Mendapatkan Kekuatan Baru
MENDAPATKAN KEKUATAN BARU
Yesaya 40:28
Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu.
Paulus, sang rasul Kristus menulis, Sebab jika aku lemah, maka aku kuat (2Kor. 12:10). Paulus berbicara tentang kekuatan rohani, tetapi ia tahu bahwa “dalam kelemahanlah kuasa Allah menjadi sempurna” (ay.9). Kelemahan manusia terjadi karena manusia adalah manusia berasal dr tanah liat, dan kita tdk bisa menyombongkan diri, ketika kita berserah dlm Tuhan maka Tuhan yg memberi kekuatan, ketika kita merendahkan hati kita maka Tuhan yg mengerjakan semua dlm hidup kita.
Ini seperti perkataan Nabi Yesaya, Tuhan memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya (Yes. 40:29). Tuhan menjadi kekuatan kita di mana kita senantiasa berserah dan merendahkan hati kita di hadapan Tuhan. Dalam kelemahan kita Tuhan senantiasa memberikan kekuatan, ketika kita lemah lesu karena keadaan Tuhan lah yg membangkitkan semangat dlm hidup kita. TUHAN menyertai langkah anak2 Nya yg senantiasa berserah dan hidup dlm kebenaran.
Bagaimana caranya memiliki kekuatan seperti itu? Dengan tinggal di dalam Yesus. Di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa,kata-Nya (Yoh. 15:5). Kita dapat melepaskan ketergantungan kita pada kekuatan diri sendiri yang menyesatkan, dan kemudian meminta pertolongan Allah yang kuat dan berkuasa. Tinggal di dalam Tuhan adalah kuncinya kita akan mendapatkan kekuatan yg senantiasa baru. Karena hidup kita selalu mengandalkan Tuhan sehingga kita di berkati Tuhan.
Para tokoh dalam Alkitab berulang kali memperoleh kekuatan dari hubungan mereka dengan Allah. Dalam Kitab Keluaran, setelah umat Israel secara ajaib menyeberangi Laut Teberau, Musa bermazmur, TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku (15:2). Ketika rakyatnya ingin melemparinya dengan batu, Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya (1 Samuel 30:6). Kemudian, ketika Allah menyelamatkannya dari Saul, Daud menyatakan, "Dialah Allah yang menguatkan aku (2 Samuel 22:33 ; lihat Mazmur 18:33). Demikian juga, Asaf menyatakan, Sekalipun jiwa ragaku menjadi lemah, Engkaulah kekuatanku, ya Allah; Engkaulah segala yang kumiliki untuk selama-lamanya (Mazmur 73:26 ) Nabi Yesaya menyatakan, Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku. (Yesaya 12:2). Kita pun dapat memperoleh kekuatan dalam Allah, yang meyakinkan kita, Janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau (41:10). Hidup bersama Tuhan tidak akan mengecewakan Tuhan senantiasa menopang hidup ini dan Dia memberikan kekuatan untuk memampukan kita.
Mari terus berada dlm Tuhan jangan peenah keluar dr kasih karunia Tuhan, Tuhan senang dengan anak2 Nya yg selalu berharap penuh kepada Nya, dan senantiasa mengandalkan Tuhan.

Komentar
Posting Komentar