Proses Yang Tuhan Kerjakan

 PROSES YANG TUHAN KERJAKAN


Roma 5:3-4

Kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Banyak orang-orang sering diubahkan oleh pencobaan dan penderitaan yang dialaminya. Namun, Rasul Paulus melangkah lebih jauh dengan meminta kita agar bermegah juga dalam kesengsaraan kita karena melaluinya kita akan memperoleh ketekunan. Ketekunan akan menimbulkan tahan uji; dan tahan uji kemudian menghasilkan pengharapan (Rm. 5:3-4). Paulus tentu sangat mengenal apa itu pencobaan ia bukan hanya pernah mengalami kapal karam tetapi juga dipenjara karena imannya. Meski demikian, ia menulis kepada jemaat di Roma bahwa pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus (ay.5). Sang rasul menyadari bahwa Roh Kudus membuat pengharapan kita di dalam Yesus tetap hidup ketika kita percaya kepadaNya.

Apa pun kesulitan yang kita hadapi, ketahuilah bahwa ketika kita berseru Tuhan akan mencurahkan rahmat dan belas kasihanNya kepada kita. Dan Tuhan menolong kita karena Dia mengasihi kita.

Perjanjian Baru mengungkapkan banyak hal mengenai Roh Kudus. Ketika kita bertobat dan menerima Yesus sebagai Juruselamat, Tuhan mengaruniakan Roh Kudus kepada kita. Melalui Dia, Tuhan mencurahkan kasihNya ke dalam hati kita (Kisah Para Rasul 2:38; Roma 5:5). Dengan begitu, tubuh kita menjadi bait Roh Kudus dan Dia tinggal di dalam kita (1 Korintus 6:19). Roh Kudus memberi kita kasih, sukacita, dan damai sejahtera (Galatia 5:22), penghiburan (Kisah Para Rasul 9:31), dan pengharapan (Roma 15:13). Roh Kudus juga mengajar dan membimbing kita. Yesus berfirman kepada para muridNya, Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu . . . akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu (Yohanes 14:26; lihat 15:26). Roh Kudus memampukan kita untuk berbicara dengan berani mengenai Kristus seperti Petrus (Kisah Para Rasul 4:8). Dia juga memperingatkan kita (20:23) dan memberi kita karunia karunia roh (Ibrani 2:4). Roh Kebenaran, Penolong kita, menyertai kita selamanya (Yohanes 14:16-17).

Jangan pernah lupa untuk selalu bersyukur karena tangan Tuhan Yesus selalu menopang kita. Tuhan selalu membentuk kita supaya kita serupa dengan Kristus dan layak menerima janji Nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil