Hidup Bagi Kristus
HIDUP BAGI KRISTUS
Markus 8:36
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.
Pernyataan Yesus tentang apa yang diperlukan untuk menjadi murid-Nya: “Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya” (Mrk. 8:36). Saat kita menyangkal diri dan meninggalkan kehidupan lama kita untuk mengikut Kristus serta menaati pimpinanNya (ay.34-35), mungkin kita perlu mengorbankan keinginan pribadi dan keuntungan materi yang berpotensi untuk menyimpangkan jalan kita.
Markus 8:34-38 sebagai suatu “paragraf singkat yang indah.” Bagaimana bisa perkataan tentang mengikut Kristus yang “memikul salib” adalah sesuatu yang “indah”? Keindahan itu terletak pada kesederhanaan dan singkatnya kata-kata Yesus, sekaligus kejelasannya. Dalam Markus 8:31-32, Yesus berbicara tentang penderitaan, kematian, dan kebangkitan yang akan Dia alami (lihat juga 9:30-32; 10:32-34). Panggilan yang dinyatakan di Markus 8:34 berlaku untuk “setiap orang.” Ayat 35 menekankan bahwa sejatinya, sikap mementingkan diri sendiri akan membawa pada tipu daya, sedangkan penyerahan diri pada Kristus akan menyelamatkan hidup. Persekutuan kita dengan Yesus seperti yang disampaikan dalam ayat-ayat ini adalah inti kehidupan sejati dalam Kristus, “Setiap orang Kristen harus memikul salibnya. . . . Itulah permulaannya; salib bukanlah akhir yang mengerikan bagi kehidupan yang tadinya bahagia dan saleh, melainkan salib membawa kita kepada permulaan dari persekutuan kita dengan Kristus.
Kita telah mati bagi dosa dan kita hidup bagi Allah, hidup dalam persekutuan dengan Kristus( pikul salib )menjadi serupa dengan Kristus yaitu memiliki karakter yang terus terbentuk sama dengan Kristus melalui proses kehidupan yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita.
Komentar
Posting Komentar