Doa Doa Orang Benar
DOA DOA ORANG BENAR
Wahyu 8:4
Naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.
Sebuah doa mempunyai pengaruh yang besar. Kitab Suci menunjukkan peranan doa yang penuh kuasa dalam kedatangan Kerajaan Allah. Dalam Wahyu 8, Yohanes melihat seorang malaikat berdiri dekat mezbah di hadapan takhta Allah dengan memegang pedupaan emas berisi “doa semua orang kudus.” “Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi” (ay.3,5).
Segera setelah malaikat melempar pedupaan berisi api dan doa itu, tujuh malaikat yang memegang tujuh sangkakala bersiap-siap untuk meniupnya (ay.6), tanda tibanya hari-hari terakhir bumi dan kedatangan Kristus kembali.
Mungkin adakalanya kita merasa doa-doa kita tidak terlalu berarti, tetapi Allah tidak pernah melewatkan satu pun doa kita. Dia bahkan sangat menghargainya, hingga doa kita mempunyai peranan dalam penggenapan KerajaanNya. BersamaNya, doa yang tampak sepele bagi kita ternyata sanggup mengguncangkan bumi. Jangan putus asa dalam berdoa teruslah berdoa, karena doa org benar bila dgn yakin di doakan besar kuasanya.
Ketika diasingkan di Pulau Patmos, Rasul Yohanes menuliskan penglihatannya mengenai rencana Allah di masa depan, yang disebutnya wahyu apokalypsis Yesus Kristus (Wahyu 1:1-4). Sebagai tulisan apokaliptik, Kitab Wahyu menggunakan bahasa simbolis, kiasan, dan metafora untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa akhir zaman yang akan didatangkan Allah. Yohanes menulis tentang penghakiman besar dari Allah atas bumi dalam rupa tujuh gulungan kitab yang dimeterai (pasal 6), sangkakala (pasal 8), dan cawan (pasal 16). Pada jeda antara penghakiman gulungan bermeterai dan bunyi sangkakala, ia menulis tentang kemenyan yaitu bau yg harum yang dipersembahkan kepada Allah (8:3). Di dalam Alkitab, kemenyan melambangkan "doa semua orang kudus" (8:3; lihat 5:8; Mazmur 141:2; Lukas 1:10). Kita tidak diberi tahu apa isi doa-doa itu, tetapi sebelumnya, para martir Kristen berdoa meminta keadilan dan pembenaran dari Allah (Wahyu 6:9-11). Yohanes memberitahukan kepada kita "naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu . . . ke hadapan Allah" (8:4). Para ahli Alkitab mengatakan bahwa doa-doa itu dijawab dalam Wahyu 15:7-8; 16:5-6; dan 19:2.
Doa kita telah naik sampai kpd Tuhan, memunggu jawaban dr Tuhan sesuai dgn kehendak dan waktu Tuhan. Tak banyak org kristen memahami doa mereka hanya mengerti bahwa doa hanya sekedar meminta, tetAPI sesungguhnya doa kita mempunyai makna yg dalam karena melalui doa kita kpd Tuhan kita menyembah memuji namaNya, mengucap syukur dan hal itu bagaikan dupa atau bau yg harum di hadirat Tuhan.
Terus berdoa dengan kesungguhan di hadapan Tuhan dengan doa kita bisa mengubah dunia, dengan doa mujisat dinyatakan dan dengan doa pemulihan terjadi.

Komentar
Posting Komentar