SEMUANYA ADA DALAM RANCANGAN ALLAH YANG TERBAIK
SEMUANYA ADA DALAM RANCANGAN ALLAH YANG TERBAIK
Markus 8:34
"... Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku."
Dalam pengiringan kepada Tuhan harus memahami tentang salib bagi orang percaya. Hamba Tuhan tidak boleh lupa membritakan tentang salib Kristus. Semua orang kristen harus memikul salib ini harus di pahami bagi semua pengikut Kristus.
Datang kepada Tuhan untuk meminta berkat dan kelimpahan tidaklah salah. Tetapi kalau selama bertahun-tahun menjadi Kristen hanya itu yang kita lakukan tanpa pernah mau mengerti bahwa terkadang Tuhan mengijinkan ujian dan penderitaan terjadi dalam kehidupan kita, sampai kapan pun kita tidak akan pernah menjadi seorang Kristen yang dewasa, karena ujian dan penderitaan adalah bagian dari proses pembentukan iman. Kita percaya bahwa dalam segala perkara Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita (baca Roma 8:28). Jadi kita dalam kondisi diberkati atau belum diberkati, disembuhkan atau belum disembuhkan dan sebagainya harus tetap bersungguh² di dalam mengiring Tuhan. Semua yang baik datang dari Allah, jadi sebagai anak² Allah memahami rancangan Allah yang baik untuk kita, melalui salib atau penderitaan yang di ijinkan Tuhan sesungguhnya semua nya akan berujung kebaikan dan kemuliaan jika kita merespon salib dengan benar.
Pemazmur menyatakan, "Kemalangan orang benar banyak, tetapi Tuhan melepaskan dia dari semuanya itu;" (Mazmur 34:20). Ini menunjukkan bahwa percaya kepada Tuhan Yesus bukan berarti bebas dari masalah. Persoalan tetap ada, tetapi jangan kuatir, Tuhan Yesus selalu menopang, menguatkan dan memberikan jalan keluar bagi kita, Tuhan Yesus tidak membiarkan begitu saja tetapi Dia selalu menuntun dan membimbing kita melalui Roh Kudus.
Kekristenan tak dapat dipisahkan dari penyangkalan diri dan pikul salib. Apa maksudnya? Penyangkalan diri berarti harus menyalibkan segala keinginan daging kita, rela meninggalkan dosa dan berkomitmen untuk hidup seturut dengan kehendak Tuhan. Memikul salib berarti harus rela dibenci dan dimusuhi oleh dunia ini karena nama Yesus. Bahkan dikatakan, "...siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya." (Markus 8:35). Jadi, mengikut Kristus benar² membutuhkan komitmen yang tinggi, tidak boleh setengah². Memikul salib juga berarti mengalami penderitaan karena namaNya.
"Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga." Matius 5:10.
Kemuliaan harus di hasilkan dari penderitaan, biji bisa tumbuh dan berbuah jika di tanam atau mati, kehidupan sesungguhnya telah di jamin oleh Allah. Rancangan dan rencana Tuhan atas hidup kita adalah yang terbaik, melalui proses kehidupan yang kita alami dengan respon yang baik, maka rencana Tuhan itu tergenapi dalam hidup kita.
Komentar
Posting Komentar