Komunitas Yg Sehat
KOMUNITAS YG SEHAT
2 Timotius 4:16
Pada waktu pembelaanku yang pertama tidak seorangpun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku.
Di penghujung hidupnya, Rasul Paulus merasa sendirian saat mendekam dalam penjara di Roma. Ia menyurati Timotius, “Berusahalah ke mari sebelum musim dingin” (2Tim. 4:21). Namun, sang rasul tidak benar-benar sendirian. Ia berkata: “Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku” (ay.17). Tampaknya Paulus juga tetap menjaga hubungan dengan saudara-saudari seiman yang membesarkan hatinya. Ia berkata kepada Timotius, “Salam dari Ebulus dan Pudes dan Linus dan Klaudia dan dari semua saudara” (ay.21). Komunitas atau saudara2 seiman dalam Tuhan yg saling membangun dan mendoakan adalah hal yg penting,jadi jgn salah dlm memilih komunitas, hati2 terkadang terlihat sempurna komunitas tsb tetapi ternyata di dlmnya saling menjatuhkan.
Memang kita diciptakan untuk hidup dalam komunitas, dan kita merasakan berkatnya saat kita berada dalam kesulitan. Kita dpt saling mendukung dan saling menguatkan serta mendoakan. Tuhan menjadi sumber kekuatan kita karena ketika kita sama2 berdoa dan sehati dengan iman maka pertolongan dan mujisat Tuhan terjadi dlm hidup kita. Kita tdk sendiri karena Tuhan ada bersama dgn kita.
Kitab 2 Timotius merupakan surat terakhir yang ditulis Paulus, dan ia menulisnya dari dalam penjara (2 Timotius 2:9). Meski kita tidak tahu detail keadaan sang rasul di penjara, tetapi penderitaannya amat berat, dan tampaknya ia merasa bahwa kematiannya sudah dekat (4:6-7). Konteks tersebut menjadi alasan dan terlihat pada nada yg mendesak di sepanjang suratnya. Paulus merasa sangat perlu untuk menyatakan kepada Timotius, anak didiknya, visi yang jelas tentang kesetiaan kepada Yesus dan InjilNya di tengah penderitaan, dan memperingatkannya agar tidak meninggalkan Injil demi kenyamanan dunia (ay.10). Paulus berharap ia dapat bertemu Timotius lagi (ay.21), mungkin untuk terakhir kalinya. Inilah pentingnya komunitas atau saudara2 seiman kita yg sehat dan tentunya dlm Tuhan karena akan saling mengingatkan satu sama lain, sama2 bertumbuh dlm iman, karena itu ingat pergaulan yg buruk merusak kebiasaan yg baik. Kita bersyukur karena kita selalu saling mendoakan dan mengingatkan satu sama lain di tengah dunia yg tdk menentu.
Bersyukur memiliki saudara2 seiman atau komunitas yg sehat di dlm Tuhan, dan mjd tempat yg kita pilih untuk kita bertumbuh dan berkembang dlm iman kita, kita hrs berhati2 sehingga tdk terjebak dalam kesesatan dunia ini.

Komentar
Posting Komentar