Tenang Dan Tetap Dalam Integritas
TENANG DAN TETAP DALAM INTEGRITAS
1 Tesalonika 2:12
Kami meminta dengan sangat, supaya kamu hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kamu ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya.
Paulus kepada jemaat Tesalonika. Setelah menjelaskan panggilannya untuk menguatkan orang percaya agar “hidup sesuai dengan kehendak Allah” (1Tes. 2:12),
Gambaran yang diberikannya adalah kehidupan yang tenang, dalam integritas, kasih, dan pelayanan. Paulus berdoa agar Allah “menjadikan mereka bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang” (3:12). Ia mendorong orang percaya untuk berusaha “hidup tenang,” untuk “mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan sendiri” (4:11). Ketika kita mengasihi dan melayani dengan tenang, dalam apa pun yang Allah mampukan, kehidupan semacam itu akan memperlihatkan kepada semua orang keindahan hidup dalam iman (ay.12).
Hidup tenang dalam menghadapi persoalan-persoalan apapun bersama Tuhan dan tetap dalam integritas itulah yg di kehendaki Tuhan
Rasul Paulus sangat peduli kepada Injil. Di dalam suratnya kepada jemaat di Tesalonika, ia ingin membuang setiap rintangan yang akan menghalangi pengharapan kepada Tuhan Yesus. Ketika sang rasul pertama kalinya mengunjungi Tesalonika, pemberitaan Injil yang dilakukannya menimbulkan reaksi yang sangat kuat, yang berkembang menjadi keributan, dan penangkapan (Kisah Para Rasul 17:1-9). Dalam suratnya kepada jemaat yang berkembang setelah ia meninggalkan kota itu, Paulus meminta mereka agar tidak semata-mata menunjukkan kasih kepada satu sama lain, tetapi juga hidup tenang untuk mengurus persoalan2 sendiri (1 Tesalonika 4:11). Mengapa? Ayat 12 mengatakan, supaya "orang-orang yang tidak percaya kepada Kristus, dapat menghormati karena cara hidup yg baik ketika mengahapi persoalan hidup. Sang rasul ingin jemaat yang baru bertumbuh itu mengetahui bahwa kedamaian dan kehormatan adalah aset terbesar mereka dalam pemberitaan injil Yesus kepada dunia.
Tetap tenang dan menyelesaikan persoalan-persoalan dgn baik dalam integritas iman yang teguh dalam Tuhan adalah ciri hidup anak2Nya yg mengasihi Tuhan.

Komentar
Posting Komentar