Hidup Taat Kepada Tuhan
HIDUP TAAT KEPADA TUHAN
Yesaya 26:7
Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya.
Kitab Yesaya memberi tahu kita bahwa “Jejak orang benar adalah lurus, sebab Allah yang merintis jalan lurus baginya” (Yes. 26:7). Ketika ini ditulis, jalan orang Israel sama sekali tidak lurus. Mereka berjalan dengan keinginan mereka sendiri. Mereka mengalami hukuman atas pemberontakan mereka. Tuhan mengingatkan mereka untuk berjalan dalam iman dan ketaatan, jalan yang sering kali sulit. Karena fokus hati haruslah kepada Allah (ay.8 ayt).
Sebagai orang percaya, kita akan lebih mengenal Allah dan semakin mempercayai karakterNya yang setia, ketika kita mengikut Dia dengan taat. Jalan hidup mungkin tidak selalu terlihat baik² saja. Namun, kita diyakinkan bahwa ketika kita percaya kepada Firman TUHAN maka Allah menyertai dan membuka jalan kita. Kita juga dapat merasakan kebebasan saat berjalan dalam ketaatan akan Firman TUHAN.
Yesaya 26 adalah bagian dari Kitab Yesaya yang berisi hukuman dan pengharapan bagi semua bangsa (pasal 13–27). Pasal 24–27 membandingkan dua kota: “tempat tinggi” (26:5) yang menggambarkan pemberontakan, penindasan, dan ketidakadilan manusia; dan Yerusalem baru. Yesaya 26 menjanjikan bahwa Allah akan merendahkan “tempat yg tinggi" dan menggantikannya dengan Yerusalem baru, sebuah “kota yang kuat” (ay.1) dan tempat yang penuh kedamaian, keadilan, dan kesetiaan. Hanya Allah yang dapat menciptakan kota itu (ay.12) dan “penduduk dunia akan belajar apa yang benar.” (ay.9)
Ketaatan kepada Allah membawa kepada penyertaan dan perlindungan Tuhan, banyak orang yang tidak mau taat kepada Allah, tetapi kita harus memilih jalan hidup taat kepada Tuhan, karena di dalam taat ada kehidupan.
Komentar
Posting Komentar