Peduli Terhadap Sesama Dengan Kasih
PEDULI TERHADAP SESAMA DENGAN KASIH
Imamat 19:18
Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam . . . , melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Berabad-abad lalu, Allah memerintahkan kepada umat-Nya untuk menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. Melalui Musa, Dia memberikan hukum kepada orang-orang Israel untuk menuntun dan menolong mereka hidup bersama. Dia memerintahkan mereka: “Janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia” (Im. 19:16); mereka juga tidak boleh membalas atau mendendam terhadap orang lain, melainkan diperintahkan Allah: “kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (ay.18). Allah tahu bahwa kehidupan manusia akan hancur jika orang tidak lagi memperhatikan sesamanya, yaitu dengan menghargai kehidupan orang lain seperti menghargai kehidupan mereka sendiri.
Marilah kita juga melakukan perintah Allah tersebut. Saat melakukan aktivitas sehari-hari, kita bisa mengingat kita sebenarnya terhubung satu sama lain, karena itu mintalah kepada Roh kudus agar kita di mampukan untuk mengasihi dan melayani orang lain dengan baik.
Orang percaya kepada Yesus ADALAH orang yang melakukan kebenaran yaitu mempraktekan KASIH sehingga orang lain tahu bahwa kita adalah anak2Nya.
Imamat 19. Sangat jelas kuncinya di sini adalah sesama. Di dalam komunitas bangsa Israel, proses hukum tidak berlangsung di suatu lokasi pengadilan di tempat jauh, melainkan di dalam komunitas itu sendiri, bahkan sering kali dalam lingkungan yang sama. Oleh karena itu, janganlah ada diantara kita perilaku gosip, fitnah, atau menghakimi seseorang. Karena ayat 17 menjadi nasihat yang jelas, yakni agar kita tidak menyimpan kebencian terhadap saudara atau orang lain, melainkan perlu ada kasih kalau pun ada salah kita menegur mereka dgn kasih, nasihat itu mengarah kepada perintah terkenal agar kita mengasihi "sesama kita manusia seperti diri kita sendiri" (ay. 18).
Menunjukkan kasih kepada sesama maka hidup kita akan memberikan dampak yang positif bagi setiap orang, dan hal itu memuliakan Tuhan. KASIH DAN SALING MENGASIHI identik dengan kita sebagai anak2Nya.

Komentar
Posting Komentar