Membangun Didasari Kasih
MEMBANGUN DI DASARI KASIH
Efesus 4:16
Seluruh tubuh . . . menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.
Menjalin hubungan memang akan ada gesekan satu sama yg lain. Namun, Allah mempunyai maksud yang baik dalam menyatukan umatNya menjadi satu tubuh sebagai gereja. Dalam persekutuan dengan sesama, kita bertumbuh dewasa (Ef. 4:13). Kita belajar bergantung pada-Nya untuk menolong kita menjadi “rendah hati, lemah lembut, dan sabar” (ay.2). Kita saling menolong dengan membangun satu sama lain “dalam kasih” (ay.16). Ketika berkumpul, memakai karunia karunia kita, dan belajar dari sesama yang juga memakai karunia mereka, kita pun diperlengkapi dalam perjalanan iman kita bersama Allah dan pelayanan kita kepada-Nya. Kalau hidup di landasi kasih termasuk hubungan antar teman dan pasangan hidup,maka akan terjadi saling membangun satu sama lain. Karena kasih selalu memberikan hal2 postif seperti kesabaran lemah lembut dan tdk menuntut, maka bisa di katakan akan terjadi pertumbuhan rohani yg baik.
Bila kita sdh menemukan peranan kita di antara umat Allah, maka kita akan mendapati bahwa di sana kita lebih dari sekadar bertahan hidup, tetapi dengan berbagi kasih, kita akan membawa kemuliaan bagi Allah dan bertumbuh semakin serupa dengan Yesus. Kiranya kita semua makin bergantung pada-Nya dalam membangun hubungan yang lebih dalam dengan Yesus dan sesama. Kasih tak sekedar kata2 tetapi lebih kpd tindakan nyata dlm hidup kita sehingga ketika kita menjalin sebuah hubungan pertemanan atau pun dalam keluarga maka nilai2 kasih yg nyata akan terasa.
Di dalam Efesus 4:11-16, Rasul Paulus mendefinisikan pola kehidupan jemaat. Allah telah memberikan pemimpin yang berkarunia kepada jemaat, bukan dengan tujuan untuk melakukan pekerjaan pelayanan, tetapi untuk memperlengkapi jemaat agar mereka dapat melakukan pekerjaan pelayanan. Perhatikan yang tertera dalam ayat 11-12: "Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus." Sungguh pendekatan yang berbeda dengan apa yang sering kita lihat di dalam gereja-gereja masa kini. Dalam hidup kita dan dalam setiap pelayanan kita selalu ada bagian2 masing2 yg Tuhan percayakan kpd kita dan setiap bagian itu saling terkait satu sama lain untuk tujuan Tuhan Yang mulia.
Kasih adalah kesempurnaan hidup, mari kita saling membangun satu sama lain di dalam kasih,.sehingga kita saling mengasihi satu sama lain, iman dan kasih kita semakin kuat.

Komentar
Posting Komentar