Berseru Kepada Tuhan

 BERSERU KEPADA TUHAN

2 Tawarikh 33:12

Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati Tuhan, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya,

Tuhan menegur Manasye dan rakyatnya, tetapi mereka tidak mau mendengar (ay.10). Namun, akhirnya Manasye tidak bisa lagi mengabaikan Tuhan. Bangsa Asyur menyerang, Manasye ditangkap dengan kaitan, lalu dibelenggu dan diangkut ke Babel (ay.11). Kemudian, Manasye pun melakukan sesuatu yang benar. “Dalam penderitaannya itu ia merendahkan diri terhadap Tuhan Allahnya, dan berdoa mohon pertolonganNya” (ay.12 ). Tuhan mendengar permohonannya dan memulihkan kedudukannya sebagai raja. Manasye lalu meninggalkan penyembahan berhala dan kembali beribadah kepada satu-satunya Allah yang sejati (ay.15-16).

Tuhan selalu mendengarkan doa pertobatan yang dinaikkan dengan rendah hati. Tentunya kita selalu mawasdiri dan menjaga hati yang selalu berkenan kepada Tuhan.

Di bawah hukum Kerajaan Asyur, sudah lazim apabila raja-raja yang memberontak diasingkan sebagai hukuman. Tampaknya mereka yang berhasil menunjukkan kesetiaan kemudian dikembalikan ke tampuk kerajaan mereka. Manasye dihukum oleh Kerajaan Asyur karena membantu pemberontakan Babel melawan mereka. Bisa jadi Manasye didapati tidak bersalah atau ia diampuni. Faktor apa pun yang menyebabkan kejatuhan Manasye yang memalukan dan pemulihannya kembali sebagai raja (2 Tawarikh 33:10-11), Manasye mengakui bahwa tangan Allah yang bekerja dalam semua itu (ay.13).

Bagaimana dan apapun keadaan kita mari kita terus dekat lekat dengan Tuhan, ingat bahwa Tuhan selalu memperhatikan dan memelihara kita, oleh karena itu kita senantiasa berjuang untuk hidup berkenan kepada Tuhan. Tuhan Yesus yg selalu penuh kasih Dia menerima dan mengampuni kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil