Waspada Dan Berhati-hati


 
WASPADA DAN BERHATI-HATI

Ulangan 4:9

Waspadalah dan berhati-hatilah

Ketika bangsa Israel bersiap memasuki tanah perjanjian, Allah ingin Israel selalu waspada berjaga-jaga dan bertindak dengan hati-hati. Untuk itu, Dia memerintahkan Israel untuk mematuhi semua “ketetapan dan peraturan” yang diberikanNya (Ul. 4:1-2) dan mengingat penghakimanNya di masa lalu atas mereka yang tidak patuh (ay.3-4). Mereka perlu “waspada” dengan menyelidiki dan menjaga hati  (ay.9). Ini akan menolong  untuk tetap waspada terhadap bahaya dari luar dan kebekuan rohani dari dalam diri mereka sendiri.
 
Kita seringkali lengah.  Namun, Allah dapat menguatkan kita agar tidak jatuh dan mengampuni kita dengan rahmatNya. Dengan mengikuti Dia, dan bersandar pada hikmat dan pemeliharaanNya, dan kita terus waspada dan mengambil keputusan yang tepat.

Kitab Ulangan (yang berarti "hukum kedua") adalah kitab terakhir dari Pentateukh, kelima kitab Taurat Musa. Dalam kepercayaan Yudaisme, kitab-kitab itu disebut sebagai Torah (secara harfiah "perintah, hukum"). Di dalam Kitab Ulangan, Musa mengulang hukum2 yang pernah diberikan kepada umat Israel di Sinai. Mengapa diulang? Generasi yang pertama kalinya menerima (dan menyetujui) hukum itu di Gunung Sinai telah mati di padang belantara selama empat puluh tahun pengembaraan mereka. Sekarang umat Israel sedang bersiap-sedia memasuki tanah perjanjian, dan Musa mengulang hukum Taurat kepada generasi baru itu, agar supaya mereka menerima sendiri hukum itu, sebelum mereka menerima tanah yang dijanjikan itu.

Kita ada dalam genggaman tangan kasih Tuhan Yesus maka senantiasa kita merasa aman dalam perlindungan kasih dan kuasa Tuhan. Kita harus waspada dalam hidup ini jangan sampai rohani kita mati dan kontaminasi dengan hal2 Duniawi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil