AGUNGLAH RAHASIA IBADAH KITA SETIAP HARI
AGUNGLAH RAHASIA IBADAH KITA SETIAP HARI
Ulangan 16:11
Haruslah engkau bersukaria di hadapan Tuhan, Allahmu, . . . di tempat yang akan dipilih Tuhan, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana.
Ketika kita berkumpul dengan saudara-saudari seiman untuk beribadah kepada Allah, kita dapat mengalami lebih daripada suatu perubahan sosial. Umat Tuhan di masa lampau pastilah mengalami persekutuan tersebut dengan Tuhan ketika mereka berkumpul di Yerusalem untuk memperingati hari raya mereka di sepanjang tahun. Mereka melakukan perjalanan tanpa kenyamanan yang ada seperti di masa kini. Untuk hadir di Bait suci tiga kali setahun, “pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun” (Ul. 16:16). Pertemuan² tersebut merupakan waktu yang khusyuk untuk ibadah memperingati hari raya, penyembahan, dan sukacita “di hadapan Tuhan” bersama keluarga, dan orang² percaya (ay.11).
Marilah kita bersekutu beribadah dengan saudara² seiman untuk dapat saling menguatkan dan terus menikmati kehadiran Allah dan mempercayai kesetiaanNya. Ibadah yang kita lakukan dalam kesungguhan adalah agung, sesuatu yang sangat berharga di mata Tuhan karena kita menyembah Tuhan dan menganggungkan Tuhan. Melalui hidup kita setiap hari kita melakukan Firman Tuhan, hidup dalam kebenaran.
Setiap hari raya dalam Ulangan 16 memperingati suatu peristiwa di dalam sejarah Israel yang belum lama terjadi. Hari Raya Tujuh Minggu, juga dikenal sebagai Pentakosta, mengingatkan umat Israel saat mereka di Sinai ketika menerima Sepuluh Firman Allah (ay.9-12). Hari Raya Pondok Daun (ay.13-16) memperingati pemeliharaan Allah atas mereka di padang gurun. Namun hari raya pertama adalah Paskah (ay.1-8) yang memperingati peristiwa ketika Allah menyelamatkan anak sulung di rumah² yang diolesi darah anak domba yang tidak bercela. Seluruh perayaan tersebut menjadi pengingat sepanjang masa mengenai karya penyelamatan Allah atas umatNya dan merujuk kepada penyelamatan akhir yang dilakukanNya melalui Yesus Kristus, Sang Mesias.
Beribadah kepada Tuhan menjadi bagian hidup kita yang sangat penting, ibadah yang kita lakukan bukan hanya di hari Minggu saja tetapi sesungguhnya setiap hari kita beribadah melalui hidup kita sehari-hari. Bersyukur, memuji dan menganggungkan Tuhan dengan melakukan perintah Tuhan dan hidup dalam kebenaran dan kasih secara nyata.
Komentar
Posting Komentar