid Tuhan Yesus kita hrs melaksanakan amanat agung Tuhan Yesus.


“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu,” kata mereka (ay.31). Respons tersebut mengungkapkan kerinduan Allah untuk melimpahkan belas kasih-Nya tidak hanya untuk satu orang, melainkan bagi seluruh keluarganya. Dijamah oleh kasih Allah, “[kepala penjara] dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah” (ay.34). Dalam kerinduan kita akan keselamatan orang-orang yang kita kasihi, yakinlah bahwa Allah terlebih mengasihi mereka. Dia rindu memperbarui kita semua, termasuk seisi rumah kita. Luar biasa begitu sangat mngasihi manusia sehingga Tuhan Yesus memberikan keselamatan kpd seisi rumah kita ketika satu org di selamatkan, maka penting bagi kita untuk memberitakan keselamatan bagi seluruh keluarga kita agar merekapun di selamatkan. 


Kita melihat dua pergerakan yang terpaut erat dalam Kitab Kisah Para Rasul: geografis dan etnis. Injil bergerak dari Yerusalem ke ujung bumi, dan dari umat Yahudi kepada bangsa-bangsa lain. Yerusalem melambangkan Yudaisme dan janji Allah dalam Perjanjian Lama untuk membawa keselamatan kepada dunia melalui bangsa Israel. Janji itu berawal dari ikatan perjanjian Allah dengan Abraham (Kejadian 12:1-3), ketika Allah berjanji bahwa Dia akan membuat bangsa yang besar (Israel) melalui Abraham dan yang akan memberkati semua orang. Janji itu digenapi melalui Yesus Kristus (Lukas 1:55,73; 3:34; 19:9; Kisah Para Rasul 3:25; 7:17).


Keselamatan dlm Yesus adalah anugrah yg sangat besar maka kita wajib sebagai org percaya untuk memberitakan keselamatan itu kpd senua org, ssbagai tugas dan kewajiban kita melaksanakan amanat agung Tuhan Yesus.


Mari memberitakan injil keselamatan untuk semua org dimulai dari keluarga kita sehingga seisi rumah kita pun di selamatkan bahkan semua org boleh menerima keseamatan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil