Hidup Memuliakan Tuhan
HIDUP MEMULIAKAN TUHAN
Yesaya 58:10 (bimk)
Tolonglah orang-orang yang tertindas . . . maka kegelapan di sekitarmu akan menjadi seterang siang.
Yesaya 58:10-11. “Tolonglah orang-orang yang tertindas,” firman-Nya, “maka kegelapan di sekitarmu akan menjadi seterang siang.” Allah berjanji, “Aku akan selalu membimbing dan mengenyangkan di tanah yang kering; Aku akan menjaga supaya tetap sehat dan kuat. Seperti taman yang cukup airnya, seperti mata air yang tak pernah menjadi kering”.
Allah memberi tahu kepada kita “Kota yang sudah lama menjadi reruntuhan akan kamu bangun kembali di atas dasar yang lama” (ay.12). Apa yang dapat Tuhan lakukan melalui kita? Dengan pertolonganNya, kita selalu siap menolong orang lain. Tuhan Yesus memakai hidup kita untuk kepentingan kerajaan Allah, memberitakan kabar sukacita keselamatan di dalam Kristus.
Salah satu tuduhan yang sering terkandung dalam teguran para nabi terhadap bangsa Israel dan Yehuda adalah bahwa keagamaan mereka hanya menjadi semacam pertunjukan. Mereka melakukan segala ritual devosi kepada Allah tanpa benar-benar membuktikannya lewat perbuatan mereka. Nabi Yesaya menegur umat atas kesalehan yang mereka tunjukkan tanpa disertai kepedulian yang benar terhadap saudara sebangsa mereka. Mereka memang berpuasa, mengenakan kain karung dan abu, dan menundukkan kepala untuk menunjukkan kerendahan hati (Yesaya 58:1-5). Namun, Allah menyerukan adanya puasa yang membebaskan kaum tertindas dan memperhatikan orang-orang yang membutuhkan pertolongan, bukan pertunjukan kesalehan yang palsu. Yesus juga memperingatkan tentang pertunjukan kesalehan yang palsu seperti itu ketika Dia membahas tentang hal berpuasa (Matius 6:16-18).
Memuliakan Tuhan menjadi gaya hidup kita yaitu membantu orang2 dalam kesusahan,mempersembahkan tubuh ini sebagai persembahan yang hidup kudus dan berkenan. Sehingga ibadah kita berbanding lurus dengan perbuatan kita sehari2.
Terus hidup dalam kebenaran, selama hidup kita bersama Tuhan maka kita senantiasa mewujudkan kehendakNya
Komentar
Posting Komentar