Berkat Pemeliharaan Tuhan

 BERKAT PEMELIHARAAN TUHAN


Pengkhotbah 2:25

Siapa dapat makan dan merasakan kenikmatan di luar Allah?

Raja Salomo menarik kesimpulan setelah merenungkan jerih payah sehari-hari yang tampaknya sia-sia (Pkh. 2:17-23). Kadang-kadang semua itu seolah tidak berujung, sehingga menjadi suatu “kesia-siaan” yang tidak ada untungnya (ay.21). Namun, sang raja lalu menyadari bahwa dapat makan, minum, dan bekerja setiap hari pun merupakan berkat dari Allah (ay.24).

Waktu kehilangan rutinitas, kita dapat melihat bahwa semua kegiatan sederhana  adalah berkat. Marilah mengucap syukur kepada Allah bahwa kita  dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payah kita itu juga adalah pemberian Allah  (3:13).

Dalam Pengkhotbah 2, meski mempunyai segalanya, Salomo mulai merasa putus asa. Namun, ia mengatakan dalam pasal 3, Allah memberikan kekekalan dalam hati manusia (ay.11). Ia mengerti bahwa harus mencari di luar diri kita sendiri untuk menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan kita yang terbesar. Artinya kita harus berdoa, Tuhan Yesus adalah sumber jawaban sehingga kita berusaha memahami maksud Tuhan atas hidup kita. Seluruh Alkitab menunjukkan bagaimana jawaban-jawaban tersebut ditemukan di dalam Yesus. Paulus mengatakan Yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati (ay.20). Kematian dan kebangkitan Yesus menjadikan hidup kita penuh arti dan tujuan. 

Jadi tidak akan pernah menjadi sia sia ketika kita percaya dan berharap penuh kepada Tuhan Yesus, DIA pengharapan kita yg sejati.

Semua yg kita alami ada dalam pengawasan Tuhan Yesus, kita bersyukur bahwa apapun yg sudah terjadi dan akan terjadi semua ada dalam tangan kuasa Tuhan, Tuhan mempunyai rancangan dan rencana terbaik untuk hidup kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil